Setuju banget, Lia. Memang masih terlalu dini buat euforia — apalagi kalau kita lihat bahwa lonjakan April bisa jadi seasonal spike akibat batas waktu pelaporan dan pembayaran PPh Badan Tahunan.
Tapi kalau ditelaah lebih dalam, ada sinyal positif yang patut diapresiasi, terutama dari sisi growth penerimaan bruto dan neto — ini bisa jadi indikasi bahwa sebagian sektor mulai rebound.
Yang menarik juga, kalau kita lihat angka PPN dalam negeri bruto yang cukup signifikan, ini bisa menandakan perbaikan konsumsi atau aktivitas produksi. Tapi lagi-lagi, kita harus hati-hati, karena bisa saja ini hasil dari kenaikan harga (inflasi) bukan volume transaksi.
Jadi benar kata kamu: mari kita tunggu tren bulan Mei–Juni untuk lihat apakah pergerakan ini berkelanjutan, atau hanya “ledakan April” yang temporer.
Tapi terlepas dari fluktuasi angka, data ini tetap penting sebagai early signal dinamika ekonomi riil. Dan buat kita yang di dunia FAT, ini jadi pengingat pentingnya membaca konteks di balik angka. 📊