PT Indonesia Bentonite memiliki HQ di Jakarta dan pabrik produksi di daerah Pacitan. Perusahaan ini bergerak di bidang tambang non logam dan didirikan sejak tahun 1985. Awalnya, untuk segala aktivitas akuntansi dan keuangan dilakukan secara manual dengan menggunakan Excel. Namun, seiring berjalannya bisnis yang semakin berkembang menyebabkan flow bisnisnya pun semakin kompleks, dan dari sini lah PT. Indonesia Bentonite mulai memutuskan untuk beralih ke Jurnal sebagai salah satu solusi dalam memudahkan proses pembukuan.
Indonesia Bentonite sendiri sudah menggunakan Jurnal selama 4 tahun, yaitu sejak tahun 2020 silam. Menurut Pak Dicky, software Jurnal sangat ideal untuk memenuhi berbagai kebutuhan perusahaan mulai dari adanya modul pembelian dan penjualan, laporan keuangan seperti neraca, arus kas, sampai dengan laba rugi.
“Sebagai salah satu managerial level, Pak Dicky sangat menyukai adanya fitur daftar utang dan piutang yang dilengkapi dengan nama pelanggan. Menurutnya hal ini sangat membantu untuk melihat potensi dan proyeksi income yang akan diterima pada bulan berikutnya. “
Pak Dicky juga tergabung ke dalam Group Komunitas Jurnal dan cukup sering untuk mengikuti berbagai kegiatan yang diadakan di dalamnya, mulai dari aktif berdiskusi di dalam grup dan turut berpartisipasi untuk online maupun offline event. Pak Dicky sangat senang karena bisa saling bertukar pengalaman dan wawasan, berinteraksi secara langsung dengan para business owner dan akuntan lainnya dari berbagai industri perusahaan.