Apakah anda mencari sesuatu?

  • This topic has 2 replies, 2 voices, and was last updated 4 weeks ago by Albert Yosua.

Jenis SPT Masa PPN Resmi Berubah, Sudah Tahu Belum? 😮📊

July 10, 2025 at 1:46 pm
image
    • Albert Yosua
      Participant
      GamiPress Thumbnail
      Achievement Thumbnail
      Image 2 replies
      View Icon 8  views
        Up
        0
        ::

        Hai #Fintaxers! 🧑‍💼👩‍💼

        Kabar pajak terhangat zaman now nih: sejak implementasi Coretax Administration System (CAS), Ditjen Pajak secara resmi mengubah jenis-jenis SPT Masa PPN yang harus dilaporkan. Jadi bukan sekadar ubah tampilan ya, tapi juga ubah sistem dan format pelaporan! 🤯

        Perubahan ini diatur melalui PMK 81/2024 dan diperkuat lewat dua peraturan pelaksana: PER-11/PJ/2025 dan PER-12/PJ/2025. Mulai masa pajak Januari 2025, SPT Masa PPN dibagi jadi 4 jenis utama, bukan lagi pakai kode 1111 atau 1107 yang dulu sering kita dengar.

        Yuk, intip 4 jenis SPT Masa PPN zaman now berikut ini:

        1. SPT Masa PPN bagi PKP
        Digunakan oleh Pengusaha Kena Pajak (PKP) untuk lapor PPN dan PPnBM, termasuk pengkreditan pajak masukan vs keluaran, plus pelunasan pajak. Yang unik, PKP juga bisa sekaligus bertindak sebagai pemungut PPN!

        2. SPT Masa PPN bagi PKP dengan pedoman penghitungan pengkreditan PM
        Cocok buat PKP dengan omzet kecil yang pakai pedoman khusus kredit pajak masukan. Simpel, tapi tetap harus patuh aturan, ya.

        3. SPT Masa PPN bagi Pemungut PPN & Pihak Lain Non-PKP
        Kalau kamu termasuk bendahara pemerintah atau entitas non-PKP yang ditunjuk Menkeu, wajib pakai SPT ini untuk lapor pemungutan dan penyetoran PPN/PPnBM.

        4. SPT Masa PPN bagi Pemungut PPN PMSE
        Nah ini khusus buat pelaku usaha digital luar negeri yang jualan lewat sistem elektronik (alias e-commerce) ke Indonesia. Boleh pakai Bahasa Indonesia atau Inggris!

        Yang makin keren, sekarang tiap SPT ada format dan lampiran khususnya. Misalnya, SPT PKP lengkap dengan Formulir A1 sampai C. Ada daftar ekspor, pajak masukan bisa/kaga dikreditkan, sampai daftar pajak yang dipungut pihak lain. 😎📄

        Intinya sih, DJP makin niat banget transformasi digital. Jadi sebagai wajib pajak kekinian, kita juga wajib melek sistem dan jangan sampai telat adaptasi. Udah bukan zamannya ngelapor pajak pakai cara lama. 😅

        💡 Tips zaman now:
        • Selalu cek aturan terbaru DJP
        • Ikuti pelatihan e-SPT atau aplikasi coretax
        • Gabung di komunitas kayak #Fintax biar gak ketinggalan update!

        Kalau kamu udah coba SPT versi baru ini, share dong pengalamanmu di kolom komentar! Gampang atau malah makin ribet? Diskusi yuk~ 💬👇

      • Lia
        Participant
        GamiPress Thumbnail
        Achievement ThumbnailAchievement Thumbnail
        Image 2 replies
        View Icon 8  views

          Wah, makasih infonya, Albert! 🫶 Ini ngebantu banget buat kita yang lagi adaptasi sama sistem baru di coretax.

          Jujur ya, awalnya sempat kaget juga pas tahu format SPT Masa PPN sekarang udah beda total. Kirain cuma perubahan teknis di sistem, ternyata struktur dan jenis SPT-nya juga dirombak habis-habisan 😅. Tapi menurutku ini langkah maju sih, apalagi DJP udah nyesuaiin sama kebutuhan zaman digital sekarang.

          Yang menarik tuh SPT untuk PMSE ya kita bisa pakai Bahasa Inggris segala! Berasa makin global ya sistem perpajakan kita 🤓🌍.

          Tapi ya itu… transisi ke sistem baru pasti ada tantangannya. Aku sih berharap DJP bisa kasih lebih banyak simulasi dan panduan praktis, biar wajib pajak nggak bingung terutama yang masih awam sama coretax.

          Kalo ada yang udah pernah coba, boleh dong sharing step-by-step-nya! 😄

        • Albert Yosua
          Participant
          GamiPress Thumbnail
          Achievement Thumbnail
          Image 2 replies
          View Icon 8  views

            Terima kasih banget, Lia, sudah berbagi pengalaman dan insightnya! 🙌

            Iya nih, aku juga ngerasain awalnya agak “shock” sama perubahan SPT Masa PPN yang sekarang bener-bener beda, bukan cuma kosmetik. Tapi memang seperti kamu bilang, ini justru jadi langkah besar buat DJP nyesuain sistem ke era digital yang makin kompleks dan global.

            Setuju banget soal perlunya simulasi dan panduan praktis yang lebih lengkap. Mungkin DJP bisa juga tambah video tutorial atau webinar interaktif supaya WP yang baru mulai makin paham. Apalagi buat pelaku UMKM dan PMSE yang mungkin belum terlalu familiar dengan sistem Coretax.

            Kalau aku pribadi, saat coba lapor SPT baru kemarin, tips yang aku pegang:

            Pastikan data rekening dan identitas WP sudah up-to-date di sistem dulu.

            Ikuti langkah di Coretax sesuai panduan resmi, jangan buru-buru.

            Manfaatkan fitur helpdesk dan komunitas seperti ini buat tanya kalau bingung.

            Kalau kamu atau teman-teman lain ada tips praktis atau kendala pas pakai SPT baru, share yuk supaya kita sama-sama lebih paham!

        Viewing 2 reply threads
        • You must be logged in to reply to this topic.
        Image

        Bergabung & berbagi bersama kami

        Terhubung dan dapatkan berbagai insight dari pengusaha serta pekerja mandiri untuk perluas jaringan bisnis Anda!