Home / Topics / Finance & Tax / Yang Dirindukan dari Kopdar Fintax
- This topic has 1 reply, 2 voices, and was last updated 1 year, 3 months ago by
Albert Yosua Matatula.
Yang Dirindukan dari Kopdar Fintax
October 9, 2024 at 5:15 pm-
-
Up::0

Ini ke tiga kalinya saya mengikuti event Kopdar grup Fintax yang diadakan oleh tim Community Mekari. Dan hampir hatrick juga dapat hadiah quiz… hehe. Tapi ga apa-apa, bagi-bagi rezeki ke temen-temen yang belum pernah dikirimin saldo gopay 50 ribu dari Mekari.
Pertama kali saya ikut Kopdar pastinya planga plongo belum kenal siapa-siapa. Belum kenal Mas Iqra, Mba Jaihan, Mba Annisa, Mas Rahul, Bro Albert, Pak Riza, Pak Dicky, Pak Doni, Bu Ita, Bu Lia, Bu Rara. Ya nama-nama tadi, dan nama-nama yang mungkin luput disebut. Semuanya kenalan dari grup Fintax 101 dan baru berjumpa muka di acara Kopdar ini. Setelah Kopdar ke-3, yang tadinya terasa asing jadi terasa lebih cair.
Pertama kali datang Kopdar, ke kantor Mekari masih serasa tamu. Nanya toiletnya dimana, musholanya dimana, masih kikuk. Setelah Kopdar ke-3 datang ke kantor Mekari udah serasa mampir ke kantor temen. Mungkin setelah Kopdar ke-10 bakalan serasa kantor sendiri dan acara Kopdar jadi serasa reuni.
Acara Kopdar ini pastinya dibuat dengan tujuan membangun komunitas. And so far it works. Mungkin size komunitasnya masih kecil, masih ga seberapa dibanding dengan total user Jurnal.id. But it’s ok, start small and aim big. Bagi saya pribadi, yang tadinya Mekari hanya saya anggap sebagai software company, menjadi perlahan ada emotional bonding. Dan itulah yang diimpikan oleh setiap brand pastinya. Dimana user atau customer merasakan ikatan emosional dengan merknya. Customer menjadi advokat bagi perusahaan, dengan segala kelebihan dan kekurangannya.
Masukan saya untuk acara Kopdar berikutnya :
– Waktu pelaksanaannya bisa lebih awal, misal di pukul 14.00. Supaya setelah acara masih ada spare waktu yang lumayan untuk networking. Sesi networking ini sebenernya salah satu sesi yang paling penting. Dan bahkan bisa jadi tujuan utama orang datang ke acara ini. Untuk saling kenal, saling berdiskusi, dan untuk konsultasi cara jawab SP2DK ke bro Albert
– Bisa dipertimbangkan buat acara Kopdar virtual se-Indonesia untuk mengakomodasi mereka yang jaraknya jauh dari lokasi Kopdar
– Bisa dipertimbangkan ada acara tahunan yang spesial untuk anggota komunitas yang loyal. Seperti gathering dua hari satu malam di puncak, Bogor. Semua akomodasi, konsumsi, dan uang saku ditanggung Mekari. Ga usah repot-repot di Bali kok, di Puncak pun kita udah seneng.
– Buat temen-temen yang belum tahu. Di Mekari Community ini ada beberapa orang yang ditunjuk sebagai Community Leaders. Orang-orang ini bisa tuh diajak brainstorming bagaimana meningkatkan kepuasan dan engagement user Jurnal, atau bagaimana menarik user baru.
– Game nya mungkin bisa lebih bervariasi lagi, jangan tebak gambar melulu. Mungkin bisa dipertimbangkan game yang sifatnya team building dan fisik, kaya tarik tambang. hehehe
– Kalau memang anggarannya memungkinkan peserta Kopdar ga pulang dengan tangan kosong. Saya masih inget pas Kopdar pertama dapet souvenir dan nasi box. Itu udah lumayan banget sebenernya. Dikasih gantungan kunci pun kita udah seneng. Apalagi gantungan kuncinya dari emas 5 gram…. hehehe. Becanda ya mba mas Mekari (tapi kalo mau diseriusin kita ga apa-apa banget kok).

Catatan : Gambar paling atas memang hanya sebagai pemanis, tapi sepertinya menjadi keharusan juga supaya acara Kopdar ga terganggu dengan suara perut yang dari siang belum makan.
-
Kapan ya ada kopdar lagi nih di 2025 yah Pak
-
- You must be logged in to reply to this topic.
Login terlebih dahulu , untuk memberikan komentar.
Thread terkait
-
Permendag 19/2026: NIB untuk Pedagang e-Commerce, Langkah Menuju Ekosistem Digital yang Lebih TertataMenurut saya, penerapan kewajiban Nomor Induk Berusaha (NIB) bagi pedagang di e-commerce melalui Permendag 19/2026 menjadi salah satu langkah penting dalam perkembanganâĻ18 Jun 2026 âĸ Finance & TaxpermendagTerkait:mengikuti
-
Ditjen Pajak Kejar Pajak Sektor Sawit, Potensi Penerimaan Rp 1,1 TriliunDirektorat Jenderal (Direktorat) Pajak Kementerian Keuangan (Kemenkeu) memperketat pengawasan dan penegakan hukum di sektor kelapa sawit (crude palm oil/CPO). Langkah ini mulaiâĻ15 Jun 2026 âĸ Finance & TaxTerkait:tiga tim
-
Shopee Cs Pungut Pajak PPN PMSE Rp10,32 Triliun pada 2025, Total Setoran Ekonomi Digital Rp47,18 TriliunDirektorat Jenderal Pajak Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan melaporkan total penerimaan pajak dari sektor ekonomi digital mencapai Rp47,18 triliun per akhir 31âĻ4 Jun 2026 âĸ Finance & TaxTerkait:tiga tim
-
Sambut 100 Siswa Maâarif NU 01 Limpung Batang, Kanwil DJP Jateng I Tanamkan Kesadaran PajakKantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Jawa Tengah I menerima kunjungan studi dari sekitar 100 siswa jurusan Akuntansi dan Keuangan LembagaâĻ4 Jun 2026 âĸ Finance & TaxTerkait:mengikuti
-
Perusahaan Multinasional Omzet Rp 15 Triliun Wajib Masuk Skema Pajak Minimum GlobalDirektorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) resmi menetapkan ketentuan teknis pelaksanaan Pajak Minimum Global atau Global Anti-Base Erosion Rules (GloBE) bagiâĻ4 Jun 2026 âĸ Finance & TaxTerkait:grup
-
Ditjen Pajak Kemenkeu Resmi Perpanjang Batas Lapor SPT Badan hingga 31 Mei 2026Direktorat Jenderal Pajak (DJP) di bawah Kementerian Keuangan (Kemenkeu) resmi memberikan kelonggaran batas waktu penyampaian Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan Pajak Penghasilan (PPh)âĻ6 May 2026 âĸ Finance & TaxTerkait:tim
-
Pajak Kripto Tembus Rp 1,96 Triliun Sejak 2022, Segini Sumbangan IndodaxPenerimaan pajak dari transaksi aset kripto terus menunjukkan tren meningkat sejak pertama kali diberlakukan pada 2022. Hingga Februari 2026, total pajak kriptoâĻ8 May 2026 âĸ Finance & TaxTerkait:tim
-
Purbaya Mau Revisi Aturan Restitusi Pajak, Rencanakan Berlaku 1 Mei 2026Kementerian Keuangan (Kemenkeu) akan merevisi Peraturan Menteri Keuangan (PMK) terkait dengan pengembalian lebih bayar pajak atau restitusi pajak. Hal ini sejalan denganâĻ15 Apr 2026 âĸ Finance & TaxTerkait:tiga
-
Optimalisasi Pajak Perusahaan dengan Fasilitas Pasal 31E UU PPhTidak semua penghasilan yang diperoleh perusahaan secara otomatis dikenakan tarif Pajak Penghasilan (PPh) Badan secara penuh. Dalam sistem perpajakan di Indonesia, pemerintahâĻ7 May 2026 âĸ Finance & Taxpajak-perusahaan pasal-31e pkp pph-badanTerkait:tim
-
Trending Perpajakan Minggu Ini: Core Tax Normal & 13 Layanan Pajak Baru”Dalam kerangka akuntansi akrual dan perspektif perpajakan, Accounts Payable (AP) dan Accounts Receivable (AR) tidak hanya berdampak pada laporan posisi keuangan, tetapiâĻ9 Apr 2026 âĸ Finance & TaxAllTerkait:tiga mengikuti tim
-
Jangan Abaikan Bukti Potong A1, Bisa Berisiko BesarDi dunia perpajakan, bukti potong A1 sering dianggap sepele oleh sebagian orangââAh, itu cuma formalitas, nanti tinggal lapor pajak lagi,â begitu pikirâĻ17 Apr 2026 âĸ Finance & TaxAllTerkait:tiga
-
PMK 100/2025 dan Tantangan Implementasi Akuntansi Berbasis AkrualPMK 100/2025 tentang Kebijakan Akuntansi Pemerintah Pusat menurut saya merupakan langkah penting dalam memperkuat fondasi tata kelola keuangan negara, khususnya di eraâĻ21 Apr 2026 âĸ Finance & TaxAllTerkait:fintax community
