Home / Topics / IT/Developers / Unpopular Opinion: Shadow IT Itu Bukan Masalah. Ini Gejalanya
- This topic has 1 reply, 2 voices, and was last updated 1 week, 6 days ago by
AKHMAD SYAHREZA.
Unpopular Opinion: Shadow IT Itu Bukan Masalah. Ini Gejalanya
May 13, 2026 at 3:37 pm-
-
Up::0

Hampir semua perusahaan di Indonesia, atau bahkan dunia mungkin saja punya shadow IT. Karyawan pakai Google Sheet untuk hal-hal yang seharusnya masuk sistem. Install Notion atau Trello sendiri karena nunggu IT terlalu lama. Bikin dashboard manual di Excel karena sistem resmi tidak bisa filter sesuai kebutuhan mereka.
Â
Dan biasanya, respons pertama dari IT adalah: bagaimana cara mengatasinya?
Â
Tapi coba lihat dari sisi lain. 80% karyawan menggunakan aplikasi SaaS tanpa persetujuan IT. Angka sebesar itu bukan kebetulan, dan bukan sekadar soal ketidakpatuhan. Kalau hampir semua orang melakukan hal yang sama, kemungkinan besar ada sesuatu yang memang tidak terpenuhi.
Â
Karyawan tidak bypass IT karena suka bikin masalah. Mereka bypass karena kebutuhan mereka nyata dan mendesak, sementara backlog IT tidak bisa menunggu.
Â
Shadow IT adalah sinyal bahwa gap antara kebutuhan bisnis dan kapasitas IT sudah terlalu lebar. Bukan masalahnya itu sendiri.
Â
Solusinya bukan dengan memblokir lebih ketat, tapi dengan menutup gap-nya. Salah satu pendekatannya adalah memberi karyawan cara yang aman dan terstruktur untuk membangun solusi mereka sendiri, tanpa harus keluar dari sistem yang sudah ada. Ini yang coba dijawab oleh platform LCNC seperti Mekari Officeless.
Â
Tapi saya penasaran dengan kondisi di lapangan.
Â
Di perusahaan kamu, shadow IT lebih sering muncul karena karyawan memang tidak mau ikut prosedur, atau karena IT memang belum bisa deliver cukup cepat?
Â
Share di kolom komentar. đ
-
so helpful!
-
- You must be logged in to reply to this topic.
Login terlebih dahulu , untuk memberikan komentar.
Thread terkait
-
Approval Masih Lewat Chat? Saatnya Rapikan WorkflowDi banyak perusahaan, proses approval masih dimulai dari chat.  Request dikirim lewat WhatsApp, dokumen dilampirkan manual, lalu tim tinggal menunggu atasanâĻ25 May 2026 âĸ IT/Developersapproval business-process low-code mekari-officelessTerkait:masalah
-
Aplikasi Lama Tidak Bisa Tumbuh Bareng Bisnis? Ini Cara Perusahaan Gadai & Investasi Skala Nasional dengan OfficelessAda satu masalah yang jarang dibahas secara terbuka di perusahaan yang sedang tumbuh pesat: sistem internal yang dibangun dulu, tidak selalu bisaâĻ21 May 2026 âĸ IT/Developersapproval-workflow article-insight citizen-developer digital-transformationTerkait:masalah
-
AI Tools untuk Developer: Saat Ini Paling Helpful yang Mana?AI tools untuk development sekarang berkembang sangat cepat â mulai dari GitHub Copilot, Cursor, ChatGPT, Claude, Windsurf, hingga Lovable.  Menariknya, masing-masingâĻ21 May 2026 âĸ IT/Developersai-aitools-technology-developer
-
Choosing the Right LCNC: My Research on Finding the Most Compatible Platform for IndonesiaHalo Rekan IT & Developers! đ Belakangan ini saya melakukan benchmarking terhadap berbagai platform Low-Code No-Code (LCNC) terkemuka. Tujuannya satu: menemukan platform yangâĻ19 May 2026 âĸ IT/Developerscomparison indonesia lcnc microsoftTerkait:masalah
-
Sudah Pakai Talenta, Jurnal, atau Qontak. Kenapa Workflow Lintas Divisi Masih Manual?Sistem utama sebenarnya sudah ada. HR sudah pakai Talenta. Finance sudah pakai Jurnal. Tim customer-facing juga sudah terbantu dengan Qontak. Tapi diâĻ19 May 2026 âĸ IT/Developersbusiness-process internal-tools jurnal mekari-ecosystemTerkait:masalah
-
Integration Debt: Banyak Sistem, Tapi Alur Kerja Antar Divisi Tetap TersendatBanyak perusahaan memulai digitalisasi dengan menambah sistem baru: HRIS, CRM, accounting, procurement, helpdesk, sampai tools internal untuk kebutuhan operasional.  Awalnya semuaâĻ19 May 2026 âĸ IT/Developersdigital-transformation enterprise-it integration integration-debtTerkait:masalah
-
Strategi Governance dalam Implementasi Low-Code EnterpriseHalo Rekans IT & Developers! đ Salah satu hambatan terbesar saat kita ingin mengadopsi platform Low-Code No-Code (LCNC) di level enterprise adalahâĻ21 May 2026 âĸ IT/Developersgovernance it lcnc shadow-itTerkait:shadow masalah
-
LCNC vs Vibe CodingSejak vibe coding mulai ramai dibicarakan tahun lalu, banyak yang langsung membandingkannya dengan LCNC seolah keduanya bersaing untuk hal yang sama. PadahalâĻ21 May 2026 âĸ IT/Developersai citizen-developer comparison lcncTerkait:masalah
-
Mengatasi Limitasi Row Data: Tips Mengelola Big Data di Platform Low-CodeHalo Rekans IT & Developers! đ Salah satu perhitungan terbesar saat kita bicara soal platform Low-Code No-Code (LCNC) adalah masalah skalabilitas data.âĻ21 May 2026 âĸ IT/Developersbig-data lcnc scalabilityTerkait:masalah
-
IT Backlog Makin Menumpuk? Inilah Mengapa LCNC Jadi Solusi Wajib Perusahaan Indonesia di 2026Ini skenario yang sering banget terjadi di perusahaan Indonesia yang sedang tumbuh dimana tim IT dapat request dari Finance, Operasional, dan HRâĻ21 May 2026 âĸ IT/Developersautomation citizen-developer digital-transformation it-backlogTerkait:masalah