Saya jadi teringat bahwa sering kali masalah disiplin tidak hanya soal individu yang “bandel” atau lalai, tapi juga tentang bagaimana sistem dan budaya kerja dibangun. Seperti kasus ShopeeFood, seketat apa pun SOP-nya, kalau tidak dibarengi pembentukan mindset dan tanggung jawab pribadi, akan tetap muncul celah.
Saya sepakat bahwa disiplin harus dibentuk dan dipelihara secara konsisten. Tapi saya juga ingin bertanya:
Menurut teman-teman, bagaimana caranya membangun budaya disiplin di tim yang anggotanya sangat beragam latar belakang dan gaya kerjanya?
Apakah cukup dengan aturan dan SOP, atau justru harus dimulai dari teladan dan pendekatan personal?
Saya rasa ini jadi tantangan banyak perusahaan dan organisasi hari ini, terutama yang bergerak di sektor layanan langsung seperti logistik, transportasi, dan F&B.