- This topic has 1 reply, 2 voices, and was last updated 1 year ago by
Albert Yosua Matatula.
KENAPA ORANG INDONESIA LEBIH SENENG JADI PEGAWAI, CPNS KETIMBANG BUKA BISNIS
March 4, 2025 at 10:10 pm-
-
Up::0
Pilihan orang Indonesia untuk menjadi karyawan, PNS, atau polisi lebih menarik daripada membangun bisnis sendiri dapat dijelaskan secara ilmiah melalui perspektif psikologi, ekonomi, dan budaya. Berikut adalah penjelasan terperincinya:
1. Psikologi: Kebutuhan Keamanan dan Stabilitas
Dalam teori Hierarki Kebutuhan Maslow, kebutuhan akan keamanan (safety needs) menjadi prioritas setelah kebutuhan dasar terpenuhi.
- Pekerjaan seperti PNS dan polisi memberikan keamanan finansial (gaji tetap, tunjangan, pensiun) dan kestabilan sosial, yang sangat dihargai dalam masyarakat.
- Berbisnis memiliki risiko tinggi dan ketidakpastian, seperti kemungkinan kehilangan modal atau menghadapi kerugian, yang bisa memicu stres psikologis.
2. Cultural Dimensions: Menghindari Ketidakpastian (Uncertainty Avoidance)
Menurut Geert Hofstede’s Cultural Dimensions, Indonesia memiliki tingkat uncertainty avoidance yang tinggi, artinya masyarakat cenderung menghindari risiko dan ketidakpastian. Pekerjaan tetap dianggap lebih aman karena hasilnya bisa diprediksi (gaji bulanan, status pekerjaan).
3. Norma Sosial dan Budaya Indonesia adalah negara dengan budaya kolektif.
Dalam budaya ini, stabilitas dan penerimaan sosial sangat penting. Profesi seperti PNS atau polisi sering dianggap sebagai simbol kesuksesan dan kehormatan keluarga
4. Pendidikan yang Belum Mendukung Kewirausahaan
Sistem pendidikan di Indonesia cenderung mempersiapkan individu untuk menjadi pekerja, bukan pencipta lapangan kerja.
Minimnya edukasi kewirausahaan: Kurikulum lebih fokus pada keterampilan teknis dan akademik daripada pengembangan jiwa bisnis.
Kurangnya role model: Banyak siswa tidak memiliki inspirasi langsung dari pengusaha sukses di lingkungannya.
5. Teori Risiko vs Reward
Menurut psikologi kognitif, manusia cenderung memilih jalan yang memiliki reward yang pasti dan menghindari risiko besar.
- Gaji bulanan dari pekerjaan tetap memberikan reward yang langsung terlihat.
- Berbisnis memiliki reward jangka panjang yang tidak pasti dan sering kali membutuhkan waktu bertahun-tahun untuk sukses.
6. Kondisi Ekonomi dan Infrastruktur Kendala struktural dalam memulai bisnis di Indonesia juga menjadi faktor penting:
- Akses modal sulit: Banyak orang tidak memiliki dana awal atau kesulitan mendapatkan pinjaman untuk memulai bisnis.
- Regulasi yang rumit: Birokrasi perizinan usaha dan pajak dapat menjadi hambatan besar.
7. Psikologi Kegagalan
Dalam budaya Indonesia, kegagalan sering dianggap sebagai sesuatu yang memalukan, bukan pelajaran berharga.
- Tekanan sosial: Jika bisnis gagal, individu sering kali menghadapi stigma sosial atau rasa malu di lingkungan sekitarnya.
- Hal ini berbeda dengan budaya di negara maju seperti Amerika Serikat, di mana kegagalan sering dianggap sebagai bagian dari proses belajar.
Gimana? Ada faktor lain ngga?
-
Bisa ditambahin beberapa faktor lain yang juga berpengaruh:
8. Dukungan Sosial & Keluarga
Banyak orang Indonesia tumbuh dalam lingkungan keluarga yang mengutamakan kestabilan ekonomi. Orang tua cenderung mendorong anak-anak mereka untuk mencari pekerjaan yang aman, seperti PNS, daripada mengambil risiko dengan bisnis yang belum tentu berhasil.
9. Mentalitas “Asal Cukup”
Banyak orang lebih memilih kestabilan dibandingkan pertumbuhan ekonomi pribadi yang tidak pasti. Selama kebutuhan hidup tercukupi, mereka tidak terlalu terdorong untuk mengambil risiko lebih besar dengan berbisnis.
10. Kurangnya Ekosistem Pendukung bagi Pengusaha Baru
Di beberapa negara dengan budaya kewirausahaan yang kuat, ada banyak komunitas, inkubator bisnis, akses mentor, dan program pendanaan untuk mendukung startup. Di Indonesia, meskipun sudah mulai berkembang, ekosistem ini masih belum sekuat di negara-negara seperti Amerika atau Tiongkok.
11. Budaya Hierarki & Loyalitas
Dalam budaya kerja Indonesia, ada kecenderungan untuk menghormati hierarki dan loyalitas terhadap atasan atau institusi. PNS atau pegawai di perusahaan besar merasa lebih nyaman dalam struktur ini dibandingkan dengan dinamika bisnis yang serba tidak pasti.
Jadi, selain faktor psikologi, ekonomi, dan budaya yang udah disebutkan, ada juga faktor keluarga, pola pikir, ekosistem bisnis, dan budaya kerja yang bikin banyak orang lebih memilih jalur pegawai atau PNS ketimbang jadi pengusaha.
-
- You must be logged in to reply to this topic.
Login terlebih dahulu , untuk memberikan komentar.
Thread terkait
-
5 Alasan Kunci Kenapa 1 Juta Lulusan Sarjana Jadi Pengangguran dan SolusinyaSetiap tahun, Indonesia meluluskan lebih dari satu juta sarjana dari berbagai perguruan tinggi. Namun, kenyataannya sebagian besar dari mereka tidak langsung memperoleh…10 Feb 2026 • GeneralAllTerkait:kenapa indonesia lebih pegawai buka bisnis
-
13 Cara untuk Menjadi Konsultan Manajemen yang SuksesJika kamu ingin menjadi seorang konsultan manajemen yang sukses, ada beberapa langkah penting yang perlu kamu ambil. Di bawah ini, kamu akan…24 Jan 2026 • GeneralAllTerkait:orang lebih buka bisnis
-
13 Fondasi Finansial ModernMenghasilkan uang itu relatif mudah. Mempertahankannya? Justru itu bagian tersulit. Kamu bisa: Dapat kenaikan gaji Menambah klien baru Meningkatkan penghasilan Membangun side…8 Jan 2026 • GeneralAllTerkait:orang lebih buka
-
10 PENYAKIT MENTAL MANUSIASiapa kah yang punya salah satu penyakit mental ini, hayoo ngakuu.. berikut ini penjelasannya, check it out.. 1. MENYALAHKAN ORANG LAIN Itu…22 Dec 2025 • GeneralAllTerkait:kenapa orang indonesia lebih buka
-
Refleksi 12 Bulan: Apa Saja yang Ternyata Sudah Kita Lewati Tanpa Kita Sadari?Kadang yang paling menenangkan dari akhir tahun bukanlah pesta, bukan pula resolusi baru. Tapi momen ketika kita berhenti sejenak, menoleh ke belakang,…4 Dec 2025 • GeneralAllTerkait:orang lebih buka
-
10 Kebohongan yg Sering Kita Percaya dan Fakta yg Bisa Bikin Hidupmu Lebih BaikKita sering dengar banyak omongan yang kedengarannya benar, tapi diam-diam omongan itu malah bikin kita stuck dan nggak maju-maju. Padahal, masalahnya bukan…29 Sep 2025 • GeneralAllTerkait:orang lebih buka bisnis
-
10 Cara Praktis Menghentikan Overthinking Sebelum Bikin Capek MentalLelah mental itu bukan karena kerja terlalu keras. Tapi karena terlalu banyak mikir. Pikiran kita terus jalan 24 jam sehari: Takut gagal,…27 Aug 2025 • GeneralAllTerkait:kenapa orang lebih buka
-
Sukses Tanpa Stres: 12 Cara Merawat Diri Tanpa Mengorbankan KarierBanyak orang berpikir bahwa untuk meraih kesuksesan, kita harus mengorbankan waktu istirahat, keluarga, dan bahkan kesehatan. Tapi sebenarnya, kesejahteraan dan kesuksesan bisa…12 Aug 2025 • GeneralAllTerkait:orang lebih buka
-
12 Kebiasaan Kecil yang Bisa Mengubah HidupmuSukses datang dari tindakan kecil yang dilakukan secara konsisten. Motivasi itu naik-turun, tapi kebiasaan kecil yang dilakukan setiap hari bisa membawa perubahan…3 Aug 2025 • GeneralAllTerkait:lebih
-
“Gak Semua Bos Itu Leader! Ini 1 Sifat yang Bikin Kamu Layak Jadi Panutan”Dalam dunia bisnis yang terus berubah cepat, satu hal tetap konstan: manusia hanya akan bergerak sepenuh hati jika mereka merasa dipimpin, bukan…14 Jul 2025 • GeneralAllTerkait:orang lebih buka bisnis
-
10 Tanda Kamu Memimpin dengan EmpatiTimmu tidak akan bersuara jika mereka tidak merasa aman. Empati adalah titik awal dari kepercayaan. Dan ini tanda-tanda bahwa kamu memimpin dengan…14 Jul 2025 • GeneralAllTerkait:kenapa orang lebih buka
-
12 Kebiasaan Lama yang Perlu Kamu Tinggalkan di Era SekarangBanyak dari kita masih menjalankan kebiasaan-kebiasaan yang dulu dianggap efektif, tapi kini justru bisa menghambat kemajuan, kesehatan mental, dan produktivitas. Berikut adalah…18 Jun 2025 • GeneralAllTerkait:orang lebih buka
