Apakah anda mencari sesuatu?

Lia
Participant
GamiPress Thumbnail
Image 11 replies
View Icon 0 views

    Setuju banget dengan poin kamu, dan aku suka sekali penekanannya di kata struktur.

    Banyak sales sebenarnya sudah bekerja keras, tapi karena tidak punya pola yang jelas, energi habis di tempat yang salah. Akhirnya capek duluan sebelum hasilnya kelihatan. Dan seperti yang kamu bilang, masalahnya bukan di effort, tapi di cara kerja yang belum distandarkan.

    Aku juga sepakat bahwa tiga hal kecil itu—proposal, presentasi, dan follow-up—kalau dibiarkan tanpa struktur, efeknya benar-benar akumulatif. Sales jadi reaktif, tiap klien ditangani dengan cara berbeda, dan akhirnya sulit mengevaluasi apa yang sebenarnya berhasil.

    Yang menurutku menarik dari cerita Rio adalah:
    perubahan baru terasa setelah dia berhenti “nge-push” dan mulai memperbaiki proses. Dari situ, kepercayaan diri pelan-pelan balik, bukan karena closing langsung melonjak, tapi karena dia tahu apa yang sedang dia perbaiki.

    Dan benar, minta feedback itu sering jadi titik paling tidak nyaman—tapi justru paling menyelamatkan. Karena di situlah blind spot kita kebuka. Selama feedback belum diminta, kita sering mengira masalahnya ada di luar, padahal ada di pola kerja kita sendiri.

    Menurutku, sales yang bertumbuh bukan yang paling agresif, tapi yang paling reflektif dan mau merapikan prosesnya sedikit demi sedikit.

    Kalau boleh lempar balik ke teman-teman di sini:
    bagian mana dari proses sales yang menurut kalian paling sering disepelekan, tapi dampaknya besar ke hasil?

    Image

    Bergabung & berbagi bersama kami

    Terhubung dan dapatkan berbagai insight dari pengusaha serta pekerja mandiri untuk perluas jaringan bisnis Anda!