- This topic has 2 replies, 3 voices, and was last updated 1 year ago by
Albert Yosua Matatula.
Kisah Guru Yang Mengungkap Kasus Pencurian
April 11, 2025 at 8:47 am-
-
Up::1
Pada bulan syawal sekelompok anak muda menghadiri resepsi pernikahan. Salah seorang diantaranya melihat guru SD nya.
Murid itu menyalami gurunya dengan penuh penghormatan, seraya berkata: “Masih ingat saya kan pak guru?”
Gurunya menjawab: “tidak”
Murid itu bertanya keheranan “masa sih pak guru tidak ingat saya”
Saya kan… murid yang mencuri jam tangan salah seorang teman di kelas.Dan ketika anak yang kehilangan jam itu menangis, panjenengan menyuruh kami semua untuk berdiri karena akan dilakukan penggeledahan di saku para murid.
Saya berfikir bahwa saya akan dipermalukan dihadapan para murid dan para guru, dan akan menjadi tumpahan ejekan dan hinaan, mereka akan memberikan gelar kepadaku “pencuri” dan diriku pasti akan hancur, selama lamanya.
Dulu anda menyuruh kami berdiri menghadap tembok dan menutup mata kami semua.
Lalu anda menggeledah kantong kami, dan ketika tiba giliran saya, panjenengan ambil jam tangan itu dari kantong saya, dan anda lanjutkan penggeledahan sampai murid terakhir.
Setelah selesai anda suruh kami membuka penutup mata, dan kembali ke tempat duduk.
Saat itu saya takut panjenengan akan mempermalukan saya di depan murid murid yang mereka adalah teman teman saya.
Panjenengan tunjukkan jam tangan itu lalu anda berikan kepada pemiliknya, tanpa menyebutkan siapa yang mencurinya.
Selama saya belajar di sekolah itu, anda tidak pernah bicara tentang kasus jam tangan itu, dan tidak ada seorangpun guru maupun murid yang bicara tentang pencurian jam tangan itu.
Anda masih ingat saya pak?
Bagaimana bisa anda tidak mengingatku wahai guruku.
Saya adalah muridmu dan ceritaku adalah cerita pedih yang tak akan terlupakan.
Saya sangat mengagumimu, sejak itu saya berubah menjadi orang yang baik dan benar, Saya mencontoh semua perbuatanmu.
Guru itu menjawab :
“Sungguh saya tidak mengingatmu, karena pada saat menggeledah itu sengaja aku menutup mata pula agar tidak mengenalmu.
Karena Saya tidak mau merasa kecewa atas perbuatan salah satu muridku, Saya sangat mencintai mereka”Pendidikan memerlukan seni dalam menutup segala keburukan.
Jangan mempermalukan seseorang, karena akan dapat menghancurkan hidupnya dan tambah terperosok lebih dalam.Memaafkan, Mengampuni, adalah sesuatu kebijakan yang mulia.
“Orang yang mempermalukan orang lain adalah orang yang hanya bisa mencela atau menyalahkan, sedangkan orang yang bermartabat dan terhormat adalah orang yang mau memperbaiki kesalahan orang lain”
Semoga tulisan ini bermanfaat untuk kita semua.
-
Wah, cerita ini bener-bener nyentuh banget. Gurunya keren abis, ya! Jarang banget ada orang yang bisa sebijak itu. Dia nggak cuma ngajarin muridnya, tapi juga ngelindungin harga dirinya. Salut deh buat penulisnya, udah bikin cerita yang bikin kita mikir dan jadi lebih baik.
-
Saya benar-benar terdiam membacanya. Seorang guru yang tak hanya mengajar, tapi juga mendidik dengan hati. Tindakan beliau begitu sederhana, tapi dampaknya luar biasa besar—bukan hanya menyelamatkan harga diri seorang anak, tapi juga mengubah masa depannya.
Dari kisah ini, saya belajar bahwa kebaikan dan kasih sayang yang tulus bisa menjadi titik balik kehidupan seseorang. Betapa pentingnya menjadi pribadi yang tak hanya cepat menilai, tapi juga mampu melihat lebih dalam, dan memilih untuk menuntun, bukan menghukum.
Terima kasih sudah berbagi cerita yang penuh makna ini. Semoga kita semua bisa meneladani sikap bijak seperti sang guru—dalam mendidik, dalam bersikap, dan dalam mencintai sesama.
Salam hormat,
Alber
-
- You must be logged in to reply to this topic.
Login terlebih dahulu , untuk memberikan komentar.
Thread terkait
-
5 Alasan Kunci Kenapa 1 Juta Lulusan Sarjana Jadi Pengangguran dan SolusinyaSetiap tahun, Indonesia meluluskan lebih dari satu juta sarjana dari berbagai perguruan tinggi. Namun, kenyataannya sebagian besar dari mereka tidak langsung memperoleh…15 Apr 2026 • GeneralAllTerkait:guru
-
10 Kebohongan yg Sering Kita Percaya dan Fakta yg Bisa Bikin Hidupmu Lebih BaikKita sering dengar banyak omongan yang kedengarannya benar, tapi diam-diam omongan itu malah bikin kita stuck dan nggak maju-maju. Padahal, masalahnya bukan…29 Sep 2025 • GeneralAllTerkait:guru
-
Menjadi Kaya secara Pelan-pelan Melalui Kekuatan Delayed Gratification SkillsProfesor Angela Duwckworth dalam karyanya yang berjudul GRIT (Duckworth, 2016) menulis : kecakapan mempraktekkan delayed gratification skills merupakan salah satu kecakapan kunci…17 Apr 2026 • Generalgratification kaya makmurTerkait:kasus
-
Dari Sama Jadi Berbeda: Pelajaran dari Swedia dan FinlandiaDi tahun 1990, dua negara di Eropa Utara—Swedia dan Finlandia—memulai dari titik yang hampir sama dalam hal sistem pendidikan. Keduanya punya kualitas…10 Apr 2026 • GeneralTerkait:guru
-
Belajar Lebih Peka: Tidak Semua Orang yang Diam Itu Kuat”Di dunia yang serba cepat ini, kita sering diajarkan untuk mengagumi mereka yang terlihat tegar. Mereka yang tidak banyak bicara, tidak mengeluh,…9 Apr 2026 • GeneralTerkait:guru
-
5 Kesalahan HR Setelah Lebaran yang Sering Terjadi (dan Cara Menghindarinya)Setelah Idul Fitri, banyak tim kembali kerja dengan semangat baru. Tapi realitanya? HR justru masuk ke fase paling “rawan” dalam satu tahun.…15 Apr 2026 • GeneralTerkait:kasus
-
Takut Keluar Zona NyamanBanyak orang bilang, “keluar dari zona nyaman itu penting.” Tapi jarang yang benar-benar jujur: bahwa keluar dari zona nyaman itu tidak enak.…15 Apr 2026 • GeneralAllTerkait:kasus
-
Masalah Utama di Kantor Jarang Tentang UangBanyak orang berpikir bahwa akar dari hampir semua masalah di kantor adalah uang. Gaji kurang, bonus kecil, atau kenaikan yang tidak sesuai…25 Mar 2026 • GeneralAllTerkait:kasus
-
Apakah Budaya Kerja Bisa Lebih Penting dari Gaji?Di dunia kerja, ada satu pertanyaan yang sering muncul dan memicu perdebatan: Apa yang sebenarnya membuat karyawan bertahan di sebuah perusahaan? Sebagian…16 Mar 2026 • GeneralAllTerkait:kasus
-
Mengapa Karyawan Tetap Resign Meski Digaji Tinggi?Banyak perusahaan percaya satu hal sederhana: jika gaji sudah tinggi, karyawan pasti akan bertahan. Logikanya terlihat masuk akal. Uang dianggap sebagai motivator…15 Apr 2026 • GeneralAllTerkait:kasus
-
Apakah Gaji Besar Cukup Membuat Karyawan Bertahan?Dalam dunia kerja modern, gaji sering dianggap sebagai faktor utama yang membuat seseorang bertahan di sebuah perusahaan. Banyak perusahaan percaya bahwa selama…6 Mar 2026 • GeneralAllTerkait:kasus
-
Mengelola Manusia Selalu Lebih Sulit daripada Mengelola BisnisBanyak orang mengira bahwa tantangan terbesar dalam sebuah organisasi adalah strategi bisnis, persaingan pasar, atau bagaimana meningkatkan keuntungan. Padahal bagi banyak pemimpin…7 Mar 2026 • GeneralAllTerkait:kasus
