Home / Topics / Finance & Tax / Sinergi Data Pajak DJP dan BPS untuk DTSEN
- This topic has 1 reply, 2 voices, and was last updated 1 week, 5 days ago by
Joko Siyamto.
Sinergi Data Pajak DJP dan BPS untuk DTSEN
September 13, 2026 at 7:34 pm-
-
Up::0
Halo rekan-rekan FinTax Community,
Wacana Badan Pusat Statistik (BPS) untuk mempertimbangkan pemanfaatan data perpajakan dari Direktorat Jenderal Pajak (DJP) dalam memperkuat Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) menandai langkah strategis menuju penataan basis data kesejahteraan yang berbasis pendapatan (income-based approach). Pergeseran dari kriteria pengeluaran rumah tangga menuju pemetaan pendapatan terintegrasi ini tidak hanya berpotensi meningkatkan presisi kebijakan publik, tetapi juga mempertegas pentingnya konsistensi pelaporan data finansial di Indonesia.
Bagi praktisi Finance, Accounting, and Tax (FAT) serta pengamat perpajakan, kolaborasi lintas lembaga pemerintah ini menegaskan bahwa keterbukaan dan konsistensi data kini menjadi aspek mendasar. Pelaporan Penghasilan Tidak Kena Pajak (PTKP), SPT Masa PPh Pasal 21, hingga pelaporan SPT Tahunan Orang Pribadi tidak lagi berdiri sendiri di ranah fiskal, melainkan berpotensi menjadi variabel utama dalam pemetaan profil sosial-ekonomi nasional.
Berikut adalah tiga analisis teknis dan rekomendasi praktis dari sudut pandang tata kelola FAT:
1. Ekualisasi Profil Pendapatan dan Keandalan Pelaporan SPT
Integrasi data perpajakan ke dalam database nasional menuntut tingkat keakuratan yang lebih tinggi dalam pengisian SPT Tahunan. Selisih antara pendapatan riil, pemotongan pajak oleh pemberi kerja, dan profil ekonomi harian masyarakat akan lebih mudah terdeteksi. Praktisi FAT perlu memastikan seluruh potongan dan pencatatan pajak karyawan maupun Wajib Pajak Orang Pribadi dilakukan secara presisi dan akuntabel.
2. Tantangan Kerahasiaan Data Perpajakan dan Perlindungan Data Pribadi
Pasal 34 Undang-Undang KUP mengatur skema kerahasiaan data Wajib Pajak yang sangat ketat. Pertukaran data antar-instansi dalam konsorsium kementerian/lembaga wajib dibentengi oleh kerangka regulasi dan mekanisme keamanan informasi yang solid, agar data sensitif masyarakat tetap terlindungi dari risiko kebocoran maupun penyalahgunaan di luar koridor hukum.
3. Optimalisasi Penyaluran Kebijakan dan Kepastian Hukum Fiskal
Penggunaan data pendapatan yang presisi akan meminimalisasi ketidaktepatan sasaran dalam penyaluran insentif maupun bantuan pemerintah. Di sisi lain, hal ini mendorong terciptanya budaya kepatuhan pajak sukarela (voluntary compliance), karena masyarakat menyadari bahwa data perpajakan yang tertib berkontribusi langsung pada keandalan peta pembangunan nasional.
Rekomendasi Diskusi Forum:
Wacana integrasi data DJP dan BPS mempertegas bahwa transparansi laporan perpajakan kini terkoneksi langsung dengan arsitektur data besar nasional.
-
Bagaimana pandangan rekan-rekan terhadap efektivitas penggunaan data SPT Pajak dalam menggambarkan kondisi ekonomi masyarakat secara riil?
-
Menurut Anda, sejauh mana kesiapan regulasi perlindungan data pribadi dalam menjamin kerahasiaan data perpajakan saat integrasi lintas lembaga ini diimplementasikan?
Yuk, mari kita diskusikan pandangan teknis dan pengalamannya di kolom komentar!
-
-
Joko Siyamto
Rockstar
4 Requirements
- Login ke website sebanyak 30 kali
- Balas Thread sebanyak 50 kali
- Buat Thread baru sebanyak 30 kali
- Isi dan selesaikan 10 Quiz dengan minimal score 80 sebagai syarat kenaikan Rank
1 replies
40 views
September 14, 2026 at 9:58 amGreat, thanks for sharing the information!👏🏻
-
- You must be logged in to reply to this topic.
Login terlebih dahulu , untuk memberikan komentar.
Thread terkait
-
Penerimaan Pajak Capai Rp1.409 Triliun per Agustus 2026, Naik 24,1%!Menteri Keuangan Suahasil Nazara melaporkan penerimaan pajak mencapai Rp1.409 triliun per Agustus 2026. Angka tersebut naik 24,1% (year on year/YoY) atau dibandingkan…23 Sep 2026 • Finance & TaxTerkait:pajak
-
Penerimaan Pajak Januari-Agustus 2026 Naik 24,1%, Estimasi Capai Rp 1.409 TriliunPenerimaan pajak terus menunjukkan kinerja positif hingga Agustus 2026. Direktur Jenderal Pajak Bimo Wijayanto mengatakan, penerimaan pajak secara kumulatif sepanjang Januari-Agustus 2026…3 Sep 2026 • Finance & TaxTerkait:data pajak
-
Kewajiban Penyimpanan Kertas Kerja 10 Tahun bagi Konsultan PajakHalo rekan-rekan FinTax Community, Penerbitan Peraturan Menteri Keuangan mengenai penataan profesi Konsultan Pajak dan Pihak Lain yang Bertindak sebagai Kuasa Wajib Pajak…3 Sep 2026 • Finance & Taxkonsultan-pajakTerkait:data pajak
-
Transisi PSAK 118 dan Kepatuhan Coretax: Strategi Remapping Chart of Accounts (CoA) untuk Mencegah Indikator Risiko FiskHalo rekan-rekan FinTax Community, Peringatan dari praktisi akuntansi Aldion Soeprijono mengenai risiko red flag pada sistem Coretax akibat perubahan format laporan keuangan…13 Aug 2026 • Finance & Taxcoretax psakTerkait:data pajak djp
-
Antisipasi Pembaruan SAK 2026–2027: Implikasi Transisi PSAK 118, Akuntansi Instrumen Berbasis ESG, dan Sensitivitas FiskHalo rekan-rekan FinTax Community, Pembaruan Standar Akuntansi Keuangan (SAK) yang dirilis oleh IAI untuk periode 2026 dan 2027 membawa perubahan arsitektur pelaporan…6 Aug 2026 • Finance & TaxsakTerkait:pajak
-
Ditjen Pajak Hadapi Puluhan Ribu Sengketa Pajak, Nilainya Tembus Rp 176 TriliunDirektorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) masih menangani puluhan ribu perkara sengketa pajak hingga akhir tahun 2025. Berdasarkan Laporan Keuangan Ditjen…4 Aug 2026 • Finance & TaxTerkait:pajak djp
-
Tak Semua Penjual Shopee, Tokopedia, Blibli, dan Lazada Kena Pajak Mulai 1 Agustus, Ini KriterianyaKementerian Keuangan (Kemenkeu) resmi memberlakukan pemungutan pajak penghasilan (PPh) atas transaksi perdagangan melalui sistem elektronik (PMSE) atau e-commerce pada 1 Agustus 2026.…2 Aug 2026 • Finance & TaxTerkait:pajak
-
Tokopedia Buka Menu Tax Exemption Per 13 JuliHalo rekan-rekan FinTax Community, Hari ini, 13 Juli 2026, Tokopedia resmi membuka keran pengajuan pembebasan pemotongan PPh melalui menu baru di Seller…13 Jul 2026 • Finance & Taxtax-exemptionTerkait:data pajak djp
-
📢 Kelanjutan PMK 37/2025: Membedah Sisi Administrasi & Validasi Dokumen “Prepaid Tax” Merchant per 1 Agustus 2026 (BagiRekan-rekan Fintax Community, Melanjutkan diskusi hangat kita kemarin mengenai penunjukan 4 raksasa marketplace (Tokopedia, Shopee, Lazada, Blibli) sebagai pemungut PPh Pasal 22…6 Aug 2026 • Finance & Taxpmk37Terkait:data pajak djp
-
📢 Hot Issue: PMK 37/2025 & Babak Baru PPh 22 Marketplace Per 1 Agustus 2026. Siapkah Infrastruktur FAT Kita?Rekan-rekan Fintax Community, Pagi ini kita disuguhkan rilis berita resmi mengenai penunjukan Tokopedia, Shopee, Lazada, dan Blibli sebagai pemungut PPh Pasal 22…2 Jul 2026 • Finance & Taxpph-22Terkait:data pajak djp
-
Penerimaan Pajak Tembus Rp 940,31 Triliun per 16 Juni 2026, Tumbuh 23,4%Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mencatat penerimaan pajak neto telah mencapai Rp 940,31 triliun hingga 16 Juni 2026. Angka tersebut…18 Jun 2026 • Finance & TaxTerkait:pajak djp
-
Permendag 19/2026: NIB untuk Pedagang e-CommercePermendag 19/2026: NIB sebagai Langkah Penguatan Ekosistem Bisnis Digital Menurut saya, kewajiban Nomor Induk Berusaha (NIB) bagi pedagang e-commerce melalui Permendag 19/2026…18 Jun 2026 • Finance & TaxpermendagTerkait:pajak