Perusahaan memang perlu menjaga efisiensi, terutama saat menghadapi risiko seperti gangguan operasional, demo, atau krisis pasokan.
Namun, efisiensi yang reaktif (sekadar memangkas biaya) sering kali hanya memberi manfaat jangka pendek.
Langkah konkret yang lebih strategis bisa berupa:
Diversifikasi rantai pasok untuk mengurangi ketergantungan pada satu sumber.
Mengoptimalkan energi dan logistik agar operasional lebih hemat dan fleksibel.
Mengalokasikan dana cadangan risiko (contingency fund) agar tidak harus melakukan pemotongan besar saat krisis datang.