- This topic has 0 replies, 1 voice, and was last updated 21 hours, 32 minutes ago by
Afdhal Rabbani Putra.
Kenapa Kita Sering Menunda Pekerjaan, Padahal Tahu Deadline Sudah Dekat?
October 21, 2026 at 12:23 pm-
-
Up::0
Pernah punya pekerjaan yang sebenarnya bisa diselesaikan dari kemarin, tetapi malah baru dikerjakan ketika deadline tinggal beberapa jam lagi? Padahal, sejak awal kita sudah tahu pekerjaan itu harus selesai kapan. Anehnya, saat waktunya semakin mepet, kita justru bisa mendadak fokus dan bekerja lebih cepat dari biasanya.
Kalau kamu pernah mengalaminya, kamu tidak sendirian. Kebiasaan ini dikenal sebagai procrastination atau prokrastinasi, yaitu kecenderungan menunda pekerjaan meskipun kita tahu bahwa penundaan tersebut bisa membawa konsekuensi yang kurang baik.
Namun, apakah kebiasaan menunda pekerjaan selalu berarti kita malas?
1. Kenapa Kita Suka Menunda Pekerjaan?
Ada beberapa alasan yang bisa membuat seseorang menunda pekerjaan, bahkan ketika tugas tersebut penting dan tenggat waktunya sudah jelas.
Tugas terasa terlalu besar.
Ketika menghadapi pekerjaan yang kompleks, seperti menyusun laporan bulanan, mempersiapkan presentasi, atau menyelesaikan proyek besar, kita terkadang bingung harus mulai dari mana. Akibatnya, kita memilih melakukan hal lain yang terasa lebih mudah.
Takut hasilnya tidak sempurna.
Keinginan untuk menghasilkan pekerjaan terbaik terkadang justru membuat kita kesulitan memulai. Kita terlalu banyak memikirkan kemungkinan kesalahan atau hasil yang kurang memuaskan, sampai akhirnya tidak segera mengambil langkah pertama.
Terdistraksi oleh hal yang lebih menyenangkan.
Membuka media sosial sebentar, membalas pesan, atau menonton satu video pendek mungkin terasa seperti aktivitas kecil. Namun, tanpa disadari, waktu yang seharusnya digunakan untuk bekerja bisa habis untuk hal-hal tersebut.
Merasa lebih produktif ketika terdesak.
Sebagian orang merasa tekanan deadline membantu mereka berkonsentrasi. Adrenalin ketika waktu semakin sedikit bisa membuat pekerjaan terasa lebih mendesak. Sayangnya, cara ini juga berisiko meningkatkan stres dan membuat kita tidak punya cukup waktu untuk memeriksa hasil pekerjaan.
2. Kenapa Kita Baru Fokus Ketika Deadline Sudah Dekat?
Salah satu alasan yang mungkin terjadi adalah perubahan tingkat urgensi. Ketika deadline masih jauh, konsekuensi dari menunda pekerjaan terasa belum terlalu nyata. Kita merasa masih memiliki banyak waktu untuk mengerjakannya nanti.
Namun, ketika waktu semakin sedikit, pekerjaan tersebut menjadi prioritas yang sulit diabaikan. Kita mulai mengurangi gangguan dan mengalokasikan perhatian pada tugas yang harus segera diselesaikan.
Meski demikian, bukan berarti bekerja di bawah tekanan selalu lebih efektif. Pekerjaan yang selesai tepat waktu belum tentu memiliki kualitas terbaik, dan kebiasaan ini dapat mengganggu waktu istirahat serta keseimbangan kehidupan sehari-hari.
3. Bagaimana Cara Berhenti Menunda Pekerjaan?
Kabar baiknya, kamu tidak harus menunggu motivasi datang untuk mulai bekerja. Ada beberapa cara sederhana yang bisa dicoba.
- Pecah pekerjaan besar menjadi tugas kecil.
Daripada menulis “selesaikan laporan” dalam daftar pekerjaan, coba ubah menjadi langkah yang lebih spesifik, seperti mengumpulkan data, membuat kerangka, menyusun bagian pertama, dan memeriksa hasilnya.
Tugas yang lebih kecil biasanya terasa lebih mudah untuk dimulai.
- Terapkan aturan lima menit.
Coba kerjakan tugas tersebut selama lima menit saja. Tujuannya bukan menyelesaikan seluruh pekerjaan, melainkan mengatasi hambatan untuk memulai. Setelah mulai, kamu mungkin akan merasa lebih mudah melanjutkannya.
- Tentukan prioritas, bukan hanya daftar pekerjaan.
Tidak semua tugas memiliki tingkat urgensi dan kepentingan yang sama. Tentukan pekerjaan yang paling perlu diselesaikan terlebih dahulu agar kamu tidak menghabiskan energi untuk hal-hal kecil sambil menghindari tugas utama.
- Kurangi gangguan di sekitar.
Jika notifikasi ponsel sering mengalihkan perhatian, coba aktifkan mode fokus atau jauhkan ponsel selama bekerja. Kamu juga bisa menggunakan interval kerja dan istirahat, misalnya 25 menit bekerja diikuti 5 menit beristirahat.
- Jangan menunggu semuanya terasa sempurna.
Terkadang, langkah pertama yang paling penting adalah membuat draf awal, meskipun hasilnya belum sempurna. Kamu selalu bisa memperbaiki pekerjaan setelah memiliki sesuatu yang bisa ditinjau.
4. Produktif Bukan Berarti Harus Sibuk Setiap Saat
Ada satu hal yang perlu diingat: tidak semua penundaan terjadi karena kebiasaan buruk. Terkadang, kita memang membutuhkan istirahat karena kelelahan, memiliki terlalu banyak pekerjaan, atau belum mendapatkan informasi yang diperlukan untuk menyelesaikan tugas.
Karena itu, penting untuk mengenali penyebabnya. Apakah kamu benar-benar membutuhkan waktu istirahat, kesulitan menentukan langkah pertama, atau justru sedang kewalahan dengan banyaknya tanggung jawab?
Memahami penyebabnya dapat membantu kita menemukan solusi yang lebih tepat daripada sekadar memaksa diri untuk bekerja lebih keras.
Pada akhirnya, produktivitas bukan hanya soal seberapa cepat kita menyelesaikan pekerjaan, tetapi juga bagaimana kita mengelola waktu, energi, dan prioritas dengan lebih baik.
Sekarang Giliran Kamu!
Jujur, kamu termasuk tipe yang mana?
- A. The Planner: Pekerjaan langsung dicicil begitu diberikan.
- B. The Last-Minute Hero: Baru benar-benar fokus ketika deadline sudah dekat.
- C. The Overthinker: Kebanyakan mikir sampai susah memulai.
- D. The Multitasker: Banyak pekerjaan dimulai sekaligus, tetapi bingung mana yang harus diselesaikan dulu.
Tulis jawabanmu di kolom komentar dan ceritakan alasannya. Siapa tahu, pengalamanmu bisa membantu anggota komunitas lainnya menemukan cara kerja yang lebih efektif!
- Pecah pekerjaan besar menjadi tugas kecil.
-
- You must be logged in to reply to this topic.
Login terlebih dahulu , untuk memberikan komentar.
Thread terkait
-
Deadline Penting, Kesehatan Lebih PentingDalam dunia kerja, deadline sering kali menjadi sesuatu yang tidak bisa ditawar. Laporan harus selesai hari ini, presentasi harus disiapkan sebelum rapat,…15 Oct 2026 • GeneralTerkait:pekerjaan deadline menunda padahal sering tugas
-
PROFESIONALISME DALAM URUSAN PRIBADI & PEKERJAANKunci Profesionalisme dalam Memisahkan Urusan Pribadi dan Pekerjaan Di tengah dinamika dunia kerja modern, batasan antara kehidupan pribadi dan profesional seringkali menjadi…14 Oct 2026 • GeneralTerkait:community pekerjaan padahal sering dekat tahu
-
AI Menghemat Waktu Kita: Dipakai untuk Berpikir, atau Cuma Menambah Beban Kerja?Teknologi Kecerdasan Buatan (AI) berkembang dengan kecepatan yang melampaui ekspektasi manusia. Dari otomatisasi tugas administratif, penyusunan kode pemrograman, analisis data kompleks, hingga…30 Sep 2026 • Generalworklifebalance-artificialintelligence-personalgrowth-timemanagementTerkait:community komunitas deadline sering tugas waktu
-
Smart Fusion: AI yang Tahu Kapan Harus Pakai “Otak Ringan” dan “Otak Canggih”Pernah nggak kita berpikir, kalau punya AI yang paling canggih, berarti semua pekerjaan sebaiknya dikerjakan dengan AI tersebut? Ternyata belum tentu. Ada…8 Oct 2026 • Generalsmartfusion-ai-artificialintelligence-digitaltransformation-productivity-finance-accounting-technology-workplace-mekaricommunityTerkait:community pekerjaan tahu tugas bekerja hal
-
Antara Profesional dan Terlalu Mengorbankan DiriDi dunia kerja, menjadi profesional sering kali dianggap sebagai seseorang yang selalu siap, selalu bisa diandalkan, tidak banyak mengeluh, dan bersedia melakukan…8 Oct 2026 • GeneralTerkait:pekerjaan deadline sering tugas waktu bekerja
-
Tidak Harus Masuk Semua Circle untuk Bisa Dihargai di Tempat KerjaPernah merasa kurang nyaman di tempat kerja hanya karena tidak termasuk dalam kelompok pertemanan tertentu? Misalnya, ketika melihat beberapa rekan kerja selalu…19 Oct 2026 • GeneralTerkait:pekerjaan padahal sering dekat waktu bekerja
-
21 Kesalahan Karier yang Sering TerjadiDalam dunia kerja, banyak hal yang kelihatannya “baik-baik saja”, tapi ternyata justru jadi penghambat karier. Berikut ini 21 kesalahan yang sering…13 May 2026 • Generalkarier-duniakerja-pengembangandiri-upgradeskill-kerjacerdas-produktivitasTerkait:pekerjaan menunda padahal sering tahu terasa
-
Bahaya “Penyakit Typo” di Dunia Kerja ProfesionalSering Dianggap Sepele, Ini Bahaya "Penyakit Typo" di Dunia Kerja Profesional dan Cara Mengatasinya Di era komunikasi serba cepat saat ini, gawai…7 Oct 2026 • GeneralTerkait:community pekerjaan padahal sering waktu hal
-
10 Kebiasaan Sederhana yang Bisa Membuat Pengeluaran Lebih HematHemat bukan berarti harus hidup serba kekurangan atau tidak boleh menikmati hasil kerja keras. Hemat adalah tentang bagaimana kita menggunakan uang dengan…15 Sep 2026 • GeneralTerkait:padahal sering terasa membuat harus tersebut
-
Sukses Tanpa Stres: 12 Cara Merawat Diri Tanpa Mengorbankan KarierBanyak orang berpikir bahwa untuk meraih kesuksesan, kita harus mengorbankan waktu istirahat, keluarga, dan bahkan kesehatan. Tapi sebenarnya, kesejahteraan dan kesuksesan bisa…4 Jun 2026 • GeneralAllTerkait:komunitas pekerjaan tugas waktu bekerja membuat
-
12 Kebiasaan Lama yang Perlu Kamu Tinggalkan di Era SekarangBanyak dari kita masih menjalankan kebiasaan-kebiasaan yang dulu dianggap efektif, tapi kini justru bisa menghambat kemajuan, kesehatan mental, dan produktivitas. Berikut adalah…4 Jun 2026 • GeneralAllTerkait:sering tahu tugas waktu bekerja terasa
-
13 Cara Melatih Otak Anda Agar Anda Senang Melakukan Hal-Hal SulitDr. Elise Victor, penulis Newsletters tentang AI & Healthcare Insights, menggunakan strategi berbasis sains yang simpel dan efektif untuk melatih otak kita…26 Aug 2026 • GeneralAllTerkait:pekerjaan sering tugas terasa hal membuat
