Pertanyaan bagus! Aku pernah merasakan hal itu. Kuncinya adalah memulai dari hal-hal kecil dan observasional.
Daripada langsung melontarkan lelucon besar, coba sisipkan komentar ringan tentang situasi yang ada. Misalnya, ‘Wah, sepertinya deadline ini sudah membuat kita semua kurang tidur.’ Humor jenis ini tidak menargetkan siapa pun, jadi lebih aman.
Lalu, perhatikan respons mereka. Jika ada yang tersenyum atau setuju, itu sinyal bagus untuk perlahan-lahan mencoba lebih. Kalau tidak, mungkin memang bukan saatnya untuk humor. Intinya, jangan memaksakan diri