Apakah anda mencari sesuatu?

Agus Salam
Participant
GamiPress Thumbnail
Image 10 replies
View Icon 0  views

    Wah, ini menarik banget. Fenomena “kutu loncat” emang sering jadi bahan perdebatan, ya. Di satu sisi, mereka dianggap nggak loyal, tapi di sisi lain, mereka juga sering jadi yang paling cepat berkembang – baik dari segi karier maupun penghasilan.

    Kalau dipikir-pikir, pindah tempat kerja itu kadang bukan soal nggak sabar, tapi soal keberanian buat bilang, “Aku berhak dapat lebih, dan aku akan mencarinya.” Di dunia yang berubah cepat, loyalitas itu harus dua arah. Kalau karyawan dituntut loyal, apa perusahaan juga benar-benar memberi ruang tumbuh yang nyata?

    Tapi tentu, loncat kerja juga bukan tanpa risiko. Bukan cuma soal adaptasi terus-menerus, tapi juga bagaimana kita memastikan setiap loncatan itu benar-benar membuat kita bertumbuh, bukan cuma lari dari masalah.

    Aku jadi ingat satu kutipan yang relevan:

    “Don’t just climb the ladder fast. Make sure it’s leaning against the right wall.”

    Yang penting bukan seberapa cepat kita naik, tapi apakah kita tahu kenapa kita naik dan ke mana kita mau menuju.

    Tanggapan lanjutan nih buat kita semua mikir bareng:

    Apakah kita benar-benar naik kelas atau cuma ganti ruangan?

    Kalau loyal, loyal ke siapa? Ke perusahaan, ke pekerjaan, atau ke mimpi dan masa depan kita sendiri?

    Dan yang paling penting, apakah pindah kerja bikin kita lebih dekat ke versi terbaik dari diri kita?

    Nah, kalau kamu sendiri…
    Pernah nggak merasa stuck di tempat kerja, tapi takut dicap kutu loncat kalau pindah? Atau justru kamu lagi mikir mau loncat sekarang-sekarang ini?

    Image

    Bergabung & berbagi bersama kami

    Terhubung dan dapatkan berbagai insight dari pengusaha serta pekerja mandiri untuk perluas jaringan bisnis Anda!