Home / Topics / Finance & Tax / Era Transparansi Data Real-Time dan Implementasi Tax Control Framework (TCF)
- This topic has 0 replies, 1 voice, and was last updated 3 weeks, 2 days ago by
Finance.
Era Transparansi Data Real-Time dan Implementasi Tax Control Framework (TCF)
July 14, 2026 at 10:44 am-
-
Up::0
Halo rekan-rekan FinTax Community,
Sebuah transformasi besar dalam lanskap pengawasan pajak baru saja diumumkan oleh DJP per 13 Juli 2026 kemarin. Melalui peluncuran uji coba program Co-operative Compliance dengan menunjuk PT Pertamina (Persero) sebagai mitra pertama untuk Tahun Pajak 2026, DJP secara resmi mulai menggeser pola pengawasan konvensional (post-audit) menjadi pengawasan preventif sejak awal berbasis transparansi.
Bagi kita di ranah Finance, Accounting, and Tax (FAT), perubahan paradigma dari Direktur Jenderal Pajak, Bapak Bimo Wijayanto, ini merupakan sinyal kuat bahwa era menyembunyikan “area abu-abu” perpajakan sudah selesai. Pengawasan kini bergeser ke arah kolaborasi, namun menuntut kesiapan infrastruktur internal yang luar biasa.
Mari kita bedah 3 poin operasional dan taktis dari kebijakan baru ini:
1. Fondasi Utama: Kewajiban Integrasi Data dan Tax Control Framework (TCF)
Program Co-operative Compliance ini tidak dijalankan di atas kertas semata, melainkan berdiri di atas pilar integrasi data digital secara real-time dan penerapan Tax Control Framework (TCF) yang ketat oleh wajib pajak. Bagi tim FAT korporasi, hal ini berarti sistem ERP keuangan kita harus siap “dibuka” dan disinkronkan dengan sistem otoritas fiskal. Risiko perpajakan tidak lagi dinilai setahun setelah SPT dilaporkan, melainkan dimitigasi sejak jurnal transaksi pertama kali terbentuk di sistem akuntansi perusahaan.
2. Ruang Lingkup Withholding Tax (Masa Januari – Desember 2026)
Uji coba tahap awal ini mengunci fokus pada sektor potong-pungut (withholding tax), meliputi PPh Pasal 4 ayat (2), PPh Pasal 15, PPh Pasal 22, PPh Pasal 23, dan PPh Pasal 26. Pemilihan jenis pajak ini sangat strategis karena transaksi BUMN melibatkan ribuan vendor dan kontrak yang kompleks. Dengan mekanisme penyusunan compliance arrangement bersama DJP sejak awal, potensi sengketa atas perbedaan interpretasi tarif atau objek withholding tax dapat diselesaikan sebelum masa pelaporan berakhir, sehingga menekan biaya kepatuhan (cost of compliance).
3. Mengadopsi Praktik Global dan Rencana Ekspansi ke BUMN Lain
Pendekatan berbasis kepercayaan (trust-based relationship) ini mengadopsi kesuksesan yang telah berjalan di Belanda, Singapura, hingga Australia. Setelah Pertamina, DJP sudah bersiap memperluas uji coba ke PT Pelindo dan PT PLN. Ini menandakan bahwa cetak biru kepatuhan perpajakan masa depan untuk seluruh korporasi besar di Indonesia akan mengarah pada standardisasi TCF yang seragam.
Rekomendasi Diskusi Forum:
Melihat arah pengawasan DJP yang bergeser ke hulu ini, bagaimana sudut pandang rekan-rekan praktisi?
-
Apakah perusahaan tempat rekan-rekan bekerja—terutama yang masuk kategori Wajib Pajak Besar/Madya—sudah mulai menyusun dokumen internal Tax Control Framework (TCF) sebagai persiapan menghadapi era keterbukaan data ini?
-
Bagaimana Anda melihat kesiapan infrastruktur IT dan tim FAT di Indonesia dalam melakukan integrasi data langsung dengan sistem DJP (Coretax) tanpa mengorbankan kerahasiaan data komersial yang sensitif?
Yuk, mari kita tuangkan analisis dan pandangan rekan-rekan di kolom komentar!
-
-
- You must be logged in to reply to this topic.
Login terlebih dahulu , untuk memberikan komentar.
Thread terkait
-
Antisipasi Pembaruan SAK 2026–2027: Implikasi Transisi PSAK 118, Akuntansi Instrumen Berbasis ESG, dan Sensitivitas FiskHalo rekan-rekan FinTax Community, Pembaruan Standar Akuntansi Keuangan (SAK) yang dirilis oleh IAI untuk periode 2026 dan 2027 membawa perubahan arsitektur pelaporan…6 Aug 2026 • Finance & TaxsakTerkait:era implementasi tax
-
Ditjen Pajak Hadapi Puluhan Ribu Sengketa Pajak, Nilainya Tembus Rp 176 TriliunDirektorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) masih menangani puluhan ribu perkara sengketa pajak hingga akhir tahun 2025. Berdasarkan Laporan Keuangan Ditjen…4 Aug 2026 • Finance & TaxTerkait:era
-
Tak Semua Penjual Shopee, Tokopedia, Blibli, dan Lazada Kena Pajak Mulai 1 Agustus, Ini KriterianyaKementerian Keuangan (Kemenkeu) resmi memberlakukan pemungutan pajak penghasilan (PPh) atas transaksi perdagangan melalui sistem elektronik (PMSE) atau e-commerce pada 1 Agustus 2026.…2 Aug 2026 • Finance & TaxTerkait:era
-
Tokopedia Buka Menu Tax Exemption Per 13 JuliHalo rekan-rekan FinTax Community, Hari ini, 13 Juli 2026, Tokopedia resmi membuka keran pengajuan pembebasan pemotongan PPh melalui menu baru di Seller…13 Jul 2026 • Finance & Taxtax-exemptionTerkait:era data implementasi tax
-
📢 Kelanjutan PMK 37/2025: Membedah Sisi Administrasi & Validasi Dokumen “Prepaid Tax” Merchant per 1 Agustus 2026 (BagiRekan-rekan Fintax Community, Melanjutkan diskusi hangat kita kemarin mengenai penunjukan 4 raksasa marketplace (Tokopedia, Shopee, Lazada, Blibli) sebagai pemungut PPh Pasal 22…6 Aug 2026 • Finance & Taxpmk37Terkait:era data implementasi tax
-
📢 Hot Issue: PMK 37/2025 & Babak Baru PPh 22 Marketplace Per 1 Agustus 2026. Siapkah Infrastruktur FAT Kita?Rekan-rekan Fintax Community, Pagi ini kita disuguhkan rilis berita resmi mengenai penunjukan Tokopedia, Shopee, Lazada, dan Blibli sebagai pemungut PPh Pasal 22…2 Jul 2026 • Finance & Taxpph-22Terkait:era transparansi data tax
-
Penerimaan Pajak Tembus Rp 940,31 Triliun per 16 Juni 2026, Tumbuh 23,4%Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mencatat penerimaan pajak neto telah mencapai Rp 940,31 triliun hingga 16 Juni 2026. Angka tersebut…18 Jun 2026 • Finance & TaxTerkait:era tax
-
Permendag 19/2026: NIB untuk Pedagang e-CommercePermendag 19/2026: NIB sebagai Langkah Penguatan Ekosistem Bisnis Digital Menurut saya, kewajiban Nomor Induk Berusaha (NIB) bagi pedagang e-commerce melalui Permendag 19/2026…18 Jun 2026 • Finance & TaxpermendagTerkait:era
-
Permendag 19/2026: NIB untuk Pedagang e-Commerce, Langkah Menuju Ekosistem Digital yang Lebih TertataMenurut saya, penerapan kewajiban Nomor Induk Berusaha (NIB) bagi pedagang di e-commerce melalui Permendag 19/2026 menjadi salah satu langkah penting dalam perkembangan…18 Jun 2026 • Finance & TaxpermendagTerkait:era transparansi implementasi
-
Ditjen Pajak Kejar Pajak Sektor Sawit, Potensi Penerimaan Rp 1,1 TriliunDirektorat Jenderal (Direktorat) Pajak Kementerian Keuangan (Kemenkeu) memperketat pengawasan dan penegakan hukum di sektor kelapa sawit (crude palm oil/CPO). Langkah ini mulai…15 Jun 2026 • Finance & TaxTerkait:era data
-
Shopee Cs Pungut Pajak PPN PMSE Rp10,32 Triliun pada 2025, Total Setoran Ekonomi Digital Rp47,18 TriliunDirektorat Jenderal Pajak Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan melaporkan total penerimaan pajak dari sektor ekonomi digital mencapai Rp47,18 triliun per akhir 31…4 Jun 2026 • Finance & TaxTerkait:era data
-
Pemerintah Perketat Restitusi Pajak Bermasalah, Penerimaan Negara Melonjak 16,1%Pemerintah akan menahan sementara pencairan restitusi pajak yang dinilai bermasalah atau belum terverifikasi guna mencegah potensi kebocoran penerimaan negara. Meski demikian, pemerintah…8 Jun 2026 • Finance & TaxTerkait:era