Home / Topics / Finance & Tax / Ekonomi Sulit Hati hati dng uangmu
- This topic has 21 replies, 4 voices, and was last updated 10 months, 3 weeks ago by
Albert Yosua Matatula.
Ekonomi Sulit Hati hati dng uangmu
September 8, 2025 at 9:53 am-
-
Up::0
Hingga 5 tahun kedepan, Keadaan Ekonomi Negara Kita akan semakin sulit. Hanya orang-orang Pilihan yang mampu bertahan dan tidak akan terhempas oleh Badai ekonomi. Golongan Menengah yang ceroboh dengan Uangnya akan banyak yang jatuh kebawah menjadi Golongan Miskin. Ini Nasihat saya, Langkah yang harus Anda ambil untuk menghadapi Situasi yang sulit:
1. Jangan membuat Hutang Baru. Lunasi yang ada sekarang juga.
2. Jangan mengembangkan usaha, menambah Cabang dulu. Jalani yang ada dengan baik.
3. Jangan pernah Meminjamkan Uangmu walau dengan dalih menolong.
4. Jangan tergiur oleh Penawaran Bisnis atau Investasi. Sekarang banyak Penipu berpenampilan kaya menawarkan bisnis, investasi.
5. Jangan bermain-main menjadi Trader Saham, Crypto atau Bitcoin. Saya belum pernah melihat Trader yang menjadi Kaya dari Bermain Crypto. Yang menjual Seminar Crypto, Afiliator, memang pada menjadi kaya-raya dari hasil menjual Seminar bukan dari hasil bermain Crypto atau Trading. Yang Trading mbelgedhes pada bangkrut. Saham adalah Investasi Jangka Panjang dengan modal besar bukan modal kecil dimainkan, menghitung Menit atau Jam.
6. Jangan mencoba Bisnis yang Anda tidak Ahli.
7. Jangan tukar mobil baru, gunakan yang ada, dan cut off semua keborosan gaya hidup, tingkatkan Tabungan.
Itu saja yang bisa saya bagikan, semoga tulisan ini bermanfaat buat rekan-rekan pembaca, hati-hati dengan Uangmu. Situasi mencari Uang akan lebih sulit daripada waktu pandemi Covid 19.
Kiranya Tuhan memberkati dan senantiasa memudahkan segala langkah kita. Amiin
-
Amilia Desi MarthasariRockstar
5 Requirements
- Update any post field with any value 1 time
- Login ke website sebanyak 30 kali
- Balas Thread sebanyak 50 kali
- Buat Thread baru sebanyak 30 kali
- Isi dan selesaikan 10 Quiz dengan minimal score 80 sebagai syarat kenaikan Rank
21 replies
135 views
September 9, 2025 at 11:11 amWah,,,terima kasih advice nya sangat visioner sekali,,,
Poin ke 5 betul sekali karena sudah pernah mengalamin,,, -
-
Poin nomor 1, tentang melunasi utang, menurut saya sangat krusial. Saya sendiri sedang berusaha fokus melunasi sisa cicilan agar lebih tenang di masa depan. Lalu, soal investasi yang tidak kita kuasai (poin nomor 6), itu juga nasihat yang penting banget. Banyak yang tergiur dengan iming-iming cepat kaya tanpa benar-benar memahami risikonya.
-
Selain tujuh poin ini, apakah ada strategi lain yang Mas Widdy terapkan, khususnya untuk memperkuat sumber pemasukan agar tidak hanya fokus pada penghematan? Semoga kita semua bisa melewati badai ini dengan baik. Amin!
-
WIDDY FERDIANSYAHPionner
5 Requirements
- Login ke website sebanyak 20 kali
- Balas Thread sebanyak 30 kali
- Buat Thread baru sebanyak 15 kali
- Ubah foto profil 1 kali
- Isi dan selesaikan 5 Quiz dengan minimal score 80 sebagai syarat kenaikan Rank

21 replies
135 views
September 9, 2025 at 2:53 pmKalau saya mencobe beberapa peluang bisnis yang minim resiko, spt reseller/afiliator dari produk2 yang saya pakai dan saya beli di market plac, krn penghasilan dari afiliator dan resseler saat ini luamayan juga klo buat sampingan.
-
Semoga diskusi ini bermanfaat bagi kita semua dan kita bisa saling mendukung untuk keluar dari badai ekonomi ini dengan lebih kuat. Amin!
-
Terakhir, saya ingin tahu juga apakah Ka Lia memiliki pendapat terkait dengan pentingnya adaptasi terhadap tren atau teknologi baru dalam meningkatkan sumber pemasukan. Dalam dunia yang terus berubah ini, saya rasa kita harus selalu siap untuk belajar dan beradaptasi dengan cepat agar tidak tertinggal.
-
Selain itu, bagaimana menurut Ka Lia soal potensi monetisasi berbasis komunitas? Misalnya, menciptakan platform atau ruang bagi pelanggan untuk berinteraksi, berbagi ide, atau bahkan mendapatkan manfaat eksklusif seperti diskon atau akses awal ke produk baru. Hal ini bisa memberikan nilai lebih bagi pelanggan, sekaligus menciptakan sumber pemasukan tambahan bagi bisnis kita.
-
Apakah menurut Ka Lia, dalam situasi yang penuh ketidakpastian ini, kolaborasi dengan bisnis lain yang memiliki visi yang sejalan bisa menjadi solusi yang efektif untuk memperluas cakupan pasar? Seperti yang kita lihat di berbagai industri, sinergi antara perusahaan-perusahaan dengan spesialisasi yang berbeda sering kali membuka peluang yang lebih besar untuk berkembang.
-
Terkait dengan penghematan, saya rasa itu memang langkah yang baik, tetapi kita juga harus melihat aspek yang lebih luas dari efisiensi operasional. Ini bisa mencakup penggunaan teknologi untuk otomatisasi proses bisnis, pengurangan biaya yang tidak produktif, dan bahkan memanfaatkan sumber daya manusia yang ada dengan lebih optimal. Dengan demikian, kita bisa mempertahankan atau bahkan meningkatkan kinerja tanpa harus mengorbankan kualitas atau mengurangi jumlah karyawan.
-
Selain itu, memperkuat kanal pemasaran digital juga sangat penting. Banyak pelaku bisnis yang semakin bergantung pada media sosial dan platform digital untuk menjangkau pelanggan. Memanfaatkan SEO (Search Engine Optimization), kampanye iklan berbayar, dan pemasaran influencer bisa membuka peluang baru untuk menarik lebih banyak pelanggan, tanpa harus meningkatkan biaya operasional secara signifikan.
-
Salah satu hal yang bisa dilakukan adalah diversifikasi produk atau layanan. Jika sebelumnya kita fokus pada satu jenis produk atau layanan, mungkin sekarang saatnya untuk mempertimbangkan ekspansi dengan produk atau layanan tambahan yang memiliki potensi pasar yang besar. Misalnya, jika kita berbisnis di bidang teknologi, kita bisa mulai mengeksplorasi layanan berbasis langganan atau software-as-a-service (SaaS), yang bisa menjadi sumber pendapatan berulang.
-
Halo Ka Lia,
Terima kasih banyak atas pertanyaan yang sangat menarik ini. Menurut saya, selain fokus pada penghematan, ada beberapa strategi tambahan yang bisa dipertimbangkan untuk memperkuat sumber pemasukan di masa-masa yang penuh tantangan seperti sekarang ini. Seperti yang kita tahu, keberagaman sumber pemasukan adalah salah satu kunci untuk memastikan keberlanjutan usaha, terutama di tengah ketidakpastian ekonomi.
-
-
Poin terakhir yang saya ingin angkat adalah soal pengelolaan gaya hidup dan peningkatan tabungan. Dalam situasi ekonomi yang sulit, menjaga pengeluaran memang wajib, tapi terkadang hal ini terasa berat terutama bagi keluarga yang sudah terbiasa dengan standar hidup tertentu. Apa tips Kak Widdy untuk mengelola mental dan motivasi agar kita tetap disiplin menabung dan mengurangi gaya hidup boros?
-
Sekali lagi, saya sangat berterima kasih atas nasihat Kak Widdy yang sangat realistis dan penuh hikmah ini. Semoga kita semua bisa menjalankan langkah-langkah tersebut dengan baik dan terus diberi kemudahan menghadapi tantangan ekonomi yang ada. Apakah Kak Widdy juga melihat peluang-peluang tertentu di tengah situasi sulit ini yang mungkin bisa dimanfaatkan oleh masyarakat untuk bertahan dan bahkan berkembang?
-
Selanjutnya, Kak Widdy juga menekankan agar kita tidak tergesa-gesa mengembangkan usaha atau membuka cabang baru. Ini tentu nasihat yang bijak untuk menjaga stabilitas usaha yang ada terlebih dahulu. Namun, dalam situasi ekonomi yang sulit, apakah ada strategi khusus yang bisa dilakukan untuk menjaga agar usaha tetap berjalan lancar tanpa perlu ekspansi?
-
Saya juga sangat setuju dengan peringatan Kak Widdy untuk berhati-hati terhadap tawaran bisnis atau investasi yang terlihat menggiurkan tapi berisiko tinggi, terutama yang berbau penipuan. Di era digital saat ini, informasi mudah sekali didapat, tapi juga banyak jebakan. Bagaimana Kak Widdy menyarankan kita untuk memvalidasi atau menilai suatu tawaran investasi agar tidak terjebak penipuan?
-
Mengenai poin tentang trading saham dan crypto, saya cukup tertarik. Memang banyak cerita yang mengatakan sulitnya menjadi kaya dari trading dalam jangka pendek. Apakah Kak Widdy punya saran tentang bagaimana seorang pemula yang benar-benar ingin belajar trading saham bisa memulai dengan cara yang aman dan realistis?
-
Selain itu, Kak Widdy mengingatkan agar kita tidak menjalankan bisnis yang kita tidak ahli di dalamnya. Ini memang penting agar kita tidak cepat gagal. Namun, bagaimana jika seseorang memiliki minat besar dalam bidang tertentu yang masih asing baginya? Apakah ada langkah atau metode belajar yang Kak Widdy rekomendasikan supaya bisa mengurangi risiko kegagalan?
-
Pertama-tama, saya ingin menyoroti poin Kak Widdy tentang pentingnya melunasi hutang dan tidak menambah hutang baru. Ini memang langkah yang sangat krusial karena beban hutang yang tinggi bisa memperparah situasi keuangan ketika ekonomi tidak menentu. Namun, saya ingin bertanya, bagaimana sebaiknya kita mengelola hutang jika kondisi ekonomi membuat pendapatan kita menurun drastis, sehingga pelunasan hutang menjadi sangat berat?
-
Terima kasih banyak Kak Widdy atas pandangan dan nasihat yang sangat berharga mengenai kondisi ekonomi yang sedang dan akan kita hadapi ke depan. Saya sangat setuju bahwa menghadapi masa-masa sulit seperti ini memang membutuhkan sikap hati-hati dan strategi yang matang, terutama dalam pengelolaan keuangan pribadi maupun usaha.
-
- You must be logged in to reply to this topic.
Login terlebih dahulu , untuk memberikan komentar.
Thread terkait
-
Antisipasi Pembaruan SAK 2026–2027: Implikasi Transisi PSAK 118, Akuntansi Instrumen Berbasis ESG, dan Sensitivitas FiskHalo rekan-rekan FinTax Community, Pembaruan Standar Akuntansi Keuangan (SAK) yang dirilis oleh IAI untuk periode 2026 dan 2027 membawa perubahan arsitektur pelaporan…6 Aug 2026 • Finance & TaxsakTerkait:ekonomi
-
📢 Hot Issue: PMK 37/2025 & Babak Baru PPh 22 Marketplace Per 1 Agustus 2026. Siapkah Infrastruktur FAT Kita?Rekan-rekan Fintax Community, Pagi ini kita disuguhkan rilis berita resmi mengenai penunjukan Tokopedia, Shopee, Lazada, dan Blibli sebagai pemungut PPh Pasal 22…2 Jul 2026 • Finance & Taxpph-22Terkait:hati
-
Penerimaan Pajak Tembus Rp 940,31 Triliun per 16 Juni 2026, Tumbuh 23,4%Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mencatat penerimaan pajak neto telah mencapai Rp 940,31 triliun hingga 16 Juni 2026. Angka tersebut…18 Jun 2026 • Finance & TaxTerkait:ekonomi
-
Permendag 19/2026: NIB untuk Pedagang e-CommercePermendag 19/2026: NIB sebagai Langkah Penguatan Ekosistem Bisnis Digital Menurut saya, kewajiban Nomor Induk Berusaha (NIB) bagi pedagang e-commerce melalui Permendag 19/2026…18 Jun 2026 • Finance & TaxpermendagTerkait:hati
-
Permendag 19/2026: NIB untuk Pedagang e-Commerce, Langkah Menuju Ekosistem Digital yang Lebih TertataMenurut saya, penerapan kewajiban Nomor Induk Berusaha (NIB) bagi pedagang di e-commerce melalui Permendag 19/2026 menjadi salah satu langkah penting dalam perkembangan…18 Jun 2026 • Finance & TaxpermendagTerkait:ekonomi
-
Ditjen Pajak Kejar Pajak Sektor Sawit, Potensi Penerimaan Rp 1,1 TriliunDirektorat Jenderal (Direktorat) Pajak Kementerian Keuangan (Kemenkeu) memperketat pengawasan dan penegakan hukum di sektor kelapa sawit (crude palm oil/CPO). Langkah ini mulai…15 Jun 2026 • Finance & TaxTerkait:ekonomi hati
-
Shopee Cs Pungut Pajak PPN PMSE Rp10,32 Triliun pada 2025, Total Setoran Ekonomi Digital Rp47,18 TriliunDirektorat Jenderal Pajak Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan melaporkan total penerimaan pajak dari sektor ekonomi digital mencapai Rp47,18 triliun per akhir 31…4 Jun 2026 • Finance & TaxTerkait:ekonomi
-
Pemerintah Perketat Restitusi Pajak Bermasalah, Penerimaan Negara Melonjak 16,1%Pemerintah akan menahan sementara pencairan restitusi pajak yang dinilai bermasalah atau belum terverifikasi guna mencegah potensi kebocoran penerimaan negara. Meski demikian, pemerintah…8 Jun 2026 • Finance & TaxTerkait:hati
-
Bukan Lagi Rp 5 Miliar, Batas Maksimal Restitusi PPN Kini Diturunkan Jadi Rp 1 MiliarPemerintah kembali merevisi aturan terkait percepatan restitusi pajak pertambahan nilai (PPN) melalui penerbitan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 28 Tahun 2026. Regulasi…6 May 2026 • Finance & TaxTerkait:ekonomi
-
Pajak Kripto Tembus Rp 1,96 Triliun Sejak 2022, Segini Sumbangan IndodaxPenerimaan pajak dari transaksi aset kripto terus menunjukkan tren meningkat sejak pertama kali diberlakukan pada 2022. Hingga Februari 2026, total pajak kripto…8 May 2026 • Finance & TaxTerkait:ekonomi
-
Purbaya Mau Revisi Aturan Restitusi Pajak, Rencanakan Berlaku 1 Mei 2026Kementerian Keuangan (Kemenkeu) akan merevisi Peraturan Menteri Keuangan (PMK) terkait dengan pengembalian lebih bayar pajak atau restitusi pajak. Hal ini sejalan dengan…15 Apr 2026 • Finance & TaxTerkait:ekonomi
-
Penggantian Jabatan NPWP Sementara (999) Menjadi NIK Valid pada Bukti Potong PPh Pasal 21 Bulanan (BPMP)Dalam rangka mendukung kelancaran pelaporan SPT Tahunan Orang Pribadi Tahun Pajak 2025, Direktorat Jenderal Pajak (DJP) telah melakukan proses penggantian identitas secara…3 May 2026 • Finance & Taxpajak-djp-coretax-pph21-spttahunan-spt2025Terkait:hati