Home / Topics / Marketing & Sales / Plus Minus Mengadakan Giveaway di Media Sosial: Apakah Worth It?
- This topic has 5 replies, 5 voices, and was last updated 10 months, 2 weeks ago by
Albert Yosua Matatula.
Plus Minus Mengadakan Giveaway di Media Sosial: Apakah Worth It?
August 27, 2024 at 11:13 am-
-
Up::1

Giveaway di media sosial sering kali menjadi strategi populer untuk meningkatkan engagement dan menarik lebih banyak followers. Tapi, sebenarnya, apakah strategi ini benar-benar efektif dan sepadan dengan effort yang dikeluarkan? Di satu sisi, giveaway bisa memberikan dorongan besar pada angka engagement dan memperluas brand awareness. Namun, di sisi lain, ada risiko menarik pengikut yang hanya datang demi hadiah, bukan karena mereka benar-benar tertarik pada brand kita.
Menurut saya, penting untuk mempertimbangkan baik keuntungan maupun tantangan yang mungkin muncul. Misalnya, bagaimana caranya agar giveaway tidak hanya meningkatkan angka sementara tapi juga membangun loyalitas jangka panjang? Mungkin, ada beberapa strategi yang bisa membantu, seperti memastikan hadiah relevan dengan produk atau layanan yang kita tawarkan, atau membatasi partisipasi hanya untuk mereka yang sudah menjadi pelanggan.
Saya ingin tahu pendapat rekan-rekan semua. Apakah kalian pernah mengadakan giveaway di media sosial? Bagaimana hasilnya, dan menurut kalian, apakah strategi ini worth it untuk meningkatkan engagement secara berkelanjutan?
-
Halo kak Jeje,
Izin menjawab berdasarkan pengalaman saya mengelola Socmed perusahaan beberapa tahun terakhir.
-
wah boleh banget kak ! gimana tuh pengalaman kakak?
-
-
Union Space komentarnya nanggung banget.
Kalau saya sharing pendapat saya aja, karena memang belum punya pengalaman bagi-bagi giveaway.
Menurut saya bagi-bagi giveaway ini baik untuk diagendakan bagi follower di social media. Hanya saja jangan jadi satu program stand-alone yang dijalankan sekali. Give away ini sangat baik sekali jika dijadikan agenda rutin tiap bulan misalnya. Atau kalau ada budgetnya bisa juga tiap minggu.
Giveaway ini kan ga harus yang nilainya besar kan. Giveaway souvenir yang total nilainya Rp. 300 ribu setiap minggu dan rutin saya kira bisa meningkatkan engagement di social media tanpa harus banyak membebani anggaran pemasaran.
-
Hi, mau sekalian sharing yang pernah dilakukan team aku mengenai giveaway ini.
dari pengalaman, giveaway sebagai salah satu cara meningkatkan engagement, akan berdampak kalau brand nya sendiri sudah memiliki level awareness ataupun follower setia.Makanya, Waktu itu konten giveaway dilakukan waktu brand sudah ada di pasar dalam waktu yang cukup lama dan sudah didahului beberapa konten untuk peningkatan awareness sebelumnya. Jadi saat konten giveaway ini naik, yang ikut akan lebih banyak jadi kita bisa kurasi pemenang supaya lebih berdampak. Mostly kalau follower setia, biasanya sudah rajin interaksi baik komen maupun like. Dan orang-orang yang sudah tertarik dengan produk namun belum memiliki kesempatan untuk coba, bukan sekedar quiz hunter.
Kurasi pemenang biasanya, selain berdasarkan kualitas konten, kita bisa liat juga apakah orang nya masuk ke dalam persona target pasar, apakah mereka punya follower yang juga adalah target pasar produk kita.
Kalau menurutku, brand baru atau produk baru si kurang tepat kalau langsung dihajar dengan konten giveaway.
-
Insightful banget, terima kasih sudah sharing! Saya baca ini di 2025 dan masih sangat relevan, terutama soal pentingnya timing dan fondasi brand sebelum menjalankan giveaway. Banyak yang masih berpikir giveaway adalah cara instan untuk boost engagement, padahal kalau awareness-nya belum kuat, hasilnya bisa kurang maksimal dan malah jadi ajang buat quiz hunter saja.
Saya setuju banget bahwa kurasi pemenang juga penting—bukan cuma soal siapa yang paling aktif, tapi juga siapa yang paling relevan dengan target pasar kita. Apalagi di era sekarang, kualitas engagement jauh lebih penting daripada kuantitas.
Terima kasih sudah berbagi pengalaman nyatanya. Semoga makin banyak brand yang bisa lebih strategis lagi dalam menjalankan campaign seperti ini!
-
- You must be logged in to reply to this topic.
Login terlebih dahulu , untuk memberikan komentar.
Thread terkait
-
B2B Sales harus paham 10 hal1. Semakin kompleks proses pengambilan keputusan client, semakin besar biaya yg harus dikeluarkan oleh salesman. Make it worth it! 2. Decision maker…14 Aug 2025 • Marketing & SalesAllTerkait:worth
-
Sales Selalu Nombok, Target Closing Gagal: Gimana Caranya Kembali Berdaya?”Hai sobat Mekari Community! Siapa di sini yang ngalamin fase "sales selalu nombok, target closing tidak pernah tercapai"? Kalau kamu salah satunya,…5 Jan 2026 • Marketing & SalesAllTerkait:apakah
-
AI-Driven Creativity vs Brand Authenticity: Sinergi, Bukan PertentanganDi era digital yang serba cepat ini, muncul pertanyaan menarik: apakah kreativitas manusia akan tergeser oleh kecerdasan buatan (AI)? Atau justru, AI…5 Jan 2026 • Marketing & SalesAllTerkait:sosial apakah
-
Marketing 2025: Strategi Baru untuk Tetap Relevan di Era Perubahan CepatTahun 2025 menjadi masa paling dinamis dalam dunia marketing. Perubahan terjadi bukan lagi dalam hitungan tahun, tetapi hari ke hari. Algoritma bergeser,…13 Nov 2025 • Marketing & SalesAllTerkait:media sosial apakah
-
Cara Mengirimkan KontakSaya mau menanyakan terkait fitur mengirim kontak, kenapa saya tidak menemukannya?, apakah memang fitur tersebut ditiadakan?, karena ini cukup merepotkan ketika saya…26 Jan 2026 • Marketing & SalesAllTerkait:apakah
-
Marketing 2025:Bukan Hnya Jual Produk,Tpi Menjual Hub. yg Dipersonalisasi olh AIMarketing 2025: Bukan Hanya Jual Produk, Tapi Menjual Hubungan yang Dipersonalisasi oleh AI! 🤖❤️ Halo Rekan-rekan Komunitas! Perkembangan marketing di paruh kedua…13 Nov 2025 • Marketing & SalesAllTerkait:media sosial apakah
-
Optimalkan IE-CEPA: Peluang Besar bagi UMKM dan Dunia Usaha IndonesiaHalo rekan-rekan Mekari Community, Saya ingin membagikan insight penting terkait pertemuan antara Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dengan Wakil Presiden Konfederasi…8 Oct 2025 • Marketing & SalesAllTerkait:apakah
-
Indonesia Pacu Pertumbuhan Ekonomi Lewat FDI, Hilirisasi, dan Ekonomi Digital(Jakarta) Pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi sebesar 8 % pada tahun 2028/2029 dengan mengandalkan sejumlah strategi jangka menengah. Upaya tersebut meliputi peningkatan produktivitas…5 Jan 2026 • Marketing & SalesAllTerkait:plus
-
Program Paket Ekonomi 2025 – Langkah Strategis atau Solusi Sementara?Halo Fintax Community, Saya ingin mengangkat diskusi terkait peluncuran Program Paket Ekonomi 2025 oleh pemerintah, yang baru saja diumumkan dengan total pagu…5 Jan 2026 • Marketing & SalesAllTerkait:sosial apakah
-
Ini Rahasia Bikin Suara Anda Dipercaya dan Didengar🚨 Ini dia rahasia yang jarang dibicarakan orang: Percaya diri itu modal awal biar Anda bisa 'masuk' ke suatu lingkungan atau obrolan.…18 Sep 2025 • Marketing & SalesAllTerkait:media sosial
-
AS, India, Dan Filipina Jadi Penyumbang Surplus Dagang Terbesar Indonesia(Jakarta) Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan bahwa neraca perdagangan Indonesia mencatat surplus sebesar US$ 23,56 miliar sepanjang Januari hingga Juli 2025. Angka…5 Jan 2026 • Marketing & SalesAllTerkait:plus
-
Marketing Door to Door di Tengah Gejolak Sosial: Tantangan, & StrategiDalam beberapa hari terakhir, situasi sosial di Indonesia diwarnai dengan aksi-aksi massa. Berbagai isu mulai dari kebijakan pemerintah atas tunjangan DPR yang…4 Sep 2025 • Marketing & SalesAllTerkait:media sosial apakah