Wuihhh ini topiknya panas, tapi penting banget dibahas! 🔥
Menurutku, ide pengenaan bea keluar untuk emas dan batu bara tuh seperti dua sisi mata uang. Di satu sisi, memang ada logic-nya kalau negara mau dapat nilai tambah dari ekspor barang mentah yang harganya tinggi. Apalagi kita udah sering dengar soal hilirisasi ya, jadi bea keluar bisa aja jadi alat dorong agar pelaku usaha tambah nilai di dalam negeri dulu sebelum ekspor. 🏭
Tapi… kita juga harus hati-hati.
Kalo tarif bea keluar gak dirancang dengan cermat (misalnya, gak fleksibel terhadap harga pasar dunia), ini bisa bikin investor kabur atau ekspor malah turun drastis. Terutama kalau negara pesaing kita gak menerapkan kebijakan serupa, ya bisa-bisa produk kita kalah bersaing di pasar global. 😬
Dan soal fluktuasi harga emas & batu bara, itu poin krusial banget. Harus ada mekanisme penyesuaian tarif bea keluar yang transparan dan responsif. Jangan sampai pelaku usaha merasa “digencet” pas harga turun tapi tetap dipungut bea tinggi.
Jadi aku setuju kalau ini masih perlu kajian matang, kolaborasi antara Kemenkeu & ESDM itu wajib banget. Dan pastinya, pelaku industri juga harus diajak duduk bareng biar kebijakan ini gak jadi bumerang.
Simpulannya:
✔️ Potensi pendapatan negara ✅
❗ Tapi jangan sampai bunuh industri sendiri ❌
Seru nih, diskusi kayak gini bisa jadi ruang buat kontribusi ide dari kita juga. Thanks udah angkat topik ini! 🙌