Setuju Albert, tim itu kayak orkestra ya beda alat, beda cara main, tapi bisa harmonis asal tahu kapan harus main dan kapan harus diam. 😄
Soal rekrutmen, menurutku chemistry itu sinyal awal penting, tapi tetap perlu dikroscek sama kapasitas dan komitmen. Kadang justru dari yang CV-nya biasa aja, tapi pas ngobrol “klik”, itu yang malah jadi bintang di tim.
Kalian pernah ngalamin hal serupa gak?