Namun…
Bisa merusak,, jika gaya “bossy” berarti otoriter.
Masalah muncul ketika “tegas” berubah jadi “mengontrol berlebihan”, ketika “memimpin” berubah jadi “memerintah tanpa mendengar”.
Efeknya?
Kreativitas tim menurun karena semua takut salah.
Komunikasi jadi satu arah.
Rasa memiliki dan semangat kolaborasi hilang.
Budaya kerja seperti ini biasanya menciptakan toxic environment di mana bawahan bekerja karena takut, bukan karena termotivasi.