- This topic has 8 replies, 2 voices, and was last updated 7 minutes ago by
Finance Accounting and Tax Manager.
Mengapa Sebagian Orang Sulit Mengakui Kesalahan?
October 22, 2026 at 3:15 pm-
-
Up::0
Integritas di Kantor: Mengapa Sebagian Orang Sulit Mengakui Kesalahan?
Kesalahan adalah bagian tak terpisahkan dari dinamika profesional. Tidak ada individu atau tim yang luput dari kekeliruan. Namun, masalah yang sebenarnya sering kali bukan pada kesalahan itu sendiri, melainkan bagaimana cara seseorang meresponsnya.
Pernahkah Anda berhadapan dengan rekan kerja yang seharusnya mengatakan “Maaf, ini kelalaian saya,” justru berputar arah menjadi pihak yang paling terdzolimi? Mereka menyalahkan sistem, menuduh rekan lain atau menciptakan narasi bahwa diri mereka sedang disudutkan.
Fenomena ini kerap dibungkus dengan perilaku playing victim, lempar batu sembunyi tangan, hingga mencari kambing hitam.
Mengapa begitu sulit bagi sebagian orang untuk sekadar meminta maaf dan bertanggung jawab di lingkungan kerja? Mari kita bedah dari sudut pandang psikologi kerja dan dinamika organisasi.
1) Mekanisme Pertahanan Ego (Ego Defense Mechanism)
Bagi sebagian orang, mengakui kesalahan tidak sekadar mengakui kekeliruan teknis, tetapi diterjemahkan sebagai ancaman terhadap harga diri.
– Ketakutan akan penilaian negatif, yaitu mereka takut dianggap tidak kompeten, bodoh atau kehilangan muka di hadapan atasan dan rekan kerja.
– Trauma kompetisi, yaitu lingkungan kerja yang terlalu kompetitif sering kali memicu respons defensif ekstrem, di mana kesalahan dianggap sebagai kelemahan fatal yang akan dimanfaatkan oleh orang lain untuk menjatuhkan mereka.
2) Wajah Perilaku Playing Victim dan Kambing Hitam di Kantor
Ketika rasa bersalah mendera namun ego menolak tunduk, otak manusia sering kali mencari jalan pintas untuk melindungi citra diri. Bentuk manifestasinya di tempat kerja biasanya meliputi:
– Membalikkan situasi, yaitu mengubah fokus dari masalah utama ke “sikap” atau “nada bicara” orang yang menegur. Contoh: “Kamu kan bisa menegur dengan cara yang lebih baik, tidak perlu membuat saya merasa dihakimi di depan umum.“
– Lempar batu sembunyi tangan, yaitu melakukan tindakan yang memicu masalah atau kelalaian, tetapi diam-diam mencari celah agar orang lain atau faktor eksternal yang disalahkan atas dampak yang terjadi.
– Mencari kambing hitam, yaitu menunjuk rekan satu tim atau departemen lain sebagai penyebab kegagalan, meskipun akar masalahnya ada pada diri sendiri.
3) Dampak Toxic bagi Produktivitas Tim
Budaya lari dari tanggung jawab ini bukan sekadar masalah personal, melainkan racun bagi ekosistem kerja. Jika dibiarkan, dampaknya sangat merugikan:
– Hilangnya kepercayaan (Trust Deficit), yaitu rekan kerja akan menjadi enggan berkolaborasi karena takut diseret menjadi kambing hitam di kemudian hari.
– Menghambat pembelajaran, yaitu organisasi yang dipenuhi ketakutan untuk mengaku salah tidak akan pernah melakukan evaluasi yang jujur. Masalah yang sama akan terus berulang karena akarnya ditutupi.
– Penurunan moral tim, yaitu individu yang bekerja dengan integritas tinggi akan merasa lelah dan frustrasi menghadapi rekan kerja yang manipulatif secara emosional.
4) Membangun Budaya Akuntabilitas yang Sehat
Untuk memutus rantai perilaku defensif ini, diperlukan pendekatan yang sistematis baik dari level individu maupun organisasi:
– Menciptakan psychological safety, yaitu pemimpin harus membangun lingkungan di mana kesalahan dilihat sebagai data atau ruang belajar, bukan sebagai ajang hukuman mati sosial. Ketika karyawan merasa aman secara psikologis, kebutuhan untuk berbohong atau playing victim akan menurun drastis.
– Memisahkan identitas diri dari kinerja, yaitu ajarkan bahwa membuat kesalahan dalam pekerjaan tidak membuat nilai seseorang sebagai profesional menjadi berkurang secara keseluruhan.
– Menegakkan konsekuensi yang jelas, yaitu di sisi lain, transparansi dan batasan yang tegas tetap diperlukan agar budaya tanggung jawab (accountability) dijunjung tinggi tanpa kompromi.
Kesimpulan:
Meminta maaf dan bertanggung jawab membutuhkan kedewasaan emosional yang tinggi. Di dunia profesional modern, keberanian untuk berkata “Saya salah, mari kita perbaiki bersama” justru merupakan tanda kepemimpinan sejati dan integritas yang matang.Kalau rekan-rekan Mekari Community sendiri, bagaimana pengalaman Anda sejauh ini dalam menghadapi dinamika kerja seperti ini, apakah ada strategi khusus yang pernah Anda terapkan untuk mengatasinya? Yuk, mari berdiskusi dan bagikan pengalaman teman-teman di kolom komentar ya!😊
-
Finance Accounting and Tax Manager
Pionner
5 Requirements
- Login ke website sebanyak 20 kali
- Balas Thread sebanyak 30 kali
- Buat Thread baru sebanyak 15 kali
- Ubah foto profil 1 kali
- Isi dan selesaikan 5 Quiz dengan minimal score 80 sebagai syarat kenaikan Rank
8 replies
20 views
October 23, 2026 at 5:45 pmUlasan yang sangat tajam, mendalam, dan kaya wawasan psikologi organisasi dari Bapak Joko Siyamto mengenai dinamika integritas, mekanisme pertahanan ego (ego defense mechanism), serta fenomena playing victim di lingkungan kerja memberikan ruang refleksi yang sangat berharga. Penegasan bahwa keberanian mengakui kekeliruan merupakan indikator utama kedewasaan emosional dan integritas sejati—serta pentingnya menciptakan ruang aman secara psikologis (psychological safety)—merupakan pilar utama tata kelola sumber daya manusia dan budaya organisasi yang sehat.
-
Finance Accounting and Tax Manager
Pionner
5 Requirements
- Login ke website sebanyak 20 kali
- Balas Thread sebanyak 30 kali
- Buat Thread baru sebanyak 15 kali
- Ubah foto profil 1 kali
- Isi dan selesaikan 5 Quiz dengan minimal score 80 sebagai syarat kenaikan Rank
8 replies
20 views
October 23, 2026 at 5:45 pmDari kacamata praktisi Finance, Accounting, and Tax (FAT), ketidakmampuan individu untuk mengakui kesalahan teknis atau kebiasaan melempar tanggung jawab membawa risiko finansial dan sengketa hukum yang sangat masif bagi korporasi. Sektor keuangan dan perpajakan merupakan bidang yang menuntut akurasi tingkat tinggi, keberadaan jejak audit (audit trail) yang jelas, serta transparansi penuh atas seluruh angka yang disajikan dalam laporan pembukuan.
-
Finance Accounting and Tax Manager
Pionner
5 Requirements
- Login ke website sebanyak 20 kali
- Balas Thread sebanyak 30 kali
- Buat Thread baru sebanyak 15 kali
- Ubah foto profil 1 kali
- Isi dan selesaikan 5 Quiz dengan minimal score 80 sebagai syarat kenaikan Rank
8 replies
20 views
October 23, 2026 at 5:45 pmDalam ranah pengelolaan pelaporan pajak dan akuntansi internal, tindakan menutupi kekeliruan pencatatan atau keterlambatan penyetoran pajak demi melindungi ego pribadi kerap berujung pada kerugian material yang membesar. Sebagai contoh, kelalaian dalam rekonsiliasi e-Faktur atau pemotongan PPh yang ditutupi bukannya diselesaikan secara terbuka dapat memicu penerbitan SP2DK, penetapan denda sanksi administrasi yang membengkak, hingga risiko koreksi fiskal yang merusak arus kas perusahaan saat pemeriksaan pajak berlangsung.
-
Finance Accounting and Tax Manager
Pionner
5 Requirements
- Login ke website sebanyak 20 kali
- Balas Thread sebanyak 30 kali
- Buat Thread baru sebanyak 15 kali
- Ubah foto profil 1 kali
- Isi dan selesaikan 5 Quiz dengan minimal score 80 sebagai syarat kenaikan Rank
8 replies
20 views
October 23, 2026 at 5:46 pmKehadiran budaya defensif dan pencarian kambing hitam di divisi keuangan juga sangat menghambat proses evaluasi serta perbaikan sistem pengendalian internal (internal control system). Ketika kesalahan dalam analisis jurnal akuntansi atau pemetaan Coretax dialihkan ke faktor luar atau diputarbalikkan narasi masalahnya, manajemen kehilangan kesempatan untuk melakukan pembersihan data (data cleansing) dan perbaikan prosedur operasional standar sebelum diaudit oleh BPK maupun auditor independen.
-
Finance Accounting and Tax Manager
Pionner
5 Requirements
- Login ke website sebanyak 20 kali
- Balas Thread sebanyak 30 kali
- Buat Thread baru sebanyak 15 kali
- Ubah foto profil 1 kali
- Isi dan selesaikan 5 Quiz dengan minimal score 80 sebagai syarat kenaikan Rank
8 replies
20 views
October 23, 2026 at 5:46 pmDi samping itu, transparansi dan keberanian untuk mengakui kekeliruan sangat krusial saat tim FAT berinteraksi dengan pemangku kepentingan eksternal, seperti Account Representative atau tim pemeriksa. Mengakui adanya keterlambatan administrasi atau kekhilafan penginputan data secara jujur—disertai pengajuan pembetulan SPT secara sukarela—jauh lebih dihormati dan memberikan posisi tawar yang lebih kuat dibandingkan bersikap defensif atau menyalahkan pihak lain tanpa bukti regulasi yang sah.
-
Finance Accounting and Tax Manager
Pionner
5 Requirements
- Login ke website sebanyak 20 kali
- Balas Thread sebanyak 30 kali
- Buat Thread baru sebanyak 15 kali
- Ubah foto profil 1 kali
- Isi dan selesaikan 5 Quiz dengan minimal score 80 sebagai syarat kenaikan Rank
8 replies
20 views
October 23, 2026 at 5:46 pmDalam ranah kepemimpinan dan tata kelola internal divisi FAT, pimpinan unit kerja memikul tanggung jawab besar untuk memisahkan antara kekhilafan profesional yang tidak disengaja dengan tindakan kecurangan (fraud) yang disengaja. Lingkungan kerja yang responsif akan memperlakukan kesalahan analisis sebagai data untuk perbaikan skema pelatihan, namun tetap menerapkan batasan akuntabilitas yang tegas agar tingkat kedisiplinan dan kepatuhan terhadap regulasi perpajakan tetap terjaga.
-
Finance Accounting and Tax Manager
Pionner
5 Requirements
- Login ke website sebanyak 20 kali
- Balas Thread sebanyak 30 kali
- Buat Thread baru sebanyak 15 kali
- Ubah foto profil 1 kali
- Isi dan selesaikan 5 Quiz dengan minimal score 80 sebagai syarat kenaikan Rank
8 replies
20 views
October 23, 2026 at 5:46 pmPenguatan budaya akuntabilitas dan kejujuran di lingkungan kerja juga berfungsi sebagai benteng perlindungan atas integritas penyusunan laporan keuangan konsolidasi. Praktisi yang memiliki kedewasaan mental tidak akan ragu untuk menyampaikan potensi risiko kewajiban pajak tangguhan atau potensi kerugian selisih kurs secara terbuka kepada manajemen puncak, sehingga strategi mitigasi finansial dapat dieksekusi secara tepat waktu.
-
Finance Accounting and Tax Manager
Pionner
5 Requirements
- Login ke website sebanyak 20 kali
- Balas Thread sebanyak 30 kali
- Buat Thread baru sebanyak 15 kali
- Ubah foto profil 1 kali
- Isi dan selesaikan 5 Quiz dengan minimal score 80 sebagai syarat kenaikan Rank
8 replies
20 views
October 23, 2026 at 5:46 pmTerima kasih banyak atas bagikan ulasan yang sangat inspiratif, sarat edukasi moral, dan membuka wawasan ini di forum FinTax Community. Pembahasan ini menjadi pengingat yang sangat berharga bagi para profesional keuangan, praktisi pajak, dan pimpinan industri untuk senantiasa mengedepankan integritas, kejujuran, serta kepemimpinan yang bertanggung jawab demi terciptanya ekosistem kerja yang produktif, transparan, dan tepercaya.
-
- You must be logged in to reply to this topic.
Login terlebih dahulu , untuk memberikan komentar.
Thread terkait
-
Satu Bumi, Satu Tanggung Jawab: Belajar dari Gerakan LingkunganPernahkah kita berpikir, bagaimana jika suatu hari nanti udara yang kita hirup tidak lagi bersih, air yang kita minum tercemar, dan hutan…22 Oct 2026 • GeneralTerkait:sebagian orang sebagian mengapa orang kerja lain
-
Kenapa Kita Sering Menunda Pekerjaan, Padahal Tahu Deadline Sudah Dekat?Pernah punya pekerjaan yang sebenarnya bisa diselesaikan dari kemarin, tetapi malah baru dikerjakan ketika deadline tinggal beberapa jam lagi? Padahal, sejak awal…23 Oct 2026 • GeneralTerkait:sebagian orang komunitas kesalahan sebagian orang sulit
-
12 Wake Up Calls yang Perlu Didengar Setiap Pemimpin1. Jika timmu gagal, bercerminlah. Berarti kamulah masalahnya. Penjelasan: Seorang pemimpin harus bertanggung jawab atas kinerja timnya. Jika tim tidak berprestasi, pemimpin…28 Aug 2026 • GeneralAllTerkait:mengakui kesalahan kesalahan mengakui mengapa orang kerja
-
Belajar Beradaptasi Tanpa Kehilangan PrinsipDunia tidak pernah berhenti berubah. Cara kita bekerja berubah, teknologi berkembang semakin cepat, lingkungan sosial terus bergerak, dan tuntutan hidup terkadang datang…19 Oct 2026 • GeneralTerkait:mengakui kesalahan kesalahan mengakui orang kerja rekan
-
Gen Z Bukan Sulit Diatur, Hanya Perlu Dipahami: Perspektif Baru tentang Dunia KerjaPernah mendengar komentar, “Anak Gen Z sekarang susah diatur, sedikit-sedikit burnout, terlalu banyak bertanya, dan maunya serba fleksibel”? Jika pernah, mungkin kita…23 Oct 2026 • GeneralTerkait:karyawan kesalahan sebagian sulit kerja diri
-
Talent Management: Menemukan dan Mengembangkan Potensi Terbaik KaryawanSetiap perusahaan memiliki aset yang tidak tercantum dalam laporan keuangan, tetapi sangat menentukan keberhasilan organisasi: manusia. Mesin dapat dibeli, teknologi dapat diperbarui,…12 Oct 2026 • GeneralTerkait:karyawan orang sulit kerja lain diri
-
Rekan Kerja Toxic: Haruskah Kita Selalu Mengalah?Pernah nggak kamu merasa lelah pergi ke kantor bukan karena pekerjaan yang menumpuk, melainkan karena harus berhadapan dengan orang yang sama setiap…23 Oct 2026 • GeneralTerkait:mengakui orang sulit kerja rekan masalah
-
Karhutla Bukan Sekadar Api, tetapi Ancaman bagi KehidupanKetika api mulai membakar hutan dan lahan, yang hilang bukan hanya pepohonan, rumput, atau hamparan tanah yang menghitam. Ada kehidupan yang ikut…19 Oct 2026 • GeneralTerkait:sebagian orang sebagian orang sulit masalah menjadi
-
Upskilling dan Reskilling: Kunci Bertahan dan Berkembang di Tengah Perubahan Dunia KerjaDunia kerja terus berubah, dan perubahan itu tidak selalu menunggu kita siap. Teknologi berkembang, kecerdasan buatan mulai mengambil alih sejumlah pekerjaan rutin,…13 Oct 2026 • GeneralTerkait:karyawan mengapa orang sulit yaitu kerja
-
10 PENYAKIT MENTAL MANUSIASiapa kah yang punya salah satu penyakit mental ini, hayoo ngakuu.. berikut ini penjelasannya, check it out.. 1. MENYALAHKAN ORANG LAIN Itu…4 Jun 2026 • GeneralAllTerkait:mengakui kesalahan kesalahan mengakui orang yaitu kerja
-
Satu Bumi, Satu Tanggung Jawab: Belajar dari Gerakan LingkunganPernahkah kita membayangkan bagaimana kehidupan akan berjalan jika hutan semakin gundul, sungai dipenuhi sampah, udara semakin tercemar, dan air bersih menjadi barang…22 Oct 2026 • GeneralTerkait:karyawan mengapa orang sulit kerja lain
-
Menasehati vs. Menggurui dan Kunci Agar DiterimaSeni Menyampaikan Nasehat: Menasehati vs. Menggurui dan Kunci Agar Diterima Dalam dinamika interaksi sosial, baik di lingkungan profesional, pertemanan, maupun keluarga, memberikan…21 Oct 2026 • GeneralTerkait:community kesalahan mengapa orang yaitu kerja