Apakah anda mencari sesuatu?

  • This topic has 9 replies, 4 voices, and was last updated 3 weeks ago by Lia.

Kesehatan Karyawan: Bukan Sekadar Bonus, Tapi Fondasi Performa

July 15, 2025 at 10:35 am
image
    • Agus Salam
      Participant
      GamiPress Thumbnail
      Image 9 replies
      View Icon 23  views
        Up
        0
        ::

        Dimusim tidak menentu seperti sekarang, ditambah polusi udara yang parah, sehingga banyak karyawan yang izin terlambat bahkan cuti sakit. Antara kasihan tapi perusahaan juga tetep berjalan.

        Kadang kita terlalu fokus ngejar target, deadline, atau rapat yang nggak ada habisnya, sampai lupa satu hal penting: kesehatan diri sendiri. Apalagi kalau kamu kerja kantoran atau di lapangan dengan ritme kerja yang padat, badan itu bisa cepat kasih sinyal kalau dia ‘lelah’. Tapi pertanyaannya, kita cukup peka nggak buat dengerin?

        Kesehatan karyawan itu bukan cuma urusan masing-masing. Perusahaan juga punya peran penting buat menciptakan lingkungan yang mendukung kesejahteraan karyawannya. Karena, mari jujur, karyawan yang sehat secara fisik dan mental, itu aset paling kuat buat kemajuan tim dan bisnis.

        Kenapa Kesehatan Karyawan Itu Penting?
        1. Produktivitas Meningkat
        Badan fit, pikiran tenang = kerja jadi lebih fokus dan cepat beres. Gampangnya: kamu bisa mikir jernih tanpa harus ngeluh pusing atau masuk angin tiap Senin pagi.

        2. Turunnya Angka Cuti Sakit
        Perusahaan jadi lebih efisien kalau nggak terus-terusan ditinggal karyawan karena sakit. Nggak ada yang suka kerja sambil backup rekan yang tumbang terus, kan?

        3. Iklim Kerja yang Lebih Positif
        Kalau semua merasa bugar, lingkungan kerja pun jadi lebih hidup. Nggak gampang sensi, dan bisa saling support satu sama lain.

        Apa yang Bisa Dilakukan Perusahaan?
        1. Pemeriksaan Kesehatan Berkala
        Cek darah, kolesterol, tekanan darah – nggak harus ribet, tapi rutin. Banyak karyawan baru tahu mereka punya risiko penyakit setelah ada medical check-up kantor.

        2. Fasilitas Olahraga atau Program Kebugaran
        Sesederhana senam pagi bareng tiap Jumat, atau kerjasama diskon dengan gym lokal. Kecil, tapi efeknya bisa besar buat semangat hidup sehat.

        3. Kampanye Kesehatan Mental
        Nggak semua luka kelihatan. Punya akses ke konseling atau sesi relaksasi kadang bisa jadi ‘nafas’ di tengah tekanan kerja.

        4. Makan Sehat di Kantin atau Ruang Istirahat
        Kadang, pilihan makanan sehat itu nggak ada. Ganti camilan gorengan jadi buah potong? Bisa banget.

        Buat para karyawan, inget juga: tubuh ini tanggung jawab kita sendiri. Tapi kalau perusahaan bisa bantu, kenapa nggak? Anggap aja kerja bareng menjaga barikade utama agar tetap bisa lari maraton panjang dalam dunia kerja.

        Akhir kata, karyawan sehat = perusahaan kuat. Yuk, mulai dari yang kecil. Minum air putih cukup hari ini juga udah langkah awal. ✨

      • Albert Yosua
        Participant
        GamiPress Thumbnail
        Achievement Thumbnail
        Image 9 replies
        View Icon 23  views

          Kesehatan karyawan memang seringkali dianggap sebagai tanggung jawab pribadi, padahal perusahaan juga punya peran besar dalam mendukung kesejahteraan kita. Aku setuju banget dengan poin mengenai pemeriksaan kesehatan berkala dan fasilitas olahraga. Sering kali kita merasa fine, tapi baru tahu ada masalah kesehatan setelah cek rutin.

          Aku juga ingin menambahkan, bahwa dukungan untuk kesehatan mental, seperti yang kamu sebutkan, semakin penting. Terutama di tengah tekanan kerja yang kadang membuat kita mudah merasa stres atau burnout. Program konseling atau ruang relaksasi bisa jadi penolong besar dalam situasi seperti ini.

          Pertanyaan:

          Menurut kamu, apa langkah pertama yang paling efektif bagi perusahaan untuk mulai memperkenalkan budaya peduli kesehatan ini, terutama untuk karyawan yang mungkin merasa bahwa hal ini bukan prioritas atau malah cenderung mengabaikannya?

        • Lia
          Participant
          GamiPress Thumbnail
          Achievement ThumbnailAchievement Thumbnail
          Image 9 replies
          View Icon 23  views

            Dulu aku sempat ngerasa “gak enak” izin istirahat karena takut dinilai lemah. Tapi ternyata, waktu aku mulai jaga pola tidur dan olahraga ringan, fokus kerja jauh lebih oke. Jadi menurutku, penting banget kantor ngasih ruang buat pola hidup sehat tanpa rasa bersalah 🙏

            • Albert Yosua
              Participant
              GamiPress Thumbnail
              Achievement Thumbnail
              Image 9 replies
              View Icon 23  views

                aku bisa banget relate sama perasaan “nggak enak izin istirahat” itu. Kadang kita ngerasa harus selalu kuat dan terus jalan, padahal tubuh dan pikiran juga butuh istirahat biar tetap waras dan optimal.

                Aku senang kamu udah mulai jaga pola tidur dan olahraga, dan ternyata efeknya langsung terasa ke performa kerja. Itu bukti nyata bahwa investasi kecil ke kesehatan bisa kasih hasil besar, bahkan untuk produktivitas harian.

            • Albert Yosua
              Participant
              GamiPress Thumbnail
              Achievement Thumbnail
              Image 9 replies
              View Icon 23  views

                Kalau boleh aku lempar pertanyaan ke teman-teman di sini:

                Apa satu kebiasaan sehat (fisik atau mental) yang paling kamu syukuri pernah mulai, dan kenapa kamu merasa itu mengubah cara kamu bekerja atau menjalani hari?

                Mungkin kita bisa saling belajar dari langkah-langkah kecil yang ternyata berdampak besar 💬💡

                • Lia
                  Participant
                  GamiPress Thumbnail
                  Achievement ThumbnailAchievement Thumbnail
                  Image 9 replies
                  View Icon 23  views

                    Terima kasih, Albert, atas pertanyaannya yang sangat reflektif 🙏
                    Aku pribadi setuju banget bahwa membangun budaya peduli kesehatan itu nggak bisa instan. Tapi menurutku, langkah pertama yang paling efektif adalah dimulai dari contoh nyata di lingkungan kerja. Misalnya, atasan atau tim HR yang terbuka soal pentingnya istirahat, atau aktif ikut kegiatan olahraga kantor—itu bisa jadi sinyal kuat bahwa menjaga kesehatan bukan hal yang egois atau memalukan, tapi bagian dari profesionalisme.

                    Buat karyawan yang belum merasa ini penting, pendekatan yang ringan tapi konsisten bisa jadi jalan masuk. Contohnya: tantangan tim minum air putih, atau sesi peregangan bareng sebelum mulai kerja. Hal kecil, tapi lama-lama bisa mengubah pola pikir dan kebiasaan.

                    Menjawab pertanyaanmu soal kebiasaan sehat yang paling aku syukuri—
                    Aku mulai jaga pola tidur dan olahraga ringan, dan ternyata dampaknya nyata banget ke fokus kerja dan suasana hati. Dulu aku sering merasa “nggak enak” kalau izin istirahat, tapi sekarang lebih sadar bahwa istirahat itu justru bikin aku bisa kasih hasil kerja yang lebih baik.

                    Sebagai tambahan untuk diskusi ini, aku mau lempar pertanyaan balik ke teman-teman:

                    🔍 Menurut kalian, apa tantangan terbesar dalam menjaga kesehatan fisik dan mental di tempat kerja saat ini, dan apa satu ide sederhana yang menurut kalian bisa jadi solusinya?

                    Siapa tahu, dari obrolan ini kita bisa saling nemu inspirasi buat langkah kecil yang berdampak besar 💬🌿

                  • Albert Yosua
                    Participant
                    GamiPress Thumbnail
                    Achievement Thumbnail
                    Image 9 replies
                    View Icon 23  views

                      Terima kasih Lia atas insight-nya yang jujur dan membumi 🙏
                      Setuju banget—seringkali yang kita butuhin bukan program besar, tapi teladan kecil yang konsisten dari lingkungan kerja. Waktu atasan atau rekan kerja mulai terbuka soal pentingnya istirahat dan self-care, rasanya jadi lebih “diizinkan” untuk jaga diri juga, tanpa rasa bersalah.

                      Menjawab pertanyaanmu soal tantangan terbesar:
                      Buatku pribadi, tantangan terbesarnya justru datang dari mindset sendiri. Kadang merasa “nggak enak” kalau terlihat istirahat, apalagi di tengah ritme kerja yang serba cepat. Tapi makin ke sini, aku belajar bahwa istirahat bukan kemunduran—justru itu cara kita tetap bisa bertahan jangka panjang.

                      Satu ide sederhana yang menurutku bisa jadi solusi:
                      Bikin check-in 1 menit di awal rapat—bukan soal kerjaan, tapi sekadar nanya, “Gimana kabar hari ini?”
                      Kelihatan kecil, tapi bisa bikin ruang kerja terasa lebih manusiawi dan suportif 🌿

                  • Albert Yosua
                    Participant
                    GamiPress Thumbnail
                    Achievement Thumbnail
                    Image 9 replies
                    View Icon 23  views

                      🌱 Pertanyaan untuk teman-teman:
                      Pernah nggak, kalian merasa tidak enak untuk jaga kesehatan di tengah tuntutan kerja (misalnya: izin istirahat, menolak lembur, atau bilang sedang burnout)?
                      Kalau pernah, gimana kalian menyiasatinya—atau adakah satu momen yang bikin kalian berani berubah?

                      Yuk saling berbagi, siapa tahu cerita kalian bisa bantu orang lain merasa lebih “boleh” untuk jaga diri 💬✨

                      • WIDDY FERDIANSYAH
                        Participant
                        GamiPress Thumbnail
                        Achievement ThumbnailAchievement Thumbnail
                        Image 9 replies
                        View Icon 23  views

                          Pernah, bahkan saat sakitpun saya tetap masuk. Krn klo ga masuk PR saya semakin banyak, bahkan pernah juga klo ga masuk perusahaan bisa rugi besar. krn perhitungan dari laporan saya sangat di tunggu

                        • Lia
                          Participant
                          GamiPress Thumbnail
                          Achievement ThumbnailAchievement Thumbnail
                          Image 9 replies
                          View Icon 23  views

                            Wah, Mas Widdy, ceritamu ini relatable banget sama banyak orang. Itu jadi bukti nyata, ya, betapa besarnya tekanan kerja yang kita hadapi sampai-sampai harus mengorbankan kesehatan demi tanggung jawab.

                            Aku bisa bayangin banget beban yang kamu rasakan, sampai harus masuk kerja meskipun lagi sakit. Perasaan “enggak enak” karena takut bikin rugi perusahaan atau pekerjaan menumpuk itu memang sering jadi tantangan terbesar. Itu juga yang membuat banyak karyawan akhirnya abai sama sinyal tubuh sendiri.

                            Cerita ini justru makin menegaskan poin utama kita: pentingnya perusahaan dan atasan untuk menciptakan budaya kerja yang suportif. Bukan cuma soal “harus kerja keras,” tapi juga “harus sehat biar bisa kerja jangka panjang.”

                            Jadi, ini bukan cuma masalah pribadi, tapi juga masalah sistem yang perlu dibenahi bersama. Terima kasih,Mas Widdy, sudah berani berbagi. Ceritamu ini penting banget buat jadi bahan refleksi kita semua.

                      Viewing 4 reply threads
                      • You must be logged in to reply to this topic.
                      Image

                      Bergabung & berbagi bersama kami

                      Terhubung dan dapatkan berbagai insight dari pengusaha serta pekerja mandiri untuk perluas jaringan bisnis Anda!