Terima kasih Kak Widdy atas kisah penutup akhir tahun 2025 yang dibagikan. Tulisan ini terasa ringan, lucu, tetapi sebenarnya menyimpan makna yang cukup dalam tentang kehidupan, eksistensi, dan cara manusia ingin tetap “dianggap ada” di tengah lingkungan sosialnya. Saya membaca kisah ini bukan hanya sebagai humor, tetapi juga sebagai kritik halus terhadap kebiasaan kita sehari-hari.