Home / Topics / Finance & Tax / Purbaya Pantau Penagihan Kasus Pajak, Sebagian Besar Ditargetkan Lunas Akhir 202
- This topic has 4 replies, 2 voices, and was last updated 9 months, 4 weeks ago by
Lia.
Purbaya Pantau Penagihan Kasus Pajak, Sebagian Besar Ditargetkan Lunas Akhir 202
October 10, 2025 at 2:17 pm-
-
Up::0
(Jakarta) Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan bahwa pemerintah baru menerima pembayaran pajak sebesar Rp 7 triliun dari para pengemplang pajak yang kasusnya telah inkrah di pengadilan. Angka tersebut masih jauh dari target penerimaan Rp 60 triliun yang sebelumnya ia tetapkan. Meski demikian, Purbaya optimistis seluruh tunggakan dapat dilunasi pada tahun 2025.
“Mungkin baru masuk, sekarang hampir Rp 7 triliun, tapi kan pembayarannya kayaknya ada yang bertahap gitu. Nanti saya akan monitor lagi secepat apa,” ungkap Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa di sebuah pertemuan pada Rabu (08/10).
Meski pembayaran berjalan lambat, Purbaya belum menjelaskan secara rinci langkah atau sanksi yang akan diberikan kepada para penunggak pajak. Ia menyebut, keputusan lebih lanjut akan dibahas bersama Direktur Jenderal Pajak (DJP) Bimo Wijayanto untuk menentukan strategi penagihan berikutnya.
“Saya harus bicara dulu dengan Dirjen Pajak seperti apa proses penagihannya, tapi saya harapkan sebagian besar sudah masuk menjelang akhir tahun 2025,” sambung Purbaya. Ia menegaskan komitmen pemerintah dalam mengoptimalkan penerimaan negara, dengan memastikan hak negara dibayar penuh oleh penunggak pajak.
Sebelumnya, Purbaya menyampaikan bahwa total tunggakan pajak mencapai Rp 60 triliun dari sekitar 200 wajib pajak. Ia mengaku sudah mengantongi daftar nama para pengemplang dan akan terus menagih hingga seluruh kewajiban diselesaikan. Bahkan, ia sempat memberi ultimatum agar para penunggak melunasi kewajibannya dalam waktu satu minggu. (Rp)
-
-
-
-
Semoga menjelang akhir 2025 target Rp 60 triliun benar-benar tercapai. Uang pajak itu penting untuk pembangunan dan kesejahteraan rakyat 💪🇮🇩. Pemerintah juga harus transparan dalam proses penagihannya supaya kepercayaan publik tetap terjaga.
-
- You must be logged in to reply to this topic.
Login terlebih dahulu , untuk memberikan komentar.
Thread terkait
-
Transisi PSAK 118 dan Kepatuhan Coretax: Strategi Remapping Chart of Accounts (CoA) untuk Mencegah Indikator Risiko FiskHalo rekan-rekan FinTax Community, Peringatan dari praktisi akuntansi Aldion Soeprijono mengenai risiko red flag pada sistem Coretax akibat perubahan format laporan keuangan…7 Aug 2026 • Finance & Taxcoretax psakTerkait:pajak besar akhir
-
Antisipasi Pembaruan SAK 2026–2027: Implikasi Transisi PSAK 118, Akuntansi Instrumen Berbasis ESG, dan Sensitivitas FiskHalo rekan-rekan FinTax Community, Pembaruan Standar Akuntansi Keuangan (SAK) yang dirilis oleh IAI untuk periode 2026 dan 2027 membawa perubahan arsitektur pelaporan…6 Aug 2026 • Finance & TaxsakTerkait:pajak
-
Ditjen Pajak Hadapi Puluhan Ribu Sengketa Pajak, Nilainya Tembus Rp 176 TriliunDirektorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) masih menangani puluhan ribu perkara sengketa pajak hingga akhir tahun 2025. Berdasarkan Laporan Keuangan Ditjen…4 Aug 2026 • Finance & TaxTerkait:pajak sebagian besar akhir
-
Tak Semua Penjual Shopee, Tokopedia, Blibli, dan Lazada Kena Pajak Mulai 1 Agustus, Ini KriterianyaKementerian Keuangan (Kemenkeu) resmi memberlakukan pemungutan pajak penghasilan (PPh) atas transaksi perdagangan melalui sistem elektronik (PMSE) atau e-commerce pada 1 Agustus 2026.…2 Aug 2026 • Finance & TaxTerkait:pajak besar
-
Tokopedia Buka Menu Tax Exemption Per 13 JuliHalo rekan-rekan FinTax Community, Hari ini, 13 Juli 2026, Tokopedia resmi membuka keran pengajuan pembebasan pemotongan PPh melalui menu baru di Seller…13 Jul 2026 • Finance & Taxtax-exemptionTerkait:penagihan pajak besar
-
📢 Kelanjutan PMK 37/2025: Membedah Sisi Administrasi & Validasi Dokumen “Prepaid Tax” Merchant per 1 Agustus 2026 (BagiRekan-rekan Fintax Community, Melanjutkan diskusi hangat kita kemarin mengenai penunjukan 4 raksasa marketplace (Tokopedia, Shopee, Lazada, Blibli) sebagai pemungut PPh Pasal 22…6 Aug 2026 • Finance & Taxpmk37Terkait:pajak lunas akhir
-
📢 Hot Issue: PMK 37/2025 & Babak Baru PPh 22 Marketplace Per 1 Agustus 2026. Siapkah Infrastruktur FAT Kita?Rekan-rekan Fintax Community, Pagi ini kita disuguhkan rilis berita resmi mengenai penunjukan Tokopedia, Shopee, Lazada, dan Blibli sebagai pemungut PPh Pasal 22…2 Jul 2026 • Finance & Taxpph-22Terkait:pajak besar akhir
-
Penerimaan Pajak Tembus Rp 940,31 Triliun per 16 Juni 2026, Tumbuh 23,4%Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mencatat penerimaan pajak neto telah mencapai Rp 940,31 triliun hingga 16 Juni 2026. Angka tersebut…18 Jun 2026 • Finance & TaxTerkait:pajak besar akhir
-
Permendag 19/2026: NIB untuk Pedagang e-CommercePermendag 19/2026: NIB sebagai Langkah Penguatan Ekosistem Bisnis Digital Menurut saya, kewajiban Nomor Induk Berusaha (NIB) bagi pedagang e-commerce melalui Permendag 19/2026…18 Jun 2026 • Finance & TaxpermendagTerkait:pajak besar
-
Permendag 19/2026: NIB untuk Pedagang e-Commerce, Langkah Menuju Ekosistem Digital yang Lebih TertataMenurut saya, penerapan kewajiban Nomor Induk Berusaha (NIB) bagi pedagang di e-commerce melalui Permendag 19/2026 menjadi salah satu langkah penting dalam perkembangan…18 Jun 2026 • Finance & TaxpermendagTerkait:pajak besar akhir
-
Ditjen Pajak Kejar Pajak Sektor Sawit, Potensi Penerimaan Rp 1,1 TriliunDirektorat Jenderal (Direktorat) Pajak Kementerian Keuangan (Kemenkeu) memperketat pengawasan dan penegakan hukum di sektor kelapa sawit (crude palm oil/CPO). Langkah ini mulai…15 Jun 2026 • Finance & TaxTerkait:kasus pajak besar lunas
-
Shopee Cs Pungut Pajak PPN PMSE Rp10,32 Triliun pada 2025, Total Setoran Ekonomi Digital Rp47,18 TriliunDirektorat Jenderal Pajak Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan melaporkan total penerimaan pajak dari sektor ekonomi digital mencapai Rp47,18 triliun per akhir 31…4 Jun 2026 • Finance & TaxTerkait:pajak besar akhir
