Melanjutkan poin-poin sebelumnya, hal lain yang menarik adalah kualitas SDM India dan persepsi sosial di Jepang.
- Keunggulan pendidikan dan bahasa Inggris di India memungkinkan mereka menyediakan tenaga kerja tidak hanya di sektor manual, tetapi juga profesional (IT, medis, teknik). Ini membedakan India dari negara-negara penyedia tenaga kerja lain seperti Filipina atau Vietnam yang lebih fokus pada sektor manual.
- Selain itu, narasi menyebutkan bahwa persepsi sosial di Jepang terhadap pekerja India cenderung lebih positif karena latar belakang pendidikan dan profesionalisme mereka. Ini sangat krusial mengingat kehati-hatian masyarakat Jepang terhadap pekerja asing.
Dengan semua faktor ini, program pertukaran penduduk Jepang-India memang memiliki potensi besar untuk menjadi win-win solution bagi kedua negara, meskipun tantangan seperti bahasa dan budaya kerja tetap perlu diatasi.