- This topic has 0 replies, 1 voice, and was last updated 1 hour, 42 minutes ago by
KASPAR PURBA.
Menjadi Kaya secara Pelan-pelan Melalui Kekuatan Delayed Gratification Skills
April 17, 2026 at 10:47 am-
-
Up::0
Profesor Angela Duwckworth dalam karyanya yang berjudul GRIT (Duckworth, 2016) menulis : kecakapan mempraktekkan delayed gratification skills merupakan salah satu kecakapan kunci untuk meraih sukses masa depan, termasuk sukses finansial. Beragam studi empirik yang telah dilakukam juga menjukkan kesimpulan serupa : para responden yang mampu menunjukkan delayed gratification skills yang tangguh, beberapa tahun kemudian memang terbukti akan lebih sukses menjalani hidupnya, dibanding mereka yang gagal mempraktekkan delayed gratification skills (Mischel, 2014).
Delayed gratification skills intinya adalah kecakapan untuk mau menunda kesenangan hari ini, demi sukses hari esok. Dengan kata lain, kecakapan ini adalah kesediaan seseorang untuk berjibaku menjalani proses yang sulit, membutuhkan durasi lama dan acapkali amat membosankan, serta penuh dengan aneka hambatan yang tidak mudah diatasi, demi meraih hasil akhir yang diharapkan.
Tak banyak orang yang bisa menjalani delayed gratification skills ini dengan baik. Sebaliknya, banyak orang yang justru kini makin terjebak dalam budaya instant gratification – atau ingin mendapatkan semuanya dengan serba cepat.
Tak banyak orang yang mau menjalani proses yang panjang dan rumit, serta membutuhkan konsistensi dan fokus yang mendalam, demi mendapatkan hasil akhir yang diharapkan. Sejumlah orang ingin menghasilkan sesuatu secepat mungkin, kalau bisa tanpa melalui proses yang sulit dan membosankan.
Contoh konkrit. Misal untuk menguasai sebuah skills – katakan skills untuk melakukan Google Marketing, atau skills menulis buku, atau skills untuk ahli dalam bidang pekerjaan yang ditekuni – pasti ada beragam proses rumit yang mesti dijalani, dan acapkali membosankan, dan karena itu butuh ketekunan yang ekstra.
Misal dalam proses ini seseorang harus membaca buku panduan yang tebalnya 100an halaman. Sayangnya anak muda yang telah terbiasa scroll-scroll layar hape sekarang makin sulit membaca makalah 100 halaman dengan tekun dan mendalam. Mereka mudah bosan akibat sel sarafnya sudah terlatih untuk serba bergegas dan bergerak dengan cepat dari satu konten ke konten lainnya.
Proses lain yang mungkin harus dijalani adalah mempraktekkan apa yang sudah dia baca, berulangkali tanpa kenal lelah. Proses praktek ini mungkin juga tidak mudah dilakukan, dan acapkali gagal memberikan hasil sesuai harapan, sehingga proses praktek harus diperbaiki dan diulang lagi, demikian seterusnya dalam durasi yang panjang dan melelahkan.
Proses panjang semacam itu adalah bentuk nyata dari delayed gratification skills, dan kini mungkin tak banyak orang yang mau menjalaninya dengan konsisten. Sebagian orang ingin hasil yang cepat dan serba instan – persis seperti saat dirinya main hape yang serba bisa menghadirkan instant gratification.
Contoh dari mentalitas instan secara nyata mungkin bisa ditemui dalam kasus seperti ini. Misal ada seseorang yang membuat website untuk berjualan secara online, dan dia berharap hanya dalam hitungan hari, website-nya langsung ramai dikunjung ribuan visitor dan produknya laku. Faktanya, untuk bisa meraih pengunjung website hingga seribu per hari, acapkali dibutuhkan waktu antara 6 hingga 9 bulan lamanya, itupun disertai dengan strategi konten yang tekun tiap harinya.
Atau contoh lain. Ada orang yang membuat akun Instagram untuk menjual jasa keahliannya. Dia berharap akunnya bisa langsung di-follow ribuan followers dalam hitungan minggu. Faktanya, butuh berbulan-bulan lamanya untuk bisa mendapatkan ribuan followers dan itupun disertai dengan proses upload konten yang menarik tiap harinya, diulangi selama berbulan-bulan.
Saat menghadapi proses yang panjang, sulit dan membosankan semacam itu, sejumlah orang kadang menyerah, sebab memang mentalitasnya ingin selalu mendapatkan hasil bagus secepat mungkin. Orang-orang semacam ini tidak terlatih untuk menjalani proses yang panjang, rumit dan membosankan; sebab mereka sudah terbiasa dengan pola instant gratification a la smartphone.
Karena jebakan instan gratification, sejumlah orang berharap dirinya bisa meraih apa yang disebut dengan “overnight success” atau sukses dalam hitungan sekejap saja. Padahal tak pernah ada namanya overnight success. Yang dari luar tampaknya sukses secara cepat, sesungguhnya dibangun melalui proses panjang yang melelahkan, dan tak banyak dilihat orang.
Pendeknya, delayed gratification skills atau kecakapan menunda kesenangan hari ini demi sukses hari esok, adalah salah satu pilar kunci untuk menjadi kaya dengan pelan-pelan. Sesungguhnya prinsip menjadi kaya secara pelan-pelan ini memang sebangun dan sejalan dengan prinsip delayed gratification skills. Sebab memang tidak ada sukses finansial yang bisa diraih secara instan.
Segenap sukses finansial yang heroik butuh kesediaan menjalani proses yang panjang dan melelahkan.
-
- You must be logged in to reply to this topic.
Login terlebih dahulu , untuk memberikan komentar.
Thread terkait
-
5 Alasan Kunci Kenapa 1 Juta Lulusan Sarjana Jadi Pengangguran dan SolusinyaSetiap tahun, Indonesia meluluskan lebih dari satu juta sarjana dari berbagai perguruan tinggi. Namun, kenyataannya sebagian besar dari mereka tidak langsung memperoleh…15 Apr 2026 • GeneralAllTerkait:menjadi
-
13 Cara untuk Menjadi Konsultan Manajemen yang SuksesJika kamu ingin menjadi seorang konsultan manajemen yang sukses, ada beberapa langkah penting yang perlu kamu ambil. Di bawah ini, kamu akan…24 Jan 2026 • GeneralAllTerkait:menjadi secara
-
13 Fondasi Finansial ModernMenghasilkan uang itu relatif mudah. Mempertahankannya? Justru itu bagian tersulit. Kamu bisa: Dapat kenaikan gaji Menambah klien baru Meningkatkan penghasilan Membangun side…14 Apr 2026 • GeneralAllTerkait:kaya secara kekuatan
-
10 PENYAKIT MENTAL MANUSIASiapa kah yang punya salah satu penyakit mental ini, hayoo ngakuu.. berikut ini penjelasannya, check it out.. 1. MENYALAHKAN ORANG LAIN Itu…22 Dec 2025 • GeneralAllTerkait:kaya secara pelan-pelan
-
Refleksi 12 Bulan: Apa Saja yang Ternyata Sudah Kita Lewati Tanpa Kita Sadari?Kadang yang paling menenangkan dari akhir tahun bukanlah pesta, bukan pula resolusi baru. Tapi momen ketika kita berhenti sejenak, menoleh ke belakang,…4 Dec 2025 • GeneralAllTerkait:pelan-pelan kekuatan
-
10 Kebohongan yg Sering Kita Percaya dan Fakta yg Bisa Bikin Hidupmu Lebih BaikKita sering dengar banyak omongan yang kedengarannya benar, tapi diam-diam omongan itu malah bikin kita stuck dan nggak maju-maju. Padahal, masalahnya bukan…29 Sep 2025 • GeneralAllTerkait:kaya secara
-
10 Cara Praktis Menghentikan Overthinking Sebelum Bikin Capek MentalLelah mental itu bukan karena kerja terlalu keras. Tapi karena terlalu banyak mikir. Pikiran kita terus jalan 24 jam sehari: Takut gagal,…27 Aug 2025 • GeneralAllTerkait:kaya
-
Sukses Tanpa Stres: 12 Cara Merawat Diri Tanpa Mengorbankan KarierBanyak orang berpikir bahwa untuk meraih kesuksesan, kita harus mengorbankan waktu istirahat, keluarga, dan bahkan kesehatan. Tapi sebenarnya, kesejahteraan dan kesuksesan bisa…12 Aug 2025 • GeneralAllTerkait:menjadi
-
12 Kebiasaan Kecil yang Bisa Mengubah HidupmuSukses datang dari tindakan kecil yang dilakukan secara konsisten. Motivasi itu naik-turun, tapi kebiasaan kecil yang dilakukan setiap hari bisa membawa perubahan…3 Aug 2025 • GeneralAllTerkait:secara
-
“Gak Semua Bos Itu Leader! Ini 1 Sifat yang Bikin Kamu Layak Jadi Panutan”Dalam dunia bisnis yang terus berubah cepat, satu hal tetap konstan: manusia hanya akan bergerak sepenuh hati jika mereka merasa dipimpin, bukan…14 Jul 2025 • GeneralAllTerkait:menjadi melalui
-
10 Tanda Kamu Memimpin dengan EmpatiTimmu tidak akan bersuara jika mereka tidak merasa aman. Empati adalah titik awal dari kepercayaan. Dan ini tanda-tanda bahwa kamu memimpin dengan…14 Jul 2025 • GeneralAllTerkait:secara
-
12 Kebiasaan Lama yang Perlu Kamu Tinggalkan di Era SekarangBanyak dari kita masih menjalankan kebiasaan-kebiasaan yang dulu dianggap efektif, tapi kini justru bisa menghambat kemajuan, kesehatan mental, dan produktivitas. Berikut adalah…18 Jun 2025 • GeneralAllTerkait:secara