Home / Topics / IT/Developers / IT Backlog Makin Menumpuk? Inilah Mengapa LCNC Jadi Solusi Wajib Perusahaan Indonesia di 2026
- This topic has 2 replies, 3 voices, and was last updated 3 weeks, 1 day ago by
AKHMAD SYAHREZA.
IT Backlog Makin Menumpuk? Inilah Mengapa LCNC Jadi Solusi Wajib Perusahaan Indonesia di 2026
May 13, 2026 at 8:48 am-
-
Up::0

Ini skenario yang sering banget terjadi di perusahaan Indonesia yang sedang tumbuh dimana tim IT dapat request dari Finance, Operasional, dan HR sekaligus. Semua bilang “urgent” tapi developer cuma 3 sampai 5 orang. Dan di tengah itu semua, sistem yang sudah ada tetap harus di-maintain.
Â
Hasilnya? Backlog yang tidak pernah habis.
Â
Bukan karena tim IT tidak kerja keras, tapi karena demand tumbuh jauh lebih cepat dari kapasitas yang ada.
Â
Skala masalahnya sudah besar
Secara global, 90% developer mengakui bahwa platform low-code/no-code (LCNC) membantu mereka mengelola backlog secara signifikan. Gartner memproyeksikan 75% aplikasi enterprise baru akan dibangun menggunakan LCNC pada 2026.
Â
Di Indonesia, tantangannya lebih berat lagi. Pemerintah sendiri sudah mengakui adanya proyeksi kekurangan talenta digital sebesar 3 sampai 6 juta orang pada 2030. Artinya, solusi “tambah developer” tidak akan pernah cukup cepat untuk mengejar kebutuhan yang ada.
Â
Apa yang berubah dari LCNC di 2026?
Dulu, LCNC identik dengan hal-hal sederhana seperti form builder atau workflow dasar. Sekarang sudah berbeda.
Â
Platform LCNC enterprise-grade hari ini sudah mampu menangani:
- Integrasi multi-sistem (ERP, HRIS, CRM, database custom)
- Approval workflow multi-level dengan business logic yang kompleks
- Custom aplikasi internal yang bisa di-deploy tanpa full coding cycle
- Automasi proses lintas divisi
Yang lebih penting, LCNC sekarang memungkinkan konsep citizen developer, di mana orang yang paling paham proses bisnisnya bisa ikut membangun solusinya sendiri, dengan governance tetap di tangan IT.
Â
Gartner bahkan memproyeksikan 80% pengguna platform LCNC pada 2026 akan berasal dari luar departemen IT. IT tidak lagi jadi satu-satunya gerbang, tapi jadi enabler dari ekosistem yang lebih luas.
Â
Apa manfaat konkretnya untuk perusahaan Indonesia?
- Lebih cepat ke market. Workflow yang biasanya butuh 3 sampai 6 bulan siklus development, bisa dibangun dalam hitungan minggu.
- Tim IT yang lebih fokus. Kebutuhan digital rutin bisa didelegasikan ke citizen developer yang terlatih. Developer bisa fokus ke arsitektur dan inovasi strategis.
- Lebih efisien dari sisi biaya. Rekrutmen senior developer di Indonesia semakin kompetitif. LCNC memaksimalkan kapasitas yang sudah ada.
- Lebih fleksibel menghadapi perubahan. Regulasi dan kebutuhan operasional bisa berubah cepat. Kemampuan modifikasi sistem secara mandiri adalah keunggulan kompetitif yang nyata.
Salah satu opsi yang layak dipertimbangkan: Mekari OfficelessđĄ
Untuk perusahaan yang sudah dalam ekosistem Mekari, ada satu opsi yang menarik untuk dieksplorasi yaitu Mekari Officeless.
Â
Officeless adalah platform LCNC yang dibangun untuk kebutuhan bisnis lokal, dengan integrasi langsung ke sistem internal Mekari seperti Talenta, Jurnal, dan Qontak tanpa perlu membangun koneksi dari nol. Tersedia dalam tiga mode, mulai dari self-serve LCNC, custom development dengan dukungan tim Mekari, hingga modul yang sudah siap pakai.
Â
Diskusi yuk!
IT backlog itu masalah nyata yang jarang dibahas secara terbuka. Saya pribadi penasaran dengan kondisi di lapangan, terutama seputar seberapa besar backlog yang tim IT teman-teman hadapi sekarang. Dan apakah sudah ada yang pernah coba pendekatan LCNC untuk mengatasinya?
Â
Share di kolom komentar ya, tidak ada jawaban yang salah di sini. Justru dari berbagi kondisi yang berbeda-beda, kita bisa belajar lebih banyak bersama. đ
-
betul, IT backlog lagi sering numpuk karna banyak permintaan digitalisasi tapi capacity team sudah penuh. paling terasa menyulitkan apabila butuh reprioritasi ulang mengenai apa yang perlu didevelop terlebih dahulu. biasanya sih masih pakai manual code tapi campur dengan vibe coding
-
so helpful!
-
- You must be logged in to reply to this topic.
Login terlebih dahulu , untuk memberikan komentar.
Thread terkait
-
đ Officeless Monthly Challenge â Winner Spotlight đHalo Mekari Community! đ Setelah berlangsungnya Officeless Monthly Challenge, kami ingin mengapresiasi salah satu submission terbaik yang berhasil menunjukkan implementasi nyataâĻ10 Jun 2026 âĸ IT/Developersautomation credit-scoring low-code mekari-officelessTerkait:solusi
-
Pembuatan Aplikasi Financeđ§ĩ *Progress Sharing: Hal Pertama yang Dipelajari Saat Bangun App Finance Pakai Officeless** Halo teman-teman! đ Saya seorang developer di PT. AproâĻ1 Jun 2026 âĸ IT/Developersdeveloper-itTerkait:solusi
-
đ Officeless Monthly Challenge is ON!đ Officeless Monthly Challenge is HERE! Build Your Credit Score Calculator with Mekari Officeless Halo Mekari Community! đ Siap untukâĻ31 May 2026 âĸ IT/DevelopersAllTerkait:wajib
-
Approval Masih Lewat Chat? Saatnya Rapikan WorkflowDi banyak perusahaan, proses approval masih dimulai dari chat.  Request dikirim lewat WhatsApp, dokumen dilampirkan manual, lalu tim tinggal menunggu atasanâĻ25 May 2026 âĸ IT/Developersapproval business-process low-code mekari-officelessTerkait:makin inilah wajib perusahaan
-
Aplikasi Lama Tidak Bisa Tumbuh Bareng Bisnis? Ini Cara Perusahaan Gadai & Investasi Skala Nasional dengan OfficelessAda satu masalah yang jarang dibahas secara terbuka di perusahaan yang sedang tumbuh pesat: sistem internal yang dibangun dulu, tidak selalu bisaâĻ21 May 2026 âĸ IT/Developersapproval-workflow article-insight citizen-developer digital-transformationTerkait:lcnc solusi perusahaan indonesia
-
âDrag & Drop Kok Bisa Sampai Segitunya?â – Pengalaman Pertama Saya di OfficelessHalo Mekari Community! đ Saya seorang technical developer yang beberapa waktu terakhir memutuskan untuk keluar sebentar dari zona nyaman â mencoba sesuatuâĻ21 May 2026 âĸ IT/Developersappbuilder lcnc lowcode mekariofficelessTerkait:makin lcnc
-
Apakah âAI-Assisted Developmentâ Sudah Jadi Standard Baru di Industri IT?Belakangan ini istilah vibe coding makin sering dibahas di komunitas developer â workflow di mana developer heavily rely ke AI untuk generateâĻ19 May 2026 âĸ IT/Developerscoding-it-developer-vibecodingTerkait:makin perusahaan
-
Gimana Cara Tahu Kalau Proses Bisnis Kamu Sudah Siap Diotomasi?Salah satu pertanyaan yang cukup sering muncul ketika perusahaan mulai serius membahas otomasi adalah âdari mana mulainya?â. Tidak semua proses bisnis cocokâĻ19 May 2026 âĸ IT/Developersautomation digital-transformation proses-bisnisTerkait:perusahaan
-
Choosing the Right LCNC: My Research on Finding the Most Compatible Platform for IndonesiaHalo Rekan IT & Developers! đ Belakangan ini saya melakukan benchmarking terhadap berbagai platform Low-Code No-Code (LCNC) terkemuka. Tujuannya satu: menemukan platform yangâĻ19 May 2026 âĸ IT/Developerscomparison indonesia lcnc microsoftTerkait:lcnc solusi perusahaan indonesia
-
Sudah Pakai Talenta, Jurnal, atau Qontak. Kenapa Workflow Lintas Divisi Masih Manual?Sistem utama sebenarnya sudah ada. HR sudah pakai Talenta. Finance sudah pakai Jurnal. Tim customer-facing juga sudah terbantu dengan Qontak. Tapi diâĻ19 May 2026 âĸ IT/Developersbusiness-process internal-tools jurnal mekari-ecosystemTerkait:solusi perusahaan
-
Integration Debt: Banyak Sistem, Tapi Alur Kerja Antar Divisi Tetap TersendatBanyak perusahaan memulai digitalisasi dengan menambah sistem baru: HRIS, CRM, accounting, procurement, helpdesk, sampai tools internal untuk kebutuhan operasional.  Awalnya semuaâĻ19 May 2026 âĸ IT/Developersdigital-transformation enterprise-it integration integration-debtTerkait:makin perusahaan
-
AI Agent Lagi Ramai Dibahas, Tapi Apa Bedanya dengan Automation yang Sudah Ada?Belakangan ini AI agent jadi salah satu topik yang paling sering muncul di konferensi teknologi dan artikel IT. Tapi dari beberapa diskusiâĻ19 May 2026 âĸ IT/Developersai-agent automation digital-transformation enterpriseTerkait:lcnc perusahaan indonesia