- This topic has 10 replies, 3 voices, and was last updated 5 months, 3 weeks ago by
Amilia Desi Marthasari.
Ketika Rekan Kerja Justru Jadi Sumber Tekanan
October 13, 2025 at 10:56 am-
-
Up::0
Pernah gak sih kamu ngerasa capek bukan karena kerjaannya, tapi karena orang di sekitarmu?
Kita semua pasti pernah ketemu rekan kerja yang kelihatannya “biasa aja”, tapi ternyata secara perlahan bikin mental kita terkuras.Entah karena sikapnya yang negatif, sering menyalahkan, atau bahkan terlalu banyak minta bantuan tapi gak pernah mau bantu balik.
Hal kecil yang lama-lama bikin lelah:
Komentar yang menjatuhkan setiap kali kita punya ide.
Menyalahkan tim padahal dia sendiri yang gak beres.
Gak pernah minta maaf, tapi terus mengulang kesalahan.
Sering mengeluh, dan itu bikin suasana kerja makin berat.
Kadang kita nahan, kadang pura-pura gak dengar. Tapi tetap aja, di kepala terus muter. Dan yang tadinya semangat kerja, jadi malas buka laptop.
Lalu, apa yang bisa kita lakukan?
Tarik jarak emosional.
Gak harus langsung menjauh secara fisik, tapi jangan biarkan omongan atau sikapnya tinggal di kepalamu terlalu lama.Pilih mana yang perlu ditanggapi.
Gak semua hal harus dibalas. Kadang, diam adalah cara paling sehat buat jaga energi.Bangun support system.
Cari satu-dua rekan yang kamu percaya, buat sekadar ngobrol dan saling menguatkan. Lingkungan positif itu bisa jadi penyeimbang.Fokus ke kerjaan dan dirimu sendiri.
Buktikan lewat hasil kerja, bukan lewat debat. Energi kamu terlalu berharga buat hal-hal yang gak membangun.Kalau terlalu berat, jangan ragu cari bantuan.
Bisa lewat HR, atasan, atau bahkan konselor profesional. Minta bantuan bukan berarti lemah — itu bentuk keberanian menjaga diri.Lingkungan kerja seharusnya jadi tempat bertumbuh, bukan tempat merasa tertekan.
Kalau kamu sedang mengalami hal ini, ingat: kamu gak sendirian.
Yang penting, jangan sampai kehilangan versi terbaik dari dirimu hanya karena energi negatif dari orang lain. -
Dan benar, lingkungan kerja seharusnya jadi tempat berkembang, bukan tempat bertahan hidup. Jadi kalau merasa lelah, bukan berarti lemah—itu tanda kita butuh ruang untuk menjaga diri sendiri.
-
Belajar menarik jarak emosional memang gak mudah, tapi itu salah satu cara agar kita tetap waras. Kita gak bisa kontrol sikap orang lain, tapi kita bisa pilih apa yang boleh tinggal di kepala kita.
-
Yang bikin berat itu bukan karena kita gak kuat, tapi karena terus-terusan harus memahami orang yang bahkan gak berusaha memahami balik. Di situ letak capek sesungguhnya.
-
Kadang yang bikin lelah bukan tugasnya, tapi interaksi yang terasa “menguras”. Energi mental itu ternyata bisa habis hanya karena harus menghadapi orang yang salah setiap hari.
-
Amilia Desi MarthasariParticipantRockstar
5 Requirements
- Login ke website sebanyak 30 kali
- Balas Thread sebanyak 50 kali
- Buat Thread baru sebanyak 30 kali
- Bagikan thread ke media sosial sebanyak 15 kali
- Bagikan pengalaman kamu menggunakan produk mekari ke media sosial sebanyak 5 kali
10 replies
61 views
October 16, 2025 at 1:52 pmfirst…Kenali sumber tekanannya
Tanyakan dulu pada dirimu:
Apakah tekanannya karena cara bicaranya yang keras, tuntutannya yang tidak realistis, kompetisinya, atau sikapnya yang negatif?
Begitu tahu sumbernya, kamu bisa menentukan strategi yang tepat, karena cara menghadapi orang yang menuntut terus tentu berbeda dengan yang suka menjatuhkan.-
Amilia Desi MarthasariParticipantRockstar
5 Requirements
- Login ke website sebanyak 30 kali
- Balas Thread sebanyak 50 kali
- Buat Thread baru sebanyak 30 kali
- Bagikan thread ke media sosial sebanyak 15 kali
- Bagikan pengalaman kamu menggunakan produk mekari ke media sosial sebanyak 5 kali
10 replies
61 views
October 16, 2025 at 1:52 pmSecond…Kendalikan reaksi, bukan perilakunya
Kamu tidak bisa mengubah orang lain semaumu, tapi kamu bisa mengatur batas bagaimana kamu bereaksi.
Alih-alih langsung marah atau menutup diri, cobalah pause sejenak.
Katakan pada dirimu: “Aku tidak harus menyerap energinya.”
Kadang, cara terbaik untuk menangani orang sulit adalah tidak ikut bermain di arena yang sama. -
Amilia Desi MarthasariParticipantRockstar
5 Requirements
- Login ke website sebanyak 30 kali
- Balas Thread sebanyak 50 kali
- Buat Thread baru sebanyak 30 kali
- Bagikan thread ke media sosial sebanyak 15 kali
- Bagikan pengalaman kamu menggunakan produk mekari ke media sosial sebanyak 5 kali
10 replies
61 views
October 16, 2025 at 1:52 pmTetapkan batas dengan jelas dan sopan
Kalau perilakunya mulai mengganggu, kamu boleh bicara tegas dengan tetap hormat.
Misalnya:
“Aku menghargai pendapatmu, tapi cara penyampaiannya membuatku agak tertekan. Bisa kita diskusikan dengan lebih tenang?”
Atau jika dia sering melempar pekerjaan tanpa tanggung jawab, katakan:
“Aku bisa bantu, tapi perlu kita atur ulang pembagiannya supaya seimbang, ya.”
Batas bukan berarti dingin…. batas justru bentuk penghormatan terhadap dirimu sendiri. -
Amilia Desi MarthasariParticipantRockstar
5 Requirements
- Login ke website sebanyak 30 kali
- Balas Thread sebanyak 50 kali
- Buat Thread baru sebanyak 30 kali
- Bagikan thread ke media sosial sebanyak 15 kali
- Bagikan pengalaman kamu menggunakan produk mekari ke media sosial sebanyak 5 kali
10 replies
61 views
October 16, 2025 at 1:52 pm“Kita tidak bisa memilih semua orang yang kita temui di tempat kerja,
tapi kita bisa memilih seberapa banyak ruang yang mereka dapat di dalam hati dan pikiran kita.” -
Amilia Desi MarthasariParticipantRockstar
5 Requirements
- Login ke website sebanyak 30 kali
- Balas Thread sebanyak 50 kali
- Buat Thread baru sebanyak 30 kali
- Bagikan thread ke media sosial sebanyak 15 kali
- Bagikan pengalaman kamu menggunakan produk mekari ke media sosial sebanyak 5 kali
10 replies
61 views
October 16, 2025 at 1:52 pm5. Rawat dirimu di luar kantor
Kadang kita tidak bisa mengubah tempat kerja dengan cepat, tapi kita bisa memperkuat diri.
Pastikan kamu punya ritual pemulihan setelah kerja,,,entah itu olahraga ringan, journaling, atau sekadar mendengarkan lagu favorit. -
Amilia Desi MarthasariParticipantRockstar
5 Requirements
- Login ke website sebanyak 30 kali
- Balas Thread sebanyak 50 kali
- Buat Thread baru sebanyak 30 kali
- Bagikan thread ke media sosial sebanyak 15 kali
- Bagikan pengalaman kamu menggunakan produk mekari ke media sosial sebanyak 5 kali
10 replies
61 views
October 16, 2025 at 1:52 pm4. Bangun sistem dukungan
Ciptakan koneksi positif dengan rekan lain, atasan, atau HR. Bukan untuk mengadu, tapi untuk menjaga keseimbangan sosial.
Ketika kamu punya lingkungan yang sehat, satu orang toksik tidak akan mudah mengguncangmu.
-
- You must be logged in to reply to this topic.
Login terlebih dahulu , untuk memberikan komentar.
Thread terkait
-
5 Alasan Kunci Kenapa 1 Juta Lulusan Sarjana Jadi Pengangguran dan SolusinyaSetiap tahun, Indonesia meluluskan lebih dari satu juta sarjana dari berbagai perguruan tinggi. Namun, kenyataannya sebagian besar dari mereka tidak langsung memperoleh…6 Apr 2026 • GeneralAllTerkait:kerja justru
-
13 Cara untuk Menjadi Konsultan Manajemen yang SuksesJika kamu ingin menjadi seorang konsultan manajemen yang sukses, ada beberapa langkah penting yang perlu kamu ambil. Di bawah ini, kamu akan…24 Jan 2026 • GeneralAllTerkait:ketika rekan kerja sumber
-
13 Fondasi Finansial ModernMenghasilkan uang itu relatif mudah. Mempertahankannya? Justru itu bagian tersulit. Kamu bisa: Dapat kenaikan gaji Menambah klien baru Meningkatkan penghasilan Membangun side…8 Jan 2026 • GeneralAllTerkait:kerja justru sumber
-
10 PENYAKIT MENTAL MANUSIASiapa kah yang punya salah satu penyakit mental ini, hayoo ngakuu.. berikut ini penjelasannya, check it out.. 1. MENYALAHKAN ORANG LAIN Itu…22 Dec 2025 • GeneralAllTerkait:kerja
-
Refleksi 12 Bulan: Apa Saja yang Ternyata Sudah Kita Lewati Tanpa Kita Sadari?Kadang yang paling menenangkan dari akhir tahun bukanlah pesta, bukan pula resolusi baru. Tapi momen ketika kita berhenti sejenak, menoleh ke belakang,…4 Dec 2025 • GeneralAllTerkait:ketika kerja tekanan
-
10 Kebohongan yg Sering Kita Percaya dan Fakta yg Bisa Bikin Hidupmu Lebih BaikKita sering dengar banyak omongan yang kedengarannya benar, tapi diam-diam omongan itu malah bikin kita stuck dan nggak maju-maju. Padahal, masalahnya bukan…29 Sep 2025 • GeneralAllTerkait:ketika kerja justru
-
10 Cara Praktis Menghentikan Overthinking Sebelum Bikin Capek MentalLelah mental itu bukan karena kerja terlalu keras. Tapi karena terlalu banyak mikir. Pikiran kita terus jalan 24 jam sehari: Takut gagal,…27 Aug 2025 • GeneralAllTerkait:kerja justru
-
Sukses Tanpa Stres: 12 Cara Merawat Diri Tanpa Mengorbankan KarierBanyak orang berpikir bahwa untuk meraih kesuksesan, kita harus mengorbankan waktu istirahat, keluarga, dan bahkan kesehatan. Tapi sebenarnya, kesejahteraan dan kesuksesan bisa…12 Aug 2025 • GeneralAllTerkait:ketika rekan kerja justru
-
12 Kebiasaan Kecil yang Bisa Mengubah HidupmuSukses datang dari tindakan kecil yang dilakukan secara konsisten. Motivasi itu naik-turun, tapi kebiasaan kecil yang dilakukan setiap hari bisa membawa perubahan…3 Aug 2025 • GeneralAllTerkait:kerja
-
“Gak Semua Bos Itu Leader! Ini 1 Sifat yang Bikin Kamu Layak Jadi Panutan”Dalam dunia bisnis yang terus berubah cepat, satu hal tetap konstan: manusia hanya akan bergerak sepenuh hati jika mereka merasa dipimpin, bukan…14 Jul 2025 • GeneralAllTerkait:ketika kerja
-
10 Tanda Kamu Memimpin dengan EmpatiTimmu tidak akan bersuara jika mereka tidak merasa aman. Empati adalah titik awal dari kepercayaan. Dan ini tanda-tanda bahwa kamu memimpin dengan…14 Jul 2025 • GeneralAllTerkait:rekan kerja
-
12 Kebiasaan Lama yang Perlu Kamu Tinggalkan di Era SekarangBanyak dari kita masih menjalankan kebiasaan-kebiasaan yang dulu dianggap efektif, tapi kini justru bisa menghambat kemajuan, kesehatan mental, dan produktivitas. Berikut adalah…18 Jun 2025 • GeneralAllTerkait:kerja justru sumber
