Home / Topics / Finance & Tax / Purbaya Klaim Kondisi Fiskal Kian Sehat, Penerimaan Pajak Tumbuh 22% pada Mei 2026
- This topic has 1 reply, 2 voices, and was last updated 1 month, 3 weeks ago by
Lia.
Purbaya Klaim Kondisi Fiskal Kian Sehat, Penerimaan Pajak Tumbuh 22% pada Mei 2026
June 8, 2026 at 6:38 am-
-
Up::0
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan bahwa kinerja penerimaan pajak pada Mei 2026 menunjukkan perbaikan yang signifikan. Hingga akhir Mei 2026, penerimaan pajak tercatat tumbuh sekitar 22% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Menurut Purbaya, laju pertumbuhan tersebut lebih tinggi dibandingkan capaian April 2026 yang mencatat kenaikan 16,1% secara tahunan dengan realisasi penerimaan mencapai Rp 646,3 triliun.
“Pendapatan pajak kita lebih bagus dibanding tahun lalu. Tumbuhnya 22% lebih,” ujar Purbaya di Jakarta, Kamis (4/6/2026).
Ia menilai peningkatan tersebut menjadi indikasi bahwa berbagai langkah reformasi perpajakan yang dijalankan pemerintah mulai memberikan dampak positif terhadap penerimaan negara. Kinerja pajak yang membaik juga dinilai memperkuat kondisi fiskal nasional.
Purbaya menjelaskan, peningkatan penerimaan negara turut mendorong surplus keseimbangan primer (primary surplus) kembali tercatat positif pada Mei 2026. Bahkan, nilainya disebut lebih tinggi dibandingkan April lalu yang membukukan surplus primer sebesar Rp 28 triliun.
Kondisi tersebut menunjukkan bahwa pemerintah masih mampu membiayai belanja negara di luar pembayaran bunga utang dengan mengandalkan pendapatan yang dihimpun.
“Di bulan Mei juga primary surplusnya positif lagi, lebih tinggi dibanding bulan April,” kata dia.
Sementara itu, defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) hingga akhir Mei 2026 diperkirakan berada pada kisaran 0,7% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB).
Meski sedikit lebih tinggi dibandingkan posisi akhir April yang mencapai 0,64% PDB atau sekitar Rp164,4 triliun, angka tersebut masih jauh di bawah batas maksimal defisit APBN sebesar 3% dari PDB.
Purbaya menegaskan bahwa perkembangan tersebut mencerminkan kondisi fiskal yang tetap terjaga dan tidak menunjukkan adanya pengelolaan anggaran yang berlebihan.
“Jadi kalau ada isu pemerintah kebijakannya ngawur, fiskalnya ugal-ugalan, enggak begitu. Kita makin bagus,” katanya.
-
-
- You must be logged in to reply to this topic.
Login terlebih dahulu , untuk memberikan komentar.
Thread terkait
-
Transisi PSAK 118 dan Kepatuhan Coretax: Strategi Remapping Chart of Accounts (CoA) untuk Mencegah Indikator Risiko FiskHalo rekan-rekan FinTax Community, Peringatan dari praktisi akuntansi Aldion Soeprijono mengenai risiko red flag pada sistem Coretax akibat perubahan format laporan keuangan…7 Aug 2026 • Finance & Taxcoretax psakTerkait:fiskal pajak
-
Antisipasi Pembaruan SAK 2026–2027: Implikasi Transisi PSAK 118, Akuntansi Instrumen Berbasis ESG, dan Sensitivitas FiskHalo rekan-rekan FinTax Community, Pembaruan Standar Akuntansi Keuangan (SAK) yang dirilis oleh IAI untuk periode 2026 dan 2027 membawa perubahan arsitektur pelaporan…6 Aug 2026 • Finance & TaxsakTerkait:fiskal pajak
-
Ditjen Pajak Hadapi Puluhan Ribu Sengketa Pajak, Nilainya Tembus Rp 176 TriliunDirektorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) masih menangani puluhan ribu perkara sengketa pajak hingga akhir tahun 2025. Berdasarkan Laporan Keuangan Ditjen…4 Aug 2026 • Finance & TaxTerkait:pajak
-
Tak Semua Penjual Shopee, Tokopedia, Blibli, dan Lazada Kena Pajak Mulai 1 Agustus, Ini KriterianyaKementerian Keuangan (Kemenkeu) resmi memberlakukan pemungutan pajak penghasilan (PPh) atas transaksi perdagangan melalui sistem elektronik (PMSE) atau e-commerce pada 1 Agustus 2026.…2 Aug 2026 • Finance & TaxTerkait:pajak
-
Tokopedia Buka Menu Tax Exemption Per 13 JuliHalo rekan-rekan FinTax Community, Hari ini, 13 Juli 2026, Tokopedia resmi membuka keran pengajuan pembebasan pemotongan PPh melalui menu baru di Seller…13 Jul 2026 • Finance & Taxtax-exemptionTerkait:pajak
-
📢 Kelanjutan PMK 37/2025: Membedah Sisi Administrasi & Validasi Dokumen “Prepaid Tax” Merchant per 1 Agustus 2026 (BagiRekan-rekan Fintax Community, Melanjutkan diskusi hangat kita kemarin mengenai penunjukan 4 raksasa marketplace (Tokopedia, Shopee, Lazada, Blibli) sebagai pemungut PPh Pasal 22…6 Aug 2026 • Finance & Taxpmk37Terkait:klaim pajak
-
📢 Hot Issue: PMK 37/2025 & Babak Baru PPh 22 Marketplace Per 1 Agustus 2026. Siapkah Infrastruktur FAT Kita?Rekan-rekan Fintax Community, Pagi ini kita disuguhkan rilis berita resmi mengenai penunjukan Tokopedia, Shopee, Lazada, dan Blibli sebagai pemungut PPh Pasal 22…2 Jul 2026 • Finance & Taxpph-22Terkait:klaim kondisi penerimaan pajak
-
Penerimaan Pajak Tembus Rp 940,31 Triliun per 16 Juni 2026, Tumbuh 23,4%Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mencatat penerimaan pajak neto telah mencapai Rp 940,31 triliun hingga 16 Juni 2026. Angka tersebut…18 Jun 2026 • Finance & TaxTerkait:kondisi penerimaan pajak tumbuh mei
-
Permendag 19/2026: NIB untuk Pedagang e-CommercePermendag 19/2026: NIB sebagai Langkah Penguatan Ekosistem Bisnis Digital Menurut saya, kewajiban Nomor Induk Berusaha (NIB) bagi pedagang e-commerce melalui Permendag 19/2026…18 Jun 2026 • Finance & TaxpermendagTerkait:sehat pajak tumbuh
-
Permendag 19/2026: NIB untuk Pedagang e-Commerce, Langkah Menuju Ekosistem Digital yang Lebih TertataMenurut saya, penerapan kewajiban Nomor Induk Berusaha (NIB) bagi pedagang di e-commerce melalui Permendag 19/2026 menjadi salah satu langkah penting dalam perkembangan…18 Jun 2026 • Finance & TaxpermendagTerkait:sehat pajak tumbuh
-
Ditjen Pajak Kejar Pajak Sektor Sawit, Potensi Penerimaan Rp 1,1 TriliunDirektorat Jenderal (Direktorat) Pajak Kementerian Keuangan (Kemenkeu) memperketat pengawasan dan penegakan hukum di sektor kelapa sawit (crude palm oil/CPO). Langkah ini mulai…15 Jun 2026 • Finance & TaxTerkait:penerimaan pajak
-
Shopee Cs Pungut Pajak PPN PMSE Rp10,32 Triliun pada 2025, Total Setoran Ekonomi Digital Rp47,18 TriliunDirektorat Jenderal Pajak Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan melaporkan total penerimaan pajak dari sektor ekonomi digital mencapai Rp47,18 triliun per akhir 31…4 Jun 2026 • Finance & TaxTerkait:penerimaan pajak
