Apakah anda mencari sesuatu?

Lia
Participant
GamiPress Thumbnail
Achievement ThumbnailAchievement Thumbnail
Image 6 replies
View Icon 0  views

    Terima kasih, Pak Albert, pertanyaan yang sangat relevan dan menantang. Menurut saya, membangun budaya disiplin di tim dengan latar belakang dan gaya kerja beragam memang tidak mudah, dan tidak cukup hanya mengandalkan aturan dan SOP saja.

    Pertama, saya percaya teladan dari pemimpin atau manajer sangat menentukan. Kalau pimpinan konsisten menunjukkan disiplin dan tanggung jawab, ini akan menular ke anggota tim. Budaya itu tumbuh dari contoh nyata, bukan sekadar perintah.

    Kedua, pendekatan personal penting banget. Setiap orang punya motivasi dan tantangan yang berbeda, jadi komunikasi terbuka untuk memahami kebutuhan mereka sangat krusial. Misalnya, ada yang lebih produktif di jam tertentu, atau butuh dukungan untuk mengatasi kendala tertentu. Kalau hal ini diperhatikan, disiplin jadi sesuatu yang dimaknai bersama, bukan hanya dipaksakan.

    Ketiga, pelatihan yang rutin dan dialog interaktif tentang nilai-nilai kerja juga membantu membentuk mindset disiplin. Jangan cuma soal “jangan terlambat” tapi lebih ke “kenapa tepat waktu itu penting untuk tim dan pelanggan”. Ini mengaitkan kedisiplinan dengan makna yang lebih luas.

    Terakhir, sistem reward dan konsekuensi yang adil dan transparan juga jadi pendorong agar disiplin tetap terjaga.

    Bagaimana menurut teman-teman lain? Apakah ada pengalaman seru atau cara unik yang pernah diterapkan di tempat kerja untuk membangun budaya disiplin?

    Image

    Bergabung & berbagi bersama kami

    Terhubung dan dapatkan berbagai insight dari pengusaha serta pekerja mandiri untuk perluas jaringan bisnis Anda!