- This topic has 0 replies, 1 voice, and was last updated 2 days, 1 hour ago by
Joko Siyamto.
Jangan Suka Galak-Galak Sama Anak Baru, Karma Itu Nyata!
September 17, 2026 at 5:05 pm-
-
Up::0
Jangan Suka Galak-Galak ke Anak Baru: Karma di Dunia Kerja Itu Nyata!
Dunia kerja itu sebenarnya sempit. Hari ini kamu mungkin menjadi senior paling berpengaruh di kantormu, tetapi siapa yang tahu di mana posisimu lima atau sepuluh tahun ke depan?
Bisa jadi, suatu hari nanti kamu justru menjadi anak baru di tempat kerja yang baru dan orang yang dulu kamu perlakukan dengan buruk justru menjadi atasanmu.
Sayangnya, masih sering kita temui senior yang bersikap ketus, sinis, atau bahkan galak saat membimbing juniornya.
Oleh karena itu, ada satu aturan tak tertulis yang wajib dipegang teguh oleh setiap pekerja: Jangan pernah galak-galak sama orang di tempat kerja, apalagi saat mengajari anak baru.
Alasan Kenapa Kamu Harus Sabar Mengajari Anak Baru
Membimbing seseorang dari nol memang melelahkan, menguji kesabaran dan menyita waktu di tengah tenggat pekerjaan kita sendiri.
Di satu sisi kita harus menyelesaikan pekerjaan sendiri, di sisi lain kita harus ekstra mengumpulkan kesabaran untuk menjawab pertanyaan yang sama berulang kali. Namun, marahlah pada situasi, bukan pada orangnya.Wajar jika lelah, tetapi melampiaskannya lewat kemarahan atau arogansi justru membawa dampak buruk, baik bagi si anak baru maupun bagi diri kita sendiri.
1) Rasa aman memicu produktivitas: Anak baru yang dibimbing dengan kesabaran akan jauh lebih cepat paham dan berani bereksplorasi, ketimbang mereka yang bekerja dalam ketakutan, sehingga membuat mental mereka ciut dan berujung sering salah.
2) Membangun respek sejati: Senioritas yang dihormati karena kebijaksanaan jauh lebih berharga daripada dihormati karena rasa takut dan awkward.
3) Mewariskan budaya kerja yang sehat: Lingkungan kerja yang suportif dimulai dari individu-individu yang mau saling merangkul, bukan saling menjatuhkan atau membuat suasana kantor tidak aman dan nyaman bagi anak baru.
Pernahkah kamu dengar pepatah lama yang mengatakan: “Apa yang kamu tanam, itulah yang akan kamu tuai”? Hukum ini berlaku mutlak di dunia profesional.
Ketika kamu hobi membentak (mengomel), merendahkan, mempersulit, malas mengajari atau pelit ilmu kepada pendatang baru, ingat kamu sedang menanam benih ketidaknyamanan dan ketakutan kepada orang lain.
Suatu saat nanti, ketika kita memutuskan untuk pindah ke kantor baru dan harus memulai semuanya dari nol lagi, roda kehidupan bisa saja berputar.
Bisa jadi kamu akan merasakan bagaimana rasanya diasingkan atau diisolasi, di kerjain atau bahkan di prank, tidak dibantu, diremehkan/dipandang sebelah mata oleh lingkungan baru.
Sebaliknya, bayangkan jika kamu dikenal sebagai sosok yang hangat, sabar, suportif dan ramah saat membimbing junior. Yakinlah bahwa ditempat yang baru Anda akan diperlakukan sama baik juga.
– Reputasi yang melekat (citra yang baik dimata rekan kerja): Nama baik berjalan mendahului kita dan akan terus hidup di kantor lama sebagai mentor yang menyenangkan dan mau mengajari anak baru dengan sabarnya. Rekan kerja lama akan mengenang kamu dengan apresiasi yang tulus.
– Jaringan yang kuat (tetap punya hubungan baik dengan rekan kerja lama): Mantan anak didikmu yang kini sukses di bidangnya akan dengan senang hati menjadi bagian dari networking profesional yang berharga di masa depan.
– Ketenangan batin: Memulai babak baru di kantor lain terasa jauh lebih ringan ketika kita tahu bahwa rekam jejak kita penuh dengan kebaikan, bukan permusuhan (toxic). Dan kamu akan lebih mudah mendapatkan pertolongan karena karma baikmu kepada orang lain yang gemar menolong dan membantu rekan kerja.
Mari Mulai Jadi Senior yang Dirindukan, Bukan Ditakuti (Punya Citra yang Buruk atau Toxic)
Ketegasan dalam bekerja tentu tetap diperlukan untuk menjaga kualitas standar perusahaan. Namun, tegas tidak pernah sama dengan galak (arogan).
Kita bisa menyampaikan koreksi dengan cara yang membangun tanpa harus meruntuhkan mental seseorang dengan membentak atau intimidasi.
Mari kita ingat kembali perjalanan karier kita masing-masing. Tidak ada satu pun orang hebat di dunia ini yang lahir langsung mahir, semuanya pernah menjadi pemula yang kebingungan.
Jadi, mulailah melangkah sebagai senior yang meneduhkan dan menyenangkan. Perlakukan mereka sebagaimana kamu ingin diperlakukan kelak jika berada di posisi mereka.
Karena pada akhirnya, kesuksesan sejati di tempat kerja itu bukan hanya tentang seberapa tinggi jabatan kita, tetapi seberapa banyak hati yang berhasil kita tenangkan dan bantu untuk bertumbuh bersama-sama. Dan kebaikan yang kita tabur ditempat kerja hari ini adalah penolong terbaik kita di masa depan.
Kalau rekan-rekan Mekari Community sendiri punya pengalaman apa nih saat pertama kali membimbing anak baru? Bagaimana cara Anda menciptakan suasana yang hangat dan menyenangkan atau punya tips tersendiri agar bisa diterapkan oleh teman-teman lainnya?😁🫶🏻 Yuk, silahkan berdiskusi dibawah ya😊
-
- You must be logged in to reply to this topic.
Login terlebih dahulu , untuk memberikan komentar.
Thread terkait
-
10 Kebiasaan Sederhana yang Bisa Membuat Pengeluaran Lebih HematHemat bukan berarti harus hidup serba kekurangan atau tidak boleh menikmati hasil kerja keras. Hemat adalah tentang bagaimana kita menggunakan uang dengan…15 Sep 2026 • GeneralTerkait:jangan suka baru
-
Insentif PNBP Rp0 Pelaporan Laporan Tahunan Perseroan Permenkum 13/2026Halo rekan-rekan FinTax Community, Penerbitan Permenkum Nomor 13 Tahun 2026 yang membebaskan tarif PNBP (menjadi Rp0) atas layanan pemberitahuan persetujuan Laporan Tahunan…16 Sep 2026 • Generalpermenkum-13Terkait:sama nyata
-
3 Pelajaran Bisnis yang Epik dari Ranking 15 Brand Paling Mahal di DuniaBrand yang legendaris tak pelak merupakan salah satu driver utama sebuah kinerja bisnis yang gemilang. Branding Management dengan demikian merupakan sebuah ikhtiar…30 Jul 2026 • Generalbisniss suksesTerkait:jangan sama anak baru nyata
-
21 Kesalahan Karier yang Sering TerjadiDalam dunia kerja, banyak hal yang kelihatannya “baik-baik saja”, tapi ternyata justru jadi penghambat karier. Berikut ini 21 kesalahan yang sering…13 May 2026 • Generalkarier-duniakerja-pengembangandiri-upgradeskill-kerjacerdas-produktivitasTerkait:jangan suka sama baru nyata
-
5 Alasan Kunci Kenapa 1 Juta Lulusan Sarjana Jadi Pengangguran dan SolusinyaSetiap tahun, Indonesia meluluskan lebih dari satu juta sarjana dari berbagai perguruan tinggi. Namun, kenyataannya sebagian besar dari mereka tidak langsung memperoleh…3 May 2026 • GeneralAllTerkait:jangan baru nyata
-
13 Cara untuk Menjadi Konsultan Manajemen yang SuksesJika kamu ingin menjadi seorang konsultan manajemen yang sukses, ada beberapa langkah penting yang perlu kamu ambil. Di bawah ini, kamu akan…8 Jun 2026 • GeneralAllTerkait:jangan baru nyata
-
13 Fondasi Finansial ModernMenghasilkan uang itu relatif mudah. Mempertahankannya? Justru itu bagian tersulit. Kamu bisa: Dapat kenaikan gaji Menambah klien baru Meningkatkan penghasilan Membangun side…13 May 2026 • GeneralAllTerkait:baru
-
10 PENYAKIT MENTAL MANUSIASiapa kah yang punya salah satu penyakit mental ini, hayoo ngakuu.. berikut ini penjelasannya, check it out.. 1. MENYALAHKAN ORANG LAIN Itu…4 Jun 2026 • GeneralAllTerkait:jangan suka sama anak nyata
-
Refleksi 12 Bulan: Apa Saja yang Ternyata Sudah Kita Lewati Tanpa Kita Sadari?Kadang yang paling menenangkan dari akhir tahun bukanlah pesta, bukan pula resolusi baru. Tapi momen ketika kita berhenti sejenak, menoleh ke belakang,…4 Jun 2026 • GeneralAllTerkait:jangan suka sama baru nyata
-
10 Kebohongan yg Sering Kita Percaya dan Fakta yg Bisa Bikin Hidupmu Lebih BaikKita sering dengar banyak omongan yang kedengarannya benar, tapi diam-diam omongan itu malah bikin kita stuck dan nggak maju-maju. Padahal, masalahnya bukan…4 Jun 2026 • GeneralAllTerkait:jangan suka sama baru
-
10 Cara Praktis Menghentikan Overthinking Sebelum Bikin Capek MentalLelah mental itu bukan karena kerja terlalu keras. Tapi karena terlalu banyak mikir. Pikiran kita terus jalan 24 jam sehari: Takut gagal,…4 Jun 2026 • GeneralAllTerkait:jangan baru nyata
-
Sukses Tanpa Stres: 12 Cara Merawat Diri Tanpa Mengorbankan KarierBanyak orang berpikir bahwa untuk meraih kesuksesan, kita harus mengorbankan waktu istirahat, keluarga, dan bahkan kesehatan. Tapi sebenarnya, kesejahteraan dan kesuksesan bisa…4 Jun 2026 • GeneralAllTerkait:jangan