Home / Topics / IT/Developers / Build, Buy, or Extend? Pilih Strategi Digitalisasi Proses Internal
- This topic has 1 reply, 2 voices, and was last updated 5 months, 2 weeks ago by
AKHMAD.
Build, Buy, or Extend? Pilih Strategi Digitalisasi Proses Internal
May 15, 2026 at 9:17 am-
-
Up::0
Saat sebuah proses internal mulai terasa terlalu manual, biasanya pertanyaan pertama yang muncul adalah, “Kita perlu sistem baru, ya?” Tapi setelah itu, pertanyaannya jadi lebih sulit:
Lebih baik build sendiri, buy software yang sudah jadi, atau extend sistem yang sudah ada?
Tidak ada jawaban yang selalu benar. Pilihannya sangat bergantung pada kebutuhan bisnis, kompleksitas proses, waktu implementasi, dan seberapa jauh sistem itu perlu disesuaikan.
- Build: ketika prosesnya sangat spesifik
Membangun sistem dari nol biasanya cocok kalau perusahaan punya proses yang sangat unik, kompleks, atau menjadi bagian penting dari keunggulan bisnisnya.
Kelebihannya:
- Fleksibel mengikuti kebutuhan internal
- Bisa dirancang sangat spesifik
- Kontrol teknis lebih besar
Tapi konsekuensinya juga besar: butuh waktu, biaya, maintenance, dan kapasitas developer yang memadai.
- Buy: ketika kebutuhannya sudah umum
Membeli software siap pakai bisa jadi pilihan cepat untuk kebutuhan yang sudah banyak tersedia di pasar, seperti payroll, accounting, CRM, atau helpdesk.
Kelebihannya:
- Implementasi lebih cepat
- Fitur inti sudah tersedia
- Tidak perlu membangun semuanya dari awal
Namun, tantangannya muncul ketika proses perusahaan mulai terlalu spesifik dan software yang dibeli tidak cukup fleksibel untuk mengikuti cara kerja internal.
- Extend: ketika sistem yang ada sudah kuat, tapi prosesnya perlu disesuaikan
Pilihan ini sering menarik untuk perusahaan yang sebenarnya sudah punya berbagai sistem utama, tetapi masih memiliki banyak proses internal yang berjalan di luar sistem—misalnya approval, request antar divisi, tracking dokumen, atau dashboard operasional.
Daripada mengganti semuanya, perusahaan bisa memperluas kemampuan sistem yang sudah ada dengan workflow, aplikasi internal, atau integrasi yang lebih sesuai kebutuhan.
Di titik ini, pendekatan seperti Mekari Officeless menjadi relevan. Officeless dapat membantu perusahaan membangun solusi digital yang lebih fleksibel di atas kebutuhan operasionalnya, mulai dari workflow approval, internal apps, integrasi sistem, hingga automasi proses bisnis.
Kalau kamu sendiri pilih yang mana? Yuk bahas di kolom diskusi 🙂
-
-
- You must be logged in to reply to this topic.
Login terlebih dahulu , untuk memberikan komentar.
Thread terkait
-
Untuk Workflow Internal, Pilih Officeless atau LCNC Lain?Saya sedang mencoba memahami pilihan platform low-code/no-code untuk kebutuhan workflow internal perusahaan, seperti approval, request lintas divisi, tracking proses, sampai aplikasi operasional…21 May 2026 • IT/Developersdigital-transformation enterprise-apps internal-tools low-codeTerkait:digital transformation internal tools low code mekari officeless proses internal approval
-
Approval Masih Lewat Chat? Saatnya Rapikan WorkflowDi banyak perusahaan, proses approval masih dimulai dari chat. Request dikirim lewat WhatsApp, dokumen dilampirkan manual, lalu tim tinggal menunggu atasan…25 May 2026 • IT/Developersapproval business-process low-code mekari-officelessTerkait:low code mekari officeless workflow proses internal approval internal
-
AI Makin Pintar, Tapi Siapa yang Menjaga Prosesnya Tetap Terkontrol?Belakangan, diskusi soal AI di perusahaan makin sering mengarah ke satu hal: bagaimana AI bisa membantu kerja jadi lebih cepat dan otomatis.…27 Oct 2026 • IT/Developersartificial-intelligence audit-trail business-process digital-transformationTerkait:digital transformation mekari officeless proses internal approval internal proses
-
Aplikasi Lama Tidak Bisa Tumbuh Bareng Bisnis? Ini Cara Perusahaan Gadai & Investasi Skala Nasional dengan OfficelessAda satu masalah yang jarang dibahas secara terbuka di perusahaan yang sedang tumbuh pesat: sistem internal yang dibangun dulu, tidak selalu bisa…21 May 2026 • IT/Developersapproval-workflow article-insight citizen-developer digital-transformationTerkait:digital transformation mekari officeless biaya approval digitalisasi internal
-
Integration Debt: Banyak Sistem, Tapi Alur Kerja Antar Divisi Tetap TersendatBanyak perusahaan memulai digitalisasi dengan menambah sistem baru: HRIS, CRM, accounting, procurement, helpdesk, sampai tools internal untuk kebutuhan operasional. Awalnya semua…19 May 2026 • IT/Developersdigital-transformation enterprise-it integration integration-debtTerkait:digital transformation mekari officeless accounting approval digitalisasi internal
-
IT Backlog Makin Menumpuk? Inilah Mengapa LCNC Jadi Solusi Wajib Perusahaan Indonesia di 2026Ini skenario yang sering banget terjadi di perusahaan Indonesia yang sedang tumbuh dimana tim IT dapat request dari Finance, Operasional, dan HR…21 May 2026 • IT/Developersautomation citizen-developer digital-transformation it-backlogTerkait:digital transformation low code mekari officeless biaya approval internal
-
Sudah Pakai Talenta, Jurnal, atau Qontak. Kenapa Workflow Lintas Divisi Masih Manual?Sistem utama sebenarnya sudah ada. HR sudah pakai Talenta. Finance sudah pakai Jurnal. Tim customer-facing juga sudah terbantu dengan Qontak. Tapi di…19 May 2026 • IT/Developersbusiness-process internal-tools jurnal mekari-ecosystemTerkait:internal tools workflow approval internal proses kebutuhan
-
Emang Iya Low-Code Bikin Developer Tergantikan?Setiap kali topik low-code muncul, responsnya sering terbagi dua. Ada yang melihatnya sebagai cara mempercepat digitalisasi. Tapi ada juga yang langsung bertanya,…21 May 2026 • IT/Developersautomation developer internal-tools it-productivityTerkait:internal tools low code mekari officeless approval digitalisasi internal
-
AI Agent Lagi Ramai Dibahas, Tapi Apa Bedanya dengan Automation yang Sudah Ada?Belakangan ini AI agent jadi salah satu topik yang paling sering muncul di konferensi teknologi dan artikel IT. Tapi dari beberapa diskusi…19 May 2026 • IT/Developersai-agent automation digital-transformation enterpriseTerkait:digital transformation mekari officeless approval digitalisasi sangat perlu
-
PowerApps vs Mekari Officeless: Mana yang Lebih Cocok untuk Perusahaan Indonesia?Lately saya lagi banyak ngebandingin beberapa platform LCNC, dan dua yang paling menarik perhatian saya belakangan ini adalah PowerApps sama Mekari Officeless.…21 May 2026 • IT/Developerscomparison lcnc low-code mekari-officelessTerkait:low code mekari officeless biaya kebutuhan perlu ada
-
🏆 Officeless Monthly Challenge — Winner Spotlight 🚀Halo Mekari Community! 👋 Setelah berlangsungnya Officeless Monthly Challenge, kami ingin mengapresiasi salah satu submission terbaik yang berhasil menunjukkan implementasi nyata…16 Jul 2026 • IT/Developersautomation credit-scoring low-code mekari-officelessTerkait:low code mekari officeless approval sangat membangun implementasi
-
LCNC vs Vibe CodingSejak vibe coding mulai ramai dibicarakan tahun lalu, banyak yang langsung membandingkannya dengan LCNC seolah keduanya bersaing untuk hal yang sama. Padahal…21 May 2026 • IT/Developersai citizen-developer comparison lcncTerkait:low code mekari officeless build kebutuhan perlu ada