Home / Topics / Finance & Tax / Kenapa Keuangan Butuh Desain?
- This topic has 0 replies, 1 voice, and was last updated 11 months ago by
Lia.
Kenapa Keuangan Butuh Desain?
September 12, 2025 at 1:25 pm-
-
Up::0
Coba pikirkan industri keuangan. Yang terlintas di kepala pasti kata-kata ribet kayak “jargon teknis” atau “portofolio investasi,” kan? Gambarnya juga gitu-gitu aja, serba abu-abu atau biru tua, kaku, dan membosankan. Makanya, banyak orang ngerasa dunia ini dingin, susah dimengerti, dan kadang bikin curiga.
Padahal, keuangan itu ada di mana-mana. Ini soal tabungan kita, cicilan rumah, atau dana pensiun. Ini soal gimana kita bisa beli sesuatu, bangun usaha, dan bikin masa depan yang lebih baik. Tanpa sistem keuangan yang sehat, dunia enggak akan maju seperti sekarang. Kita enggak akan punya teknologi canggih atau jalan tol yang mulus.
Nah, di situlah desain masuk. Penulis cerita ini adalah seorang desainer ya, dia ngelihat celah besar antara gimana keuangan itu dilihat dan apa arti sebenarnya. Dia percaya, desain bisa jadi jembatan yang bikin keuangan terasa lebih dekat dan bisa dipercaya.
Dari Ribet Jadi Gampang: Desain Itu Soal Kepercayaan
Penulis yang desaigner ini enggak datang dari bank. Dia malah kerja di tempat yang salah sedikit bisa fatal. Dia pernah ngerjain sistem buat polisi, di mana informasinya harus super jelas dan enggak boleh bikin bingung. Atau bikin platform digital buat perusahaan yang harus kelihatan kredibel di depan pemerintah.Dari semua itu, dia belajar satu hal: desain yang bagus itu mengubah yang ribet jadi gampang. Kalau sesuatu dibuat gampang dimengerti, orang jadi percaya. Kayak polisi yang percaya sama data di layar, atau perusahaan kecil yang bisa menang tender gede karena data mereka disajikan dengan rapi.
Prinsip ini sangat berlaku di dunia keuangan. Orang-orang naruh uang hasil kerja keras mereka di sini. Mereka butuh kejelasan, bukan teka-teki. Desain bisa bikin informasi investasi jadi enggak menakutkan, bikin risiko terasa lebih terkendali, dan bikin kita yakin sama pilihan kita.
Bikin Keuangan Jadi Manusiawi: Enggak Cuma Kelihatan Keren
Masalah lain di industri ini adalah mereka kurang “manusiawi.” Banyak merek yang mencoba tampil modern dengan warna ngejreng atau bahasa santai, tapi cuma di permukaan aja. Enggak ada substansinya. Kepercayaan enggak dibangun dari tren, tapi dari konsistensi dan kejujuran.Penulis buktikan ini waktu dia bantu firma investasi bikin identitas merek. Mereka enggak pakai warna-warna norak, tapi bikin sesuatu yang elegan dan timeless. Desain yang dia buat bikin merek itu kelihatan berwibawa dan berkesan, bukan yang teriak-teriak buat menarik perhatian.
Desain yang bagus bisa bikin institusi keuangan terasa hidup. Desain bisa menyampaikan nilai-nilai seperti integritas dan empati tanpa harus pakai kata-kata klise. Ini soal menciptakan pengalaman yang bikin kita ngerasa aman dan dipahami, bukan cuma jadi nasabah yang angkanya dicatat.
Pada akhirnya, buat penulis, pindah ke dunia keuangan itu bukan cuma ngejar uang. Ini soal tantangan yang lebih gede: gimana caranya bikin industri yang sangat penting ini jadi lebih jelas dan manusiawi. Ini kesempatan buat dia pakai semua keahliannya—dari bikin sistem sampai bikin cerita yang bikin orang percaya—untuk sesuatu yang punya dampak besar buat kita semua.
Desain yang bagus enggak akan gantiin keahlian finansial, tapi justru bikin keahlian itu makin bersinar. Dia nemuin misi yang lebih dari sekadar uang: merancang ulang kepercayaan di salah satu industri terpenting di dunia.
-
- You must be logged in to reply to this topic.
Login terlebih dahulu , untuk memberikan komentar.
Thread terkait
-
Transisi PSAK 118 dan Kepatuhan Coretax: Strategi Remapping Chart of Accounts (CoA) untuk Mencegah Indikator Risiko FiskHalo rekan-rekan FinTax Community, Peringatan dari praktisi akuntansi Aldion Soeprijono mengenai risiko red flag pada sistem Coretax akibat perubahan format laporan keuangan…7 Aug 2026 • Finance & Taxcoretax psakTerkait:keuangan
-
Antisipasi Pembaruan SAK 2026–2027: Implikasi Transisi PSAK 118, Akuntansi Instrumen Berbasis ESG, dan Sensitivitas FiskHalo rekan-rekan FinTax Community, Pembaruan Standar Akuntansi Keuangan (SAK) yang dirilis oleh IAI untuk periode 2026 dan 2027 membawa perubahan arsitektur pelaporan…6 Aug 2026 • Finance & TaxsakTerkait:keuangan butuh
-
Ditjen Pajak Hadapi Puluhan Ribu Sengketa Pajak, Nilainya Tembus Rp 176 TriliunDirektorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) masih menangani puluhan ribu perkara sengketa pajak hingga akhir tahun 2025. Berdasarkan Laporan Keuangan Ditjen…4 Aug 2026 • Finance & TaxTerkait:keuangan
-
Tak Semua Penjual Shopee, Tokopedia, Blibli, dan Lazada Kena Pajak Mulai 1 Agustus, Ini KriterianyaKementerian Keuangan (Kemenkeu) resmi memberlakukan pemungutan pajak penghasilan (PPh) atas transaksi perdagangan melalui sistem elektronik (PMSE) atau e-commerce pada 1 Agustus 2026.…2 Aug 2026 • Finance & TaxTerkait:keuangan
-
📢 Kelanjutan PMK 37/2025: Membedah Sisi Administrasi & Validasi Dokumen “Prepaid Tax” Merchant per 1 Agustus 2026 (BagiRekan-rekan Fintax Community, Melanjutkan diskusi hangat kita kemarin mengenai penunjukan 4 raksasa marketplace (Tokopedia, Shopee, Lazada, Blibli) sebagai pemungut PPh Pasal 22…6 Aug 2026 • Finance & Taxpmk37Terkait:keuangan butuh
-
Penerimaan Pajak Tembus Rp 940,31 Triliun per 16 Juni 2026, Tumbuh 23,4%Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mencatat penerimaan pajak neto telah mencapai Rp 940,31 triliun hingga 16 Juni 2026. Angka tersebut…18 Jun 2026 • Finance & TaxTerkait:keuangan
-
Permendag 19/2026: NIB untuk Pedagang e-CommercePermendag 19/2026: NIB sebagai Langkah Penguatan Ekosistem Bisnis Digital Menurut saya, kewajiban Nomor Induk Berusaha (NIB) bagi pedagang e-commerce melalui Permendag 19/2026…18 Jun 2026 • Finance & TaxpermendagTerkait:keuangan
-
Permendag 19/2026: NIB untuk Pedagang e-Commerce, Langkah Menuju Ekosistem Digital yang Lebih TertataMenurut saya, penerapan kewajiban Nomor Induk Berusaha (NIB) bagi pedagang di e-commerce melalui Permendag 19/2026 menjadi salah satu langkah penting dalam perkembangan…18 Jun 2026 • Finance & TaxpermendagTerkait:keuangan butuh
-
Ditjen Pajak Kejar Pajak Sektor Sawit, Potensi Penerimaan Rp 1,1 TriliunDirektorat Jenderal (Direktorat) Pajak Kementerian Keuangan (Kemenkeu) memperketat pengawasan dan penegakan hukum di sektor kelapa sawit (crude palm oil/CPO). Langkah ini mulai…15 Jun 2026 • Finance & TaxTerkait:keuangan
-
Shopee Cs Pungut Pajak PPN PMSE Rp10,32 Triliun pada 2025, Total Setoran Ekonomi Digital Rp47,18 TriliunDirektorat Jenderal Pajak Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan melaporkan total penerimaan pajak dari sektor ekonomi digital mencapai Rp47,18 triliun per akhir 31…4 Jun 2026 • Finance & TaxTerkait:keuangan
-
Pemerintah Perketat Restitusi Pajak Bermasalah, Penerimaan Negara Melonjak 16,1%Pemerintah akan menahan sementara pencairan restitusi pajak yang dinilai bermasalah atau belum terverifikasi guna mencegah potensi kebocoran penerimaan negara. Meski demikian, pemerintah…8 Jun 2026 • Finance & TaxTerkait:keuangan
-
Sambut 100 Siswa Ma’arif NU 01 Limpung Batang, Kanwil DJP Jateng I Tanamkan Kesadaran PajakKantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Jawa Tengah I menerima kunjungan studi dari sekitar 100 siswa jurusan Akuntansi dan Keuangan Lembaga…4 Jun 2026 • Finance & TaxTerkait:keuangan