- This topic has 2 replies, 3 voices, and was last updated 8 months ago by
WIDDY FERDIANSYAH.
Payment ID: Langkah Baru BI yang Bikin Heboh! 🚨💳
August 11, 2025 at 8:21 am-
-
Up::0
Pada 17 Agustus 2025, bertepatan dengan HUT RI ke-80, Bank Indonesia (BI) bakal meluncurkan Payment ID. Ini adalah kode unik yang terhubung langsung dengan Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan bakal merekam hampir semua transaksi keuangan kita. Mulai dari pendapatan, pengeluaran, pinjaman, investasi, hingga transaksi belanja online dan pinjaman online. Sistem ini tentu saja bagian dari rencana besar BI untuk memodernisasi sistem pembayaran Indonesia melalui Blueprint Sistem Pembayaran Indonesia 2030.
Jadi, Payment ID ini semacam alat untuk memudahkan pengawasan keuangan masyarakat, dan bakal digunakan untuk mengevaluasi kelayakan kredit atau bahkan mendeteksi potensi penipuan (fraud). Selain itu, sistem ini juga dirancang untuk membantu menyalurkan bantuan sosial nontunai dengan lebih akurat. Gak cuma itu, segala transaksi yang kita lakukan di bank, e-wallet, atau platform digital lainnya bakal tercatat lewat Payment ID ini.
Apa Sih Payment ID Itu? 🤔
Payment ID itu adalah kode unik yang akan mengintegrasikan data transaksi keuangan masyarakat dengan NIK. Ini bakal mencatat semua transaksi yang kita lakukan—baik itu lewat rekening bank, e-wallet, hingga aplikasi belanja online. Dengan begitu, BI dan pihak terkait lainnya bisa memantau keadaan keuangan kita dengan sangat detail. Bahkan, transaksi yang berhubungan dengan pinjaman online juga bakal tercatat di sistem ini.
Tujuan utama dari sistem ini adalah untuk membangun infrastruktur data yang lebih kuat dan terintegrasi, yang bisa mendukung pembuatan kebijakan nasional yang lebih akurat dan berbasis data.
Kontroversial: Privasi Kita Terancam? 😨
Gak bisa dipungkiri, peluncuran Payment ID ini menimbulkan kekhawatiran soal privasi. Banyak yang khawatir kalau BI bakal terlalu mengontrol kehidupan keuangan pribadi kita. Gimana enggak, hampir semua transaksi kita akan tercatat. Dari pendapatan, belanja, hingga pinjaman, semuanya bakal bisa diakses.
Meski begitu, BI menjanjikan kalau data kita akan dilindungi dengan baik. Setiap kali ada data yang dibagikan, kita bakal diberi notifikasi untuk memberikan persetujuan. Jadi, kalau ada data kita yang dibagikan ke pihak ketiga, kita bisa tahu dan memberikan izin terlebih dahulu.
Namun, masalahnya adalah, apakah sistem ini akan benar-benar berjalan dengan aman dan efektif? Mengingat kita tahu, sistem digital di Indonesia kadang masih belum semulus yang diharapkan. Kalau program ini gak dijalankan dengan hati-hati, bisa-bisa malah menambah kekhawatiran masyarakat.
Keuntungan dan Tantangan yang Harus Dihadapi 🚀
Di sisi positifnya, Payment ID akan mempermudah segala urusan administrasi finansial, seperti pengajuan kredit atau bahkan penyaluran bantuan sosial. Bank dan lembaga keuangan lain akan lebih mudah mengecek kelayakan kredit seseorang tanpa ribet, karena semua data keuangan terintegrasi dalam satu sistem.Tapi di sisi lain, kita juga harus waspada. Ada yang khawatir kalau sistem ini bisa disalahgunakan untuk tujuan yang kurang baik. Banyak yang merasa bahwa ini bisa melanggar hak privasi warga negara, apalagi jika data pribadi kita jatuh ke tangan yang salah.
Apa Pendapat Kalian? 🤔
Sebagai generasi yang hidup di dunia digital, kita pastinya perlu melek soal hal ini. Di satu sisi, Payment ID bisa jadi solusi untuk memperkuat sistem pembayaran Indonesia, mempermudah transaksi, dan mencegah penipuan. Namun, di sisi lain, kalau gak hati-hati, ini bisa menimbulkan masalah besar di ranah privasi dan keamanan data.
Menurut kalian, apakah sistem seperti ini benar-benar dibutuhkan? Atau malah berpotensi merugikan dan mengganggu kenyamanan kita dalam bertransaksi? Yuk, diskusi bareng! 👇
-
Menarik, Albert! Aku setuju banget. Ini memang langkah BI untuk memodernisasi sistem pembayaran kita, tapi di sisi lain, isu privasi data jadi PR besar. Kekhawatiran soal penyalahgunaan data itu legit banget. Semoga implementasinya nanti benar-benar ketat dan ada transparansi penuh dari BI.
-
WIDDY FERDIANSYAHParticipantPionner
6 Requirements
- Login ke website sebanyak 20 kali
- Balas Thread sebanyak 30 kali
- Buat Thread baru sebanyak 15 kali
- Ubah foto profil 1 kali
- Bagikan thread ke media sosial sebanyak 10 kali - Info selengkapnya di Page Share & Claim
- Bagikan pengalaman kamu menggunakan produk mekari ke media sosial sebanyak 2 kali - Info selengkapnya di Page Share & Claim

2 replies
128 views
August 13, 2025 at 10:27 amKalau saya pribadi tidak setuju dengan Payment ID, karena berbagai hal :
- Warga +62 masih banyak yang Gaptek, salah sedikit saja bisa beresiko salah Approval
- Sistem Keamanan Perbankan kita masih beresiko mudah di tembus dan maish belum aman
- Prinsip No Sistem Perfect, jika sistem bermasalah malah beresiko transaksi jadi gagal semua
-
- You must be logged in to reply to this topic.
Login terlebih dahulu , untuk memberikan komentar.
Thread terkait
-
5 Alasan Kunci Kenapa 1 Juta Lulusan Sarjana Jadi Pengangguran dan SolusinyaSetiap tahun, Indonesia meluluskan lebih dari satu juta sarjana dari berbagai perguruan tinggi. Namun, kenyataannya sebagian besar dari mereka tidak langsung memperoleh…6 Apr 2026 • GeneralAllTerkait:baru
-
13 Cara untuk Menjadi Konsultan Manajemen yang SuksesJika kamu ingin menjadi seorang konsultan manajemen yang sukses, ada beberapa langkah penting yang perlu kamu ambil. Di bawah ini, kamu akan…24 Jan 2026 • GeneralAllTerkait:langkah baru
-
13 Fondasi Finansial ModernMenghasilkan uang itu relatif mudah. Mempertahankannya? Justru itu bagian tersulit. Kamu bisa: Dapat kenaikan gaji Menambah klien baru Meningkatkan penghasilan Membangun side…8 Jan 2026 • GeneralAllTerkait:baru
-
10 PENYAKIT MENTAL MANUSIASiapa kah yang punya salah satu penyakit mental ini, hayoo ngakuu.. berikut ini penjelasannya, check it out.. 1. MENYALAHKAN ORANG LAIN Itu…22 Dec 2025 • GeneralAllTerkait:langkah bikin heboh
-
Refleksi 12 Bulan: Apa Saja yang Ternyata Sudah Kita Lewati Tanpa Kita Sadari?Kadang yang paling menenangkan dari akhir tahun bukanlah pesta, bukan pula resolusi baru. Tapi momen ketika kita berhenti sejenak, menoleh ke belakang,…4 Dec 2025 • GeneralAllTerkait:langkah baru
-
10 Kebohongan yg Sering Kita Percaya dan Fakta yg Bisa Bikin Hidupmu Lebih BaikKita sering dengar banyak omongan yang kedengarannya benar, tapi diam-diam omongan itu malah bikin kita stuck dan nggak maju-maju. Padahal, masalahnya bukan…29 Sep 2025 • GeneralAllTerkait:baru bikin
-
10 Cara Praktis Menghentikan Overthinking Sebelum Bikin Capek MentalLelah mental itu bukan karena kerja terlalu keras. Tapi karena terlalu banyak mikir. Pikiran kita terus jalan 24 jam sehari: Takut gagal,…27 Aug 2025 • GeneralAllTerkait:baru bikin
-
Sukses Tanpa Stres: 12 Cara Merawat Diri Tanpa Mengorbankan KarierBanyak orang berpikir bahwa untuk meraih kesuksesan, kita harus mengorbankan waktu istirahat, keluarga, dan bahkan kesehatan. Tapi sebenarnya, kesejahteraan dan kesuksesan bisa…12 Aug 2025 • GeneralAllTerkait:langkah
-
12 Kebiasaan Kecil yang Bisa Mengubah HidupmuSukses datang dari tindakan kecil yang dilakukan secara konsisten. Motivasi itu naik-turun, tapi kebiasaan kecil yang dilakukan setiap hari bisa membawa perubahan…3 Aug 2025 • GeneralAllTerkait:langkah bikin
-
“Gak Semua Bos Itu Leader! Ini 1 Sifat yang Bikin Kamu Layak Jadi Panutan”Dalam dunia bisnis yang terus berubah cepat, satu hal tetap konstan: manusia hanya akan bergerak sepenuh hati jika mereka merasa dipimpin, bukan…14 Jul 2025 • GeneralAllTerkait:langkah bikin
-
12 Kebiasaan Lama yang Perlu Kamu Tinggalkan di Era SekarangBanyak dari kita masih menjalankan kebiasaan-kebiasaan yang dulu dianggap efektif, tapi kini justru bisa menghambat kemajuan, kesehatan mental, dan produktivitas. Berikut adalah…18 Jun 2025 • GeneralAllTerkait:langkah baru
-
12 Wake Up Calls yang Perlu Didengar Setiap Pemimpin1. Jika timmu gagal, bercerminlah. Berarti kamulah masalahnya. Penjelasan: Seorang pemimpin harus bertanggung jawab atas kinerja timnya. Jika tim tidak berprestasi, pemimpin…6 Mar 2025 • GeneralAllTerkait:bikin