Apakah anda mencari sesuatu?

Samsung, Only the Paranoid will Survive

December 31, 2025 at 8:45 am
Unpinned
    • KASPAR PURBA
      Participant
      GamiPress Thumbnail
      Image 10 replies
      View Icon 30 views
        Up
        0
        ::

        Tak banyak yang menyangka kalau Samsung yang dulu dikenal hanya sebagai tukang bikin kulkas, kini menjadi jawara dalam panggung peperangan smartphone global yang begitu keras. Setelah meninggalkan Nokia dan Blackberrry dalam debu kekalahan yang terasa begitu pahit, Samsung kini juga terus membayangi Apple yang selalu dikenang sebagai sang legenda inovasi. Samsung Galaxy Series dan Samsung Note Series mungkin terus akan menari dan berdansa. Dalam pekik kemenangan itu, kita mungkin layak membuka tirai yaitu rahasia bisnis apa yang membuat mereka begitu digdaya? Dalam laporan utamanya yang ekstensif, majalah Bloomberg BusinessWeek mencoba mengulik rahasia dibalik melentingnya Samsung menjadi perusahaan elektronik no 1 di dunia (dari sisi sales revenue). Ada setidaknya 3 faktor kunci yang dibentangkan di dalamnya.

         

        Faktor 1: Kuasai Dulu Jeroannya, Lalu Serang.

        Premis ini maknanya begini: sebelum memproduksi produk akhir (end 13 products), Samsung selalu memulai dengan cara membikin komponen kunci yang membentuk produk akhir itu. Begitulah, setelah mampu membuat komponen kunci itu, Samsung memilih “sekedar” menjadi pemasok komponen itu buat pabrikan lain (untuk digunakan membikin produk akhir). Contoh: bertahun-tahun Samsung membuat LCD panels untuk produsen televisi (sambil memasok, mereka “membongkar” bagimana proses produksi televisi dilakukan). Setelah paham semuanya — jegeeeer — mereka lalu membuat sendiri TV LCD dengan masif (dan lalu menyalip produsen yang dulu dipasoknya). Kini, Samsung adalah produsen TV LCD dan TV LED nomor 1 di dunia. Skema seperti di atas dilakukan juga untuk smartphone. Bertahun tahun Samsung “hanya” memasok flash memory dan RAM chips ke produsen lain seperti Apple dan Nokia. Setelah paham rumusnya — abrakadabra — mereka membikin sendiri produk smartphone (dan menyalip lagi produsen yang dulu dipasoknya).

         

        Faktor 2: Speed in Product Development.

        Tak ada produsen lain yang sebegitu cepat meluncurkan beragam produk baru dalam waktu yang teramat pendek. Samsung melakukannya berulang kali. Salah satu sebab kenapa mereka bisa seperti itu adalah karena mereka juga membuat sendiri banyak komponen inti smartphone (sebab ingat, mereka dulu memulainya dengan berperan sebagai pemasok komponennya). Menguasai supply chain dari awal hingga akhir adalah kunci kecepatan me-launch produk baru (sesuatu yang jarang dimiliki oleh rival– lantaran mereka banyak tergantung pada supplier lain, bahkan termasuk pasokan komponen inti dari Samsung juga).

         

        Faktor 3: Lee Kun Hee Magic.

        Tak pelak, kecepatan pengambilan keputusan dan product development juga tak lepas dari faktor Lee Kun Hee, CEO legendaris yang begitu powerful menjalankan Samsung. Lee adalah “Steve Jobs of Korea” seorang figur visioner, brilliant risk taker, dan tidak suka ba.. bi.. bu.. dalam mengambil keputusan. Bapak Lee jugalah yang selalu meng-instal sense of crisis dalam tubuh Samsung agar terus bergerak inovatif. Kini Samsung boleh bangga menjadi smartphone producer top dunia. Namun di sekujur pabriknya di Gumi, Korea sana, terpampang poster-poster besar dengan bunyi seperti ini : We are in Danger. We are in Perpetual Crisis. Dalam perang inovasi yang brutal, berbangga diri adalah kemewahan yang mematikan. Kelengahan sekejap bisa berakibat terpeleset dalam bibir kehancuran. Lee mungkin amat sadar dengan itu. Dalam meeting-meeting dengan jajaran manajemen-nya, ia selalu menggelolarakan “never ending sense of crisis” itu agar fighting spirit untuk berinovasi selalu bisa dikibarkan. Lee juga tak lupa mengutip petuah bijak dari Andy Groove, pendiri raksasa Intel. Petuah yang selalu terngiang di telinganya yaitu Only Paranoid Will Survive. Hanya dengan itu, mungkin Samsung bisa terus bertahan. Dan bukan menjadi korban berikutnya dari innovation war yang tak kenal ampun.

         

        Note: Paranoid adalah kondisi psikologis yang ditandai rasa curiga, tidak percaya dan merasa terancam secara berlebihan terhadap orang lain tanpa dasar yang jelas, merasa orang lain punya niat jahat atau ingin memanfaatkan, enggan terbuka, serta sensitif terhadap kritik, seringkali berakar dari trauma masa lalu dan dapat mengganggu interaksi sosial.

      • Albert Yosua Matatula
        Participant
        GamiPress Thumbnail
        Image 10 replies
        View Icon 30 views

          Terima kasih Kak Kaspar atas tulisannya yang sangat inspiratif. Saya berharap diskusi ini bisa membuka sudut pandang baru bagi kita semua tentang bagaimana bertahan dan unggul dalam perang inovasi yang semakin brutal.

        • Albert Yosua Matatula
          Participant
          GamiPress Thumbnail
          Image 10 replies
          View Icon 30 views

            Secara keseluruhan, tulisan ini membuat saya berpikir bahwa keunggulan kompetitif tidak hanya berasal dari teknologi, tetapi juga dari strategi, budaya organisasi, dan kepemimpinan yang kuat. Menurut Kak Kaspar, dari ketiga faktor tersebut, mana yang paling sulit ditiru oleh perusahaan lain, khususnya startup atau perusahaan dari negara berkembang?

          • Albert Yosua Matatula
            Participant
            GamiPress Thumbnail
            Image 10 replies
            View Icon 30 views

              Namun saya juga penasaran, apakah budaya “perpetual crisis” ini tidak berpotensi menimbulkan tekanan berlebihan bagi karyawan? Apakah ada batas ideal antara kewaspadaan strategis dan kondisi kerja yang sehat?

            • Albert Yosua Matatula
              Participant
              GamiPress Thumbnail
              Image 10 replies
              View Icon 30 views

                Faktor ketiga mengenai kepemimpinan Lee Kun Hee menurut saya adalah inti dari seluruh cerita sukses ini. “Sense of crisis” yang terus ditanamkan menjadi bahan bakar budaya inovasi Samsung. Filosofi Only the Paranoid Will Survive terasa sangat relevan dalam dunia bisnis yang berubah sangat cepat.

              • Albert Yosua Matatula
                Participant
                GamiPress Thumbnail
                Image 10 replies
                View Icon 30 views

                  Pertanyaan saya, Kak, apakah kecepatan inovasi yang sangat tinggi ini tidak berisiko menurunkan kualitas produk atau membingungkan konsumen dengan terlalu banyak pilihan? Bagaimana Samsung menjaga keseimbangan antara speed dan kualitas dalam jangka panjang?

                • Albert Yosua Matatula
                  Participant
                  GamiPress Thumbnail
                  Image 10 replies
                  View Icon 30 views

                    Faktor kedua tentang kecepatan pengembangan produk juga sangat relevan dengan kondisi industri teknologi saat ini. Samsung mampu meluncurkan banyak varian produk dalam waktu singkat karena kontrol supply chain yang hampir menyeluruh. Hal ini tampaknya menjadi keunggulan yang sulit ditiru oleh kompetitor yang sangat bergantung pada pihak ketiga.

                  • Albert Yosua Matatula
                    Participant
                    GamiPress Thumbnail
                    Image 10 replies
                    View Icon 30 views

                      Namun, di sisi lain, saya bertanya-tanya apakah strategi seperti ini masih relevan dan etis jika diterapkan oleh perusahaan masa kini. Apakah tidak berisiko menimbulkan konflik kepercayaan dengan klien yang sebelumnya adalah mitra bisnis, terutama di era keterbukaan dan kolaborasi seperti sekarang?

                    • Albert Yosua Matatula
                      Participant
                      GamiPress Thumbnail
                      Image 10 replies
                      View Icon 30 views

                        Faktor pertama mengenai penguasaan “jeroan” atau komponen inti menurut saya sangat menarik. Strategi ini menunjukkan kecerdikan Samsung dalam belajar dari pasar secara langsung tanpa harus langsung berhadapan sebagai kompetitor. Dengan menjadi supplier terlebih dahulu, Samsung memperoleh pengetahuan, pengalaman, sekaligus posisi tawar yang kuat sebelum akhirnya menyerang pasar produk akhir.

                      • Albert Yosua Matatula
                        Participant
                        GamiPress Thumbnail
                        Image 10 replies
                        View Icon 30 views

                          Menurut saya, tulisan Kak Kaspar tentang perjalanan Samsung sangat membuka wawasan, terutama dalam melihat bahwa kesuksesan sebuah perusahaan besar tidak pernah terjadi secara instan. Transformasi Samsung dari produsen elektronik rumah tangga menjadi raksasa teknologi global menunjukkan bahwa visi jangka panjang dan keberanian mengambil risiko adalah faktor yang sangat menentukan dalam dunia bisnis yang kompetitif.

                        • Lia
                          Participant
                          GamiPress Thumbnail
                          Image 10 replies
                          View Icon 30 views

                            Rahasia Samsung bukan cuma soal produk canggih atau strategi marketing. Tiga hal kuncinya: kuasai jeroannya dulu (komponen inti sebelum produk akhir), kecepatan luar biasa dalam pengembangan produk, dan tentu saja leadership visioner ala Lee Kun Hee. Ditambah mindset ‘never ending sense of crisis’, ingat pepatah Andy Grove: Only Paranoid Will Survive. 💡

                            Pelajaran penting: dalam perang inovasi global, besar saja tidak cukup; yang bertahan adalah yang menguasai rantai nilai, bergerak cepat, dan tak pernah lengah. Samsung membuktikan itu, dan kita bisa belajar dari cara mereka menghadapi tantangan tanpa berpuas diri.

                        Viewing 10 reply threads
                        • You must be logged in to reply to this topic.
                        Image

                        Bergabung & berbagi bersama kami

                        Terhubung dan dapatkan berbagai insight dari pengusaha serta pekerja mandiri untuk perluas jaringan bisnis Anda!