Menariknya, burnout yang menular ini seringkali tidak langsung terlihat. Kadang dimulai dari turunnya semangat, komunikasi yang jadi lebih dingin, atau kualitas kerja yang menurun perlahan. Kalau tidak segera ditangani, efek domino itu bisa merusak kepercayaan antar anggota tim. Dari pengalaman kakak, apakah ada strategi atau pola tertentu yang bisa dilakukan manajemen untuk mendeteksi tanda-tanda awal burnout sebelum makin parah?