“Aku bersaing sama orang lain” ➡️ “Aku bersaing sama diriku sendiri.” Satu-satunya perlombaan yang penting itu tentang jadi lebih baik dari dirimu kemarin. benarkah seperti itu??
Ya, benar sekali dan pemikiran seperti itu sebenarnya menandakan kematangan dalam cara kita memandang hidup dan kesuksesan.
Ketika seseorang berkata, “Aku bersaing sama orang lain,” fokusnya ada pada perbandingan eksternal. Kita menilai diri dari apa yang orang lain capai: karier mereka, penampilan, gaya hidup, atau prestasi. Tapi masalahnya, perbandingan semacam itu tidak pernah selesai. Selalu ada orang yang lebih sukses, lebih kaya, lebih beruntung. Akibatnya, kita bisa kehilangan rasa syukur dan identitas diri sendiri.