Home / Topics / Marketing & Sales / AS, India, Dan Filipina Jadi Penyumbang Surplus Dagang Terbesar Indonesia
- This topic has 2 replies, 3 voices, and was last updated 1 month ago by
KASPAR PURBA.
AS, India, Dan Filipina Jadi Penyumbang Surplus Dagang Terbesar Indonesia
September 8, 2025 at 9:53 am-
-
Up::0
(Jakarta) Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan bahwa neraca perdagangan Indonesia mencatat surplus sebesar US$ 23,56 miliar sepanjang Januari hingga Juli 2025. Angka ini naik US$ 7,40 miliar dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang mencapai US$ 16,25 miliar. Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Pudji Ismartini, menyampaikan bahwa Amerika Serikat (AS) masih menjadi salah satu mitra dagang utama penyumbang surplus bagi Indonesia. “Tiga negara penyumbang surplus pertama adalah AS sebesar US$ 10,49 miliar,” ungkap Pudji yang dikutip pada Rabu (03/09).
Pudji menjelaskan, surplus perdagangan dengan AS mencapai US$ 10,49 miliar hingga Juli 2025, meningkat dari US$ 7,61 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya. Kenaikan ini terjadi sebelum penerapan tarif resiprokal sebesar 19% yang mulai diberlakukan AS terhadap produk Indonesia pada 7 Agustus 2025. Menurutnya, komoditas penyumbang utama surplus dengan AS antara lain mesin dan perlengkapan elektrik (HS 85) senilai US$ 2,64 miliar, pakaian dan aksesorisnya sebesar US$ 1,57 miliar, serta alas kaki senilai US$ 1,54 miliar.
Selain AS, India juga menjadi negara penyumbang surplus terbesar kedua dengan nilai mencapai US$ 8,13 miliar. Kontribusi utama datang dari ekspor bahan bakar mineral senilai US$ 3,29 miliar, lemak dan minyak hewani/nabati sebesar US$ 2,20 miliar, serta besi dan baja sebesar US$ 0,90 miliar. Sementara itu, Filipina menempati posisi ketiga dengan surplus US$ 5,07 miliar, yang didominasi oleh ekspor kendaraan dan bagiannya senilai US$ 1,68 miliar serta bahan bakar mineral US$ 1,32 miliar.
Namun, di sisi lain, Indonesia juga mencatat defisit perdagangan dengan sejumlah negara mitra. China menjadi penyumbang defisit terbesar dengan nilai US$ 13,21 miliar. Defisit ini terutama berasal dari impor mesin dan peralatan mekanis (HS 84) sebesar US$ 10,99 miliar, mesin dan perlengkapan elektrik (HS 85) senilai US$ 9,65 miliar, serta kendaraan dan bagiannya sebesar US$ 2,71 miliar.
Selain China, Indonesia juga mengalami defisit dengan Australia sebesar US$ 2,79 miliar dan Brasil sebesar US$ 0,95 miliar. Impor serealia, bahan bakar mineral, serta bijih logam menjadi penyumbang utama defisit dengan Australia. Sementara dari Brasil, defisit didorong oleh impor ampas dan sisa industri makanan senilai US$ 1,02 miliar, gula dan kembang gula sebesar US$ 0,36 miliar, serta kapas senilai US$ 0,20 miliar.
-
Menarik melihat data ini. Surplus dengan AS memang naik, tapi yang bikin penasaran itu dampak tarif resiprokal AS 19% yang baru mulai berlaku 7 Agustus. Kira-kira neraca perdagangan kita bakal terpengaruh signifikan nggak ya di sisa tahun ini?
-
Detail Pemberlakuan tarif Resiprokal 19% nihh:
Tanggal Awal: 7 Agustus 2025, tarif resiprokal 19% resmi berlaku untuk produk ekspor Indonesia ke AS, berdasarkan pengumuman dari pemerintahan AS.
Sektor Tertentu: Industri padat karya seperti alas kaki sudah terkena tarif 19% sejak 7 Agustus 2025, menggantikan tarif 10% sebelumnya.
Kondisi Bervariasi: Beberapa laporan menunjukkan bahwa untuk produk lain, tarif 10% tetap berlaku sementara negosiasi lanjutan dilakukan dan pemberlakuan tarif resiprokal 19% bisa lebih cepat atau lebih lambat tergantung pengumuman final.
Tujuan: Tarif ini merupakan kebijakan timbal balik AS terhadap negara-negara yang memiliki surplus dagang besar, termasuk Indonesia, untuk menaikkan tarif ekspor dari 10% (tarif dasar) menjadi 19%.Jadi, bisa dikatakan tarif resiprokal 19% sudah mulai diterapkan pada sebagian produk Indonesia ke AS, terutama di sektor padat karya, meskipun ada ketidakpastian untuk produk lainnya sambil menunggu kesepakatan akhir.
-
- You must be logged in to reply to this topic.
Login terlebih dahulu , untuk memberikan komentar.
Peringkat Top Contributor
- #1
Joko SiyamtoPoints: 215 - #2
LiaPoints: 136 - #3 ENING AYU PRIHATININGSIHPoints: 107
- #4 Edi GunawanPoints: 60
- #5 Asta Sa'iid MahananiPoints: 52
Artikel dengan topic tag terkait:
Tag : All
- Kuis Spesial Menyambut Tahun Baru 2025!11 December 2024 | General
- 7 Hari Perjalanan Kecil Menuju Versi Terbaikmu16 September 2025 | General
- Mekari Community Giveaway Tiket Mekari Conference 202423 July 2024 | General
- Suara Rakyat, Antara Harapan dan Tantangan4 September 2025 | General
- Karyawan Teng-Go Pulang Tepat Waktu8 July 2025 | General