- This topic has 0 replies, 1 voice, and was last updated 1 day, 5 hours ago by
Amilia Desi Marthasari.
BAGAIMANA MENJADI PRIBADI YANG BAIK: PERJALANAN SEUMUR HIDUP, BUKAN GELAR SEKETI
February 10, 2026 at 10:43 am-
-
Up::0
BAGAIMANA MENJADI PRIBADI YANG BAIK: PERJALANAN SEUMUR HIDUP, BUKAN GELAR SEKETIKA
Banyak orang ingin menjadi pribadi yang baik.
Namun tidak semua benar-benar memahami apa artinya “baik”.Apakah baik berarti selalu menuruti orang lain?
Apakah baik berarti tidak pernah marah?
Atau selalu terlihat sopan dan tersenyum?Kenyataannya, menjadi pribadi yang baik bukan tentang pencitraan.
Ia bukan tentang terlihat sempurna di mata orang lain,
melainkan tentang cara kita bersikap, berpikir, dan bertanggung jawab—bahkan saat tidak ada yang melihat.Pribadi yang Baik Bukan Pribadi yang Sempurna
Hal pertama yang perlu kita pahami:
orang baik bukan orang tanpa salah.Pribadi yang baik:
Pernah keliru
Pernah jatuh
Pernah menyakiti dan disakiti
Namun ia mau mengakui, belajar, dan memperbaiki diri.Kesalahan tidak membuat seseorang menjadi buruk.
Yang membuat seseorang menjadi buruk adalah menolak bertanggung jawab atas kesalahannya.Mengenal Diri Sendiri: Fondasi Segalanya
Kebaikan yang tulus selalu dimulai dari mengenal diri sendiri.Kita tidak bisa menjadi pribadi yang baik jika:
Tidak sadar kelemahan sendiri
Tidak memahami emosi sendiri
Terus membohongi diri demi terlihat baik
Mengenal diri berarti berani bertanya:Apa nilai hidup saya?
Apa yang membuat saya mudah tersinggung?
Di bagian mana saya sering egois?
Hal apa yang perlu saya perbaiki?
Orang yang mengenal dirinya tidak sibuk menghakimi orang lain, karena ia sadar dirinya pun masih belajar.Empati: Inti dari Kebaikan
Pribadi yang baik selalu punya empati.Empati bukan berarti selalu setuju,
tapi mau memahami perasaan orang lain tanpa meremehkan.Empati terlihat dari hal sederhana:
Mendengarkan tanpa memotong
Tidak menganggap remeh cerita orang lain
Tidak berkata, “Ah, itu mah biasa”
Tidak membandingkan penderitaan
Kadang, orang tidak butuh solusi.
Mereka hanya ingin didengar dan dimengerti.Jujur, Terutama pada Diri Sendiri
Kejujuran adalah pilar penting dalam menjadi pribadi yang baik.Namun kejujuran yang paling sulit adalah jujur pada diri sendiri:
Jujur saat kita salah
Jujur saat kita cemburu
Jujur saat kita iri
Jujur saat niat kita tidak sepenuhnya baik
Orang yang berani jujur pada dirinya tidak mudah menyalahkan orang lain.
Ia berani berkata, “Ya, aku salah. Aku harus belajar.”Dan dari situlah kebaikan bertumbuh.
Bertanggung Jawab atas Sikap dan Dampak
Menjadi pribadi yang baik berarti sadar bahwa setiap tindakan punya dampak.Bukan hanya niat yang penting, tapi juga akibatnya.
Kalimat:
“Saya bercanda kok”
tidak pernah cukup jika candaan kita melukai orang lain.Pribadi yang baik mau berkata:
“Maaf, saya tidak bermaksud menyakiti, tapi saya sadar perkataan saya berdampak buruk.”
Ia tidak defensif.
Ia tidak sibuk membela diri.
Ia memilih bertanggung jawab.Menghormati Orang Lain Tanpa Merendahkan Diri Sendiri
Menjadi baik bukan berarti membiarkan diri diinjak-injak.Pribadi yang baik:
Bisa berkata “tidak”
Menjaga batasan
Menghormati diri sendiri
Kebaikan yang sehat tidak mengorbankan harga diri.
Karena orang yang tidak menghargai dirinya sendiri, akan sulit menghargai orang lain secara tulus.Konsisten dalam Hal Kecil
Kebaikan sejati terlihat dari hal-hal kecil yang konsisten:Tepat waktu
Menepati janji
Tidak bergosip
Mengucapkan terima kasih
Meminta maaf tanpa disuruh
Kebaikan bukan tindakan besar yang jarang,
melainkan kebiasaan kecil yang terus diulang.Tidak Mudah Menghakimi
Pribadi yang baik paham satu hal penting:
kita tidak pernah tahu seluruh cerita hidup seseorang.Apa yang terlihat malas, bisa jadi sedang lelah mental.
Apa yang terlihat kasar, bisa jadi sedang terluka.
Apa yang terlihat cuek, bisa jadi sedang bertahan.Mengurangi menghakimi adalah tanda kedewasaan.
Mengganti penilaian dengan pemahaman adalah bentuk kebaikan yang nyata.Belajar Memaafkan, Termasuk Diri Sendiri
Memaafkan bukan berarti membenarkan kesalahan.
Ia adalah keputusan untuk tidak terus hidup dalam beban luka.Pribadi yang baik belajar memaafkan:
Orang lain, agar tidak menyimpan dendam
Diri sendiri, agar tidak terus dihantui rasa bersalah
Tanpa memaafkan diri sendiri, kita akan terus menghukum diri, dan sulit bertumbuh.Bertumbuh Tanpa Merasa Lebih Tinggi
Menjadi pribadi yang baik juga berarti tetap rendah hati saat berkembang.Ilmu bertambah, pengalaman meningkat, jabatan naik—
semua itu tidak menjadikan seseorang lebih berharga dari yang lain.Orang yang baik tidak merasa perlu merendahkan orang lain untuk merasa hebat.
Ia sadar bahwa setiap orang punya proses dan waktunya masing-masing.Konsisten Saat Tidak Ada yang Melihat
Inilah ujian terbesar kebaikan:
tetap bersikap baik saat tidak ada penonton.Saat tidak ada yang mengawasi,
saat tidak ada pujian,
saat tidak ada keuntungan langsung.Pribadi yang baik tetap:
Jujur
Bertanggung jawab
Tidak mengambil yang bukan haknya
Karena nilai hidupnya tidak bergantung pada validasi orang lain.Menjadi Pribadi yang Baik adalah Proses Seumur Hidup
Tidak ada garis finish dalam menjadi pribadi yang baik.
Tidak ada sertifikat “sudah baik”.Yang ada hanyalah:
belajar,
jatuh,
memperbaiki,
dan mencoba lagi.Hari ini mungkin kita lebih sabar dari kemarin.
Besok mungkin kita masih terpancing emosi.
Dan itu tidak apa-apa—selama kita tidak berhenti berusaha menjadi lebih baik.Penutup: Baik Itu Pilihan yang Disadari
Menjadi pribadi yang baik bukan bakat.
Ia adalah pilihan sadar yang diambil setiap hari.Pilihan untuk:
Tidak menyakiti meski bisa
Tetap jujur meski sulit
Tetap peduli meski lelah
Tetap belajar meski pernah gagal
Dan mungkin, menjadi pribadi yang baik bukan tentang membuat semua orang suka,
melainkan tentang tidur dengan hati yang tenang karena tahu kita sudah berusaha bersikap benar.
-
- You must be logged in to reply to this topic.
Login terlebih dahulu , untuk memberikan komentar.
Peringkat Top Contributor
- #1
Joko SiyamtoPoints: 215 - #2
LiaPoints: 136 - #3 ENING AYU PRIHATININGSIHPoints: 107
- #4 Edi GunawanPoints: 60
- #5 Asta Sa'iid MahananiPoints: 52
Artikel dengan topic tag terkait:
Tag : All
- Kuis Spesial Menyambut Tahun Baru 2025!11 December 2024 | General
- 7 Hari Perjalanan Kecil Menuju Versi Terbaikmu16 September 2025 | General
- Mekari Community Giveaway Tiket Mekari Conference 202423 July 2024 | General
- Suara Rakyat, Antara Harapan dan Tantangan4 September 2025 | General
- Karyawan Teng-Go Pulang Tepat Waktu8 July 2025 | General