Apakah anda mencari sesuatu?

Lia
Participant
GamiPress Thumbnail
Achievement ThumbnailAchievement Thumbnail
Image 24 replies
View Icon 0  views

    Terima kasih, Albert, pertanyaannya menarik banget dan nyentil kenyataan yang sering kita alami di kantor ✨

    Menurutku, kunci agar teng-go tetap bisa berjalan seimbang tanpa bikin kesan “lepas tangan” ada di dua hal: kejelasan peran dan komunikasi terbuka.

    Kalau peran dan ekspektasi kerja udah jelas dari awal, setiap orang jadi tahu targetnya, tahu batasannya, dan bisa lebih mandiri dalam mengatur waktu. Kita nggak perlu “nunggu disuruh” atau lembur supaya terlihat sibuk. Justru kita fokus kerja efektif, dan ketika tugas selesai ya teng-go itu sah-sah aja.

    Nah, biar tetap terhubung dengan tim, aku pribadi suka banget ketika manajer rutin bikin check-in mingguan yang nggak cuma bahas hasil kerja, tapi juga kondisi masing-masing. Bisa lewat meeting singkat, atau bahkan tools ringan kayak board online atau update 5 menit di grup chat.

    Dan buat menjaga rasa keterlibatan, kadang hal kecil kayak “thank you” atau “kerjaanmu beres banget ya minggu ini” dari atasan itu bisa bikin semangat naik, meskipun kita pulang tepat waktu. Jadi yang penting bukan jamnya, tapi bagaimana kita tetap saling dukung dan tahu arah kerja bareng-bareng.

    🎯 Kalau boleh nanya juga ke teman-teman:
    Pernah nggak merasa bersalah karena pulang tepat waktu, padahal tugas udah kelar? Gimana cara kalian mengatasi rasa bersalah itu?
    Aku penasaran, soalnya banyak juga yang masih ngerasa “nggak enak” meski sebenarnya udah kerja maksimal.

    Image

    Bergabung & berbagi bersama kami

    Terhubung dan dapatkan berbagai insight dari pengusaha serta pekerja mandiri untuk perluas jaringan bisnis Anda!