Terima kasih, Kak Lia 🌼
Benar sekali, kadang kita baru bisa melihat pekerjaan sebagai “tempat tumbuh” setelah melalui fase-fase yang tidak mudah—tekanan, kegagalan, bahkan rasa ingin menyerah.
Menurutku, menjaga semangat agar tetap mencintai pekerjaan saat sedang jenuh atau merasa tidak dihargai itu memang tantangan tersendiri. Salah satu cara yang aku coba adalah dengan kembali mengingat “mengapa aku mulai” dan memberi ruang untuk diri sendiri bernapas—entah dengan mengambil jeda, mencari perspektif baru, atau berbicara dengan orang yang bisa dipercaya. Kadang hal-hal kecil seperti apresiasi diri atau merayakan progres pribadi juga bisa jadi penguat.
Kalau Kak Lia sendiri, biasanya bagaimana cara Kakak memulihkan semangat saat mulai merasa jenuh atau kehilangan arah dalam pekerjaan?