Bagian di mana pak tua jelaskan setiap luka adalah tanda kasih yang diberikan dan diterima, plus lubang yang terbuka untuk harapan balasan, sangat menggugah. Ini mirip dengan dinamika hubungan romantis atau persahabatan: memberi tanpa pamrih bisa sakit, tapi prosesnya membangun ikatan yang lebih dalam daripada permukaan sempurna.
: Mengacu pada konsep psikologi sosial tentang reciprocity dalam bonding.