- This topic has 0 replies, 1 voice, and was last updated 1 year, 4 months ago by
Rizki Ardi.
Kita Diajarkan Menyalahkan Pihak Lain Sejak Dini
September 30, 2024 at 4:09 pm-
-
Up::0

Tulisan ini terinspirasi dari kejadian sehari-hari yang sederhana. Yaitu ketika anak saya yang baru bisa merangkak terpeleset karena lantainya licin. Lalu apa respon ibunya? Setelah menggendong dan mencoba menenangkan si kecil ia berkata. ‘Emang nakal ini ya lantainya, ade sampe jatuh, nih pukul nih lantainya’.
Kalau saya yang jadi lantainya saya mungkin cuma bisa bengong sambil membatin ‘Salah gw apa?’. Padahal dalam situasi itu ya ga ada yang salah. Anak saya ga salah karena emang dia masih bayi dan belum bisa mikir. Istri saya juga ga salah karena ga tau kalau lantainya licin. Apalagi saya, yang daritadi cuma duduk di pojokan kamar.
Dalam hati saya membatin. Ooh jadi begini awal mula anak diajarkan untuk menyalahkan pihak lain. Ternyata dari sejak umur satu tahun kita sudah diajarkan untuk menyalahkan pihak lain, entah itu makhluk hidup atau benda mati. Karenanya saya tergerak untuk menulis artikel ini.
Nyalahin orang lain itu bukan cuma soal cari siapa yang salah, tapi lebih ke menghindar dari tanggung jawab. Cara gampang banget buat ngeles dari kesalahan sendiri, atau bahkan males mikir panjang soal situasi yang kita ga ngerti. Dengan gampang nyalahin orang lain, kita kayaknya bebas dari beban buat belajar dan berkembang. Padahal, kita kehilangan kesempatan emas buat menganalisa apa yang terjadi, peran kita sendiri, dan gimana caranya mencegah hal serupa terjadi lagi.
Parahnya lagi, kebiasaan nyalahin orang lain bisa bikin mental down. Walau awalnya lega, lama-lama malah bikin kita terjebak. Kita terus-terusan cari orang lain buat disalahkan, males banget ngaca dan jujur sama kekurangan sendiri. Kesempatan buat berkembang dan jadi versi terbaik dari diri sendiri jadi hilang sia-sia. Ketergantungan buat nyalahin orang lain itu ngehambat banget proses belajar dan pertumbuhan pribadi, padahal itu penting banget buat hidup yang berkualitas.
Intinya, nyalahin orang lain itu jalan buntu. Gak menyelesaikan masalah, gak memperbaiki hubungan, dan gak bikin kita maju. Solusinya bukan cari kambing hitam, tapi berani tanggung jawab, introspeksi diri, dan cari solusi yang konstruktif. Coba deh lepas dari kebiasaan nyalahin orang lain, hidup kita bakal jauh lebih tenang dan berkembang!
Bisa jadi satu kejadian yang ga menguntungkan, yang ga diharapkan terjadi karena memang seharusnya terjadi dan bukan salah siapa-siapa. Kayak kondisi demorkasi kita saat ini… eh cari contoh yg lain aja deh. Atau kayak Pandemi Covid-19 kemarin, mau nyalahin siapa? Negara China? Orang yang makan kelelawar? Buktinya kita bisa keluar dari pandemi bukan karena menyalahkan kan? Kita keluar dari pandemi karena saling berkolaborasi, bantu-membantu, dan fokus pada solusi.
Memang menyalahkan orang lain adalah mekanisme pertahanan psikologis yang memberikan rasa keteraturan serta mengurangi ketidakpastian. Meskipun mekanisme ini dapat memberikan kenyamanan sesaat, penting untuk mengembangkan kesadaran diri dan kemampuan untuk mengambil tanggung jawab atas bagian kita dalam suatu peristiwa, serta berusaha untuk memahami situasi dengan lebih objektif.
-
- You must be logged in to reply to this topic.
Login terlebih dahulu , untuk memberikan komentar.
Thread terkait
-
5 Alasan Kunci Kenapa 1 Juta Lulusan Sarjana Jadi Pengangguran dan SolusinyaSetiap tahun, Indonesia meluluskan lebih dari satu juta sarjana dari berbagai perguruan tinggi. Namun, kenyataannya sebagian besar dari mereka tidak langsung memperoleh…10 Feb 2026 • GeneralAllTerkait:diajarkan pihak lain sejak dini
-
13 Cara untuk Menjadi Konsultan Manajemen yang SuksesJika kamu ingin menjadi seorang konsultan manajemen yang sukses, ada beberapa langkah penting yang perlu kamu ambil. Di bawah ini, kamu akan…24 Jan 2026 • GeneralAllTerkait:lain
-
13 Fondasi Finansial ModernMenghasilkan uang itu relatif mudah. Mempertahankannya? Justru itu bagian tersulit. Kamu bisa: Dapat kenaikan gaji Menambah klien baru Meningkatkan penghasilan Membangun side…8 Jan 2026 • GeneralAllTerkait:diajarkan sejak
-
10 PENYAKIT MENTAL MANUSIASiapa kah yang punya salah satu penyakit mental ini, hayoo ngakuu.. berikut ini penjelasannya, check it out.. 1. MENYALAHKAN ORANG LAIN Itu…22 Dec 2025 • GeneralAllTerkait:menyalahkan lain
-
Refleksi 12 Bulan: Apa Saja yang Ternyata Sudah Kita Lewati Tanpa Kita Sadari?Kadang yang paling menenangkan dari akhir tahun bukanlah pesta, bukan pula resolusi baru. Tapi momen ketika kita berhenti sejenak, menoleh ke belakang,…4 Dec 2025 • GeneralAllTerkait:menyalahkan lain
-
10 Kebohongan yg Sering Kita Percaya dan Fakta yg Bisa Bikin Hidupmu Lebih BaikKita sering dengar banyak omongan yang kedengarannya benar, tapi diam-diam omongan itu malah bikin kita stuck dan nggak maju-maju. Padahal, masalahnya bukan…29 Sep 2025 • GeneralAllTerkait:lain
-
12 Kebiasaan Lama yang Perlu Kamu Tinggalkan di Era SekarangBanyak dari kita masih menjalankan kebiasaan-kebiasaan yang dulu dianggap efektif, tapi kini justru bisa menghambat kemajuan, kesehatan mental, dan produktivitas. Berikut adalah…18 Jun 2025 • GeneralAllTerkait:lain
-
12 Wake Up Calls yang Perlu Didengar Setiap Pemimpin1. Jika timmu gagal, bercerminlah. Berarti kamulah masalahnya. Penjelasan: Seorang pemimpin harus bertanggung jawab atas kinerja timnya. Jika tim tidak berprestasi, pemimpin…6 Mar 2025 • GeneralAllTerkait:lain
-
12 Ciri Sukses: Apakah Kamu Memilikinya12 Tanda Kamu adalah Seorang yang sukses. Berikut adalah sifat-sifat yang membedakan kamu dari yang lain: 1. Kamu Mengambil Tanggung Jawab Kamu…17 Feb 2025 • GeneralAllTerkait:lain
-
SELF LOVE ATAU SELFISH?Ketika Mencintai Diri Sendiri Disalahpahami Sebagai KeegoisanKita hidup di zaman yang sering meneriakkan satu kalimat populer: “Love yourself!” Di media sosial, seminar…20 Feb 2026 • GeneralAllTerkait:lain
-
RAMADHAN: Bulan yang Mengubah Biasa Menjadi Luar BiasaRamadhan bukan sekadar bulan dalam kalender Hijriyah. Ia adalah momen yang selalu dinanti, dirindukan, bahkan ditangisi ketika pergi. Ada sesuatu yang berbeda.…19 Feb 2026 • GeneralAllTerkait:lain dini
-
“Pintar Tapi Meremehkan: Ketika Kecerdasan Kehilangan Kebijaksanaan”Ada satu tipe orang yang sering kita temui dalam kehidupan sehari-hari: cerdas, cepat memahami sesuatu, analitis, bahkan berprestasi. Namun, di balik kecemerlangannya,…18 Feb 2026 • GeneralAllTerkait:lain sejak