Home / Topics / Finance & Tax / Ditjen Pajak Kejar Pajak Sektor Sawit, Potensi Penerimaan Rp 1,1 Triliun
- This topic has 5 replies, 3 voices, and was last updated 1 month, 1 week ago by
Amilia Desi Marthasari.
Ditjen Pajak Kejar Pajak Sektor Sawit, Potensi Penerimaan Rp 1,1 Triliun
June 9, 2026 at 11:34 am-
-
Up::0
Direktorat Jenderal (Direktorat) Pajak Kementerian Keuangan (Kemenkeu) memperketat pengawasan dan penegakan hukum di sektor kelapa sawit (crude palm oil/CPO).
Langkah ini mulai membuahkan hasil dengan teridentifikasinya potensi penerimaan negara yang dapat dipulihkan mencapai sekitar Rp1,1 triliun.
Direktur Jenderal Pajak, Bimo Wijayanto, mengungkapkan saat ini terdapat 32 wajib pajak sektor CPO yang tengah menjalani proses penegakan hukum, mulai dari pemeriksaan bukti permulaan hingga tahap penyidikan.
Menurutnya, dari keseluruhan kasus yang ditangani tersebut, terdapat tambahan potensi penerimaan negara sebesar Rp1,1 triliun. Sejauh ini, tiga wajib pajak telah melakukan pembetulan Surat Pemberitahuan (SPT) dan menyetorkan pajak ke kas negara dengan total nilai sekitar Rp200 miliar.
“Sudah ada tiga wajib pajak yang membetulkan sendiri SPT-nya dan menyetor sekitar Rp200 miliar,” ujar Bimo kepada wartawan di Jakarta, Jumat (5/6/2026).
DJP masih mengedepankan pendekatan ultimum remedium dalam penanganan kasus perpajakan. Melalui mekanisme ini, wajib pajak diberi kesempatan untuk memperbaiki pelaporan dan melunasi kekurangan pajak beserta sanksinya sebelum perkara ditingkatkan ke tahap penyidikan.
Dari delapan wajib pajak yang saat ini berada pada tahap pemeriksaan bukti permulaan, tiga di antaranya telah memanfaatkan skema tersebut dengan melakukan pembetulan dan pembayaran pajak secara sukarela. Dengan langkah itu, proses penegakan hukum dapat dihentikan sesuai ketentuan yang berlaku.
Meski membuka ruang penyelesaian secara sukarela, DJP menegaskan tidak akan ragu membawa kasus yang mengandung unsur pidana perpajakan ke ranah hukum. Sejumlah perkara bahkan telah menarik perhatian aparat penegak hukum.
Bimo mengatakan koordinasi dengan Kejaksaan terus berjalan, termasuk terkait permintaan data wajib pajak untuk kepentingan penyidikan. Pada hari yang sama, DJP menerima 18 permintaan data wajib pajak dengan cakupan hingga 18 tahun ke belakang.
Pengetatan pengawasan terhadap industri sawit dinilai penting mengingat sektor ini merupakan salah satu tulang punggung perekonomian nasional sekaligus penyumbang penerimaan negara.
Melalui kombinasi pengawasan, penegakan hukum, dan pemberian kesempatan untuk koreksi sukarela, pemerintah berharap tingkat kepatuhan pajak di sektor CPO dapat meningkat dan mendongkrak penerimaan negara secara berkelanjutan.
-
-
Amilia Desi MarthasariRockstar
5 Requirements
- Update any post field with any value 1 time
- Login ke website sebanyak 30 kali
- Balas Thread sebanyak 50 kali
- Buat Thread baru sebanyak 30 kali
- Isi dan selesaikan 10 Quiz dengan minimal score 80 sebagai syarat kenaikan Rank
5 replies
103 views
June 15, 2026 at 2:53 pmDirektorat Jenderal Pajak (DJP) terus memperkuat upaya pengawasan dan optimalisasi penerimaan negara dari berbagai sektor strategis, termasuk industri kelapa sawit yang selama ini menjadi salah satu komoditas andalan Indonesia. Langkah ini dilakukan seiring ditemukannya potensi penerimaan pajak yang belum tergali secara maksimal dari rantai bisnis sawit, mulai dari sektor perkebunan, pengolahan, hingga perdagangan. Berdasarkan hasil analisis dan pengawasan yang dilakukan otoritas pajak, terdapat potensi tambahan penerimaan negara yang diperkirakan mencapai Rp1,1 triliun dari sektor tersebut.
-
Amilia Desi MarthasariRockstar
5 Requirements
- Update any post field with any value 1 time
- Login ke website sebanyak 30 kali
- Balas Thread sebanyak 50 kali
- Buat Thread baru sebanyak 30 kali
- Isi dan selesaikan 10 Quiz dengan minimal score 80 sebagai syarat kenaikan Rank
5 replies
103 views
June 15, 2026 at 4:29 pmMelalui pemanfaatan teknologi informasi, integrasi data lintas instansi, serta penguatan analisis risiko, DJP berupaya memastikan bahwa seluruh pelaku usaha di sektor sawit memenuhi kewajiban perpajakan secara benar, lengkap, dan tepat waktu. Pendekatan yang dilakukan tidak semata-mata berorientasi pada penegakan hukum, tetapi juga mendorong peningkatan kepatuhan sukarela wajib pajak. Dengan demikian, perusahaan yang telah menjalankan kewajiban perpajakannya dengan baik tidak akan terdampak oleh kebijakan ini, sementara potensi kebocoran penerimaan negara dapat diminimalkan.
-
Amilia Desi MarthasariRockstar
5 Requirements
- Update any post field with any value 1 time
- Login ke website sebanyak 30 kali
- Balas Thread sebanyak 50 kali
- Buat Thread baru sebanyak 30 kali
- Isi dan selesaikan 10 Quiz dengan minimal score 80 sebagai syarat kenaikan Rank
5 replies
103 views
June 15, 2026 at 4:29 pmLangkah pengawasan terhadap sektor sawit juga sejalan dengan upaya pemerintah untuk memperluas basis pajak dan meningkatkan rasio pajak nasional. Di tengah kebutuhan pembiayaan pembangunan yang terus meningkat, optimalisasi penerimaan dari sektor-sektor unggulan menjadi salah satu strategi penting untuk menjaga kesehatan fiskal negara. Potensi tambahan penerimaan sebesar Rp1,1 triliun menunjukkan bahwa masih terdapat ruang yang cukup besar untuk meningkatkan kontribusi sektor sawit terhadap pendapatan negara tanpa harus menambah beban pajak baru.
-
Amilia Desi MarthasariRockstar
5 Requirements
- Update any post field with any value 1 time
- Login ke website sebanyak 30 kali
- Balas Thread sebanyak 50 kali
- Buat Thread baru sebanyak 30 kali
- Isi dan selesaikan 10 Quiz dengan minimal score 80 sebagai syarat kenaikan Rank
5 replies
103 views
June 15, 2026 at 4:29 pmDi sisi lain, pelaku industri berharap agar pengawasan yang dilakukan tetap mengedepankan prinsip transparansi, kepastian hukum, dan kemudahan administrasi. Dengan iklim usaha yang sehat dan kepatuhan yang semakin baik, industri sawit dapat terus berkembang sekaligus memberikan kontribusi yang lebih besar bagi perekonomian nasional. Pada akhirnya, optimalisasi pajak sektor sawit bukan hanya tentang meningkatkan penerimaan negara, tetapi juga menciptakan sistem perpajakan yang lebih adil, akuntabel, dan berkelanjutan bagi seluruh pemangku kepentingan.
-
- You must be logged in to reply to this topic.
Login terlebih dahulu , untuk memberikan komentar.
Thread terkait
-
Tokopedia Buka Menu Tax Exemption Per 13 JuliHalo rekan-rekan FinTax Community, Hari ini, 13 Juli 2026, Tokopedia resmi membuka keran pengajuan pembebasan pemotongan PPh melalui menu baru di Seller…13 Jul 2026 • Finance & Taxtax-exemptionTerkait:pajak potensi
-
📢 Kelanjutan PMK 37/2025: Membedah Sisi Administrasi & Validasi Dokumen “Prepaid Tax” Merchant per 1 Agustus 2026 (BagiRekan-rekan Fintax Community, Melanjutkan diskusi hangat kita kemarin mengenai penunjukan 4 raksasa marketplace (Tokopedia, Shopee, Lazada, Blibli) sebagai pemungut PPh Pasal 22…6 Jul 2026 • Finance & Taxpmk37Terkait:pajak sektor
-
📢 Hot Issue: PMK 37/2025 & Babak Baru PPh 22 Marketplace Per 1 Agustus 2026. Siapkah Infrastruktur FAT Kita?Rekan-rekan Fintax Community, Pagi ini kita disuguhkan rilis berita resmi mengenai penunjukan Tokopedia, Shopee, Lazada, dan Blibli sebagai pemungut PPh Pasal 22…2 Jul 2026 • Finance & Taxpph-22Terkait:pajak potensi penerimaan triliun
-
Penerimaan Pajak Tembus Rp 940,31 Triliun per 16 Juni 2026, Tumbuh 23,4%Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mencatat penerimaan pajak neto telah mencapai Rp 940,31 triliun hingga 16 Juni 2026. Angka tersebut…18 Jun 2026 • Finance & TaxTerkait:pajak sektor penerimaan triliun
-
Permendag 19/2026: NIB untuk Pedagang e-CommercePermendag 19/2026: NIB sebagai Langkah Penguatan Ekosistem Bisnis Digital Menurut saya, kewajiban Nomor Induk Berusaha (NIB) bagi pedagang e-commerce melalui Permendag 19/2026…18 Jun 2026 • Finance & TaxpermendagTerkait:pajak
-
Permendag 19/2026: NIB untuk Pedagang e-Commerce, Langkah Menuju Ekosistem Digital yang Lebih TertataMenurut saya, penerapan kewajiban Nomor Induk Berusaha (NIB) bagi pedagang di e-commerce melalui Permendag 19/2026 menjadi salah satu langkah penting dalam perkembangan…18 Jun 2026 • Finance & TaxpermendagTerkait:pajak
-
Shopee Cs Pungut Pajak PPN PMSE Rp10,32 Triliun pada 2025, Total Setoran Ekonomi Digital Rp47,18 TriliunDirektorat Jenderal Pajak Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan melaporkan total penerimaan pajak dari sektor ekonomi digital mencapai Rp47,18 triliun per akhir 31…4 Jun 2026 • Finance & TaxTerkait:pajak sektor penerimaan triliun
-
Pemerintah Perketat Restitusi Pajak Bermasalah, Penerimaan Negara Melonjak 16,1%Pemerintah akan menahan sementara pencairan restitusi pajak yang dinilai bermasalah atau belum terverifikasi guna mencegah potensi kebocoran penerimaan negara. Meski demikian, pemerintah…8 Jun 2026 • Finance & TaxTerkait:pajak potensi penerimaan triliun
-
Sambut 100 Siswa Ma’arif NU 01 Limpung Batang, Kanwil DJP Jateng I Tanamkan Kesadaran PajakKantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Jawa Tengah I menerima kunjungan studi dari sekitar 100 siswa jurusan Akuntansi dan Keuangan Lembaga…4 Jun 2026 • Finance & TaxTerkait:pajak
-
Perusahaan Multinasional Omzet Rp 15 Triliun Wajib Masuk Skema Pajak Minimum GlobalDirektorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) resmi menetapkan ketentuan teknis pelaksanaan Pajak Minimum Global atau Global Anti-Base Erosion Rules (GloBE) bagi…4 Jun 2026 • Finance & TaxTerkait:pajak triliun
-
Bukan Lagi Rp 5 Miliar, Batas Maksimal Restitusi PPN Kini Diturunkan Jadi Rp 1 MiliarPemerintah kembali merevisi aturan terkait percepatan restitusi pajak pertambahan nilai (PPN) melalui penerbitan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 28 Tahun 2026. Regulasi…6 May 2026 • Finance & TaxTerkait:pajak
-
Ditjen Pajak Kemenkeu Resmi Perpanjang Batas Lapor SPT Badan hingga 31 Mei 2026Direktorat Jenderal Pajak (DJP) di bawah Kementerian Keuangan (Kemenkeu) resmi memberikan kelonggaran batas waktu penyampaian Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan Pajak Penghasilan (PPh)…6 May 2026 • Finance & TaxTerkait:ditjen pajak
