Home / Topics / Finance & Tax / Batas Waktu Relaksasi Pembayaran & Pelaporan Pajak
- This topic has 0 replies, 1 voice, and was last updated 1 year, 2 months ago by
Albert Yosua Matatula.
Batas Waktu Relaksasi Pembayaran & Pelaporan Pajak
March 2, 2025 at 8:34 pm-
-
Up::1
đ Rangkuman 2: Batas Waktu Relaksasi Pembayaran & Pelaporan Pajak (KEP-67/PJ/2025):
đĄ 1ī¸âŖ Batas Waktu Pembayaran/Penyetoran Pajak:
– PPh Pasal 4 (2), PPh 15, PPh 21, PPh 22, PPh 23, PPh 25, PPh 26 (Masa Pajak Januari 2025):
– Batas waktu pembayaran: 28 Februari 2025
– PPh Pasal 4 (2) atas Pengalihan Hak atas Tanah/Bangunan:
– Masa Pajak Desember 2024 â Batas akhir: 31 Januari 2025
– Masa Pajak Januari 2025 â Batas akhir: 28 Februari 2025
– PPN & PPnBM (Masa Pajak Januari 2025):
– Batas waktu pembayaran: 10 Maret 2025
– Bea Meterai yang Dipungut Pemungut:
– Masa Pajak Desember 2024 â Batas akhir: 31 Januari 2025
– Masa Pajak Januari 2025 â Batas akhir: 28 Februari 2025đ 2ī¸âŖ Batas Waktu Penyampaian SPT:
– SPT Masa PPh 21/26 & SPT Masa PPh Unifikasi:
– Januari 2025 â Batas akhir: 28 Februari 2025
– Februari 2025 â Batas akhir: 31 Maret 2025
– Maret 2025 â Batas akhir: 30 April 2025
– Pelaporan PPh 4 (2) atas Pengalihan Hak atas Tanah/Bangunan:
– Desember 2024 â Batas akhir: 31 Januari 2025
– Januari 2025 â Batas akhir: 28 Februari 2025
– Februari 2025 â Batas akhir: 31 Maret 2025
– Maret 2025 â Batas akhir: 30 April 2025
– Pelaporan PPh 4 (2) atas Penghasilan Usaha & PPh Pasal 25:
– Januari 2025 â Batas akhir: 28 Februari 2025
– Februari 2025 â Batas akhir: 31 Maret 2025
– Maret 2025 â Batas akhir: 30 April 2025
– Penyampaian SPT Masa PPN:
– Januari 2025 â Batas akhir: 10 Maret 2025
– Februari 2025 â Batas akhir: 10 April 2025
– Maret 2025 â Batas akhir: 10 Mei 2025
– Penyampaian SPT Masa Bea Meterai:
– Desember 2024 â Batas akhir: 31 Januari 2025
– Januari 2025 â Batas akhir: 28 Februari 2025
– Februari 2025 â Batas akhir: 31 Maret 2025
– Maret 2025 â Batas akhir: 30 April 2025Sekian resume ini
đĢĄ Rahmatullah Barkat
Penyuluh Pajak
-
- You must be logged in to reply to this topic.
Login terlebih dahulu , untuk memberikan komentar.
Thread terkait
-
Pemerintah Perketat Restitusi Pajak Bermasalah, Penerimaan Negara Melonjak 16,1%Pemerintah akan menahan sementara pencairan restitusi pajak yang dinilai bermasalah atau belum terverifikasi guna mencegah potensi kebocoran penerimaan negara. Meski demikian, pemerintahâĻ22 May 2026 âĸ Finance & TaxTerkait:pembayaran amp pajak
-
Sambut 100 Siswa Maâarif NU 01 Limpung Batang, Kanwil DJP Jateng I Tanamkan Kesadaran PajakKantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Jawa Tengah I menerima kunjungan studi dari sekitar 100 siswa jurusan Akuntansi dan Keuangan LembagaâĻ21 May 2026 âĸ Finance & TaxTerkait:amp pajak
-
Perusahaan Multinasional Omzet Rp 15 Triliun Wajib Masuk Skema Pajak Minimum GlobalDirektorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) resmi menetapkan ketentuan teknis pelaksanaan Pajak Minimum Global atau Global Anti-Base Erosion Rules (GloBE) bagiâĻ13 May 2026 âĸ Finance & TaxTerkait:batas amp pelaporan pajak
-
Bukan Lagi Rp 5 Miliar, Batas Maksimal Restitusi PPN Kini Diturunkan Jadi Rp 1 MiliarPemerintah kembali merevisi aturan terkait percepatan restitusi pajak pertambahan nilai (PPN) melalui penerbitan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 28 Tahun 2026. RegulasiâĻ6 May 2026 âĸ Finance & TaxTerkait:batas amp pajak
-
Ditjen Pajak Kemenkeu Resmi Perpanjang Batas Lapor SPT Badan hingga 31 Mei 2026Direktorat Jenderal Pajak (DJP) di bawah Kementerian Keuangan (Kemenkeu) resmi memberikan kelonggaran batas waktu penyampaian Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan Pajak Penghasilan (PPh)âĻ6 May 2026 âĸ Finance & TaxTerkait:batas waktu relaksasi pembayaran amp pelaporan
-
Pajak Kripto Tembus Rp 1,96 Triliun Sejak 2022, Segini Sumbangan IndodaxPenerimaan pajak dari transaksi aset kripto terus menunjukkan tren meningkat sejak pertama kali diberlakukan pada 2022. Hingga Februari 2026, total pajak kriptoâĻ8 May 2026 âĸ Finance & TaxTerkait:pajak
-
Purbaya Mau Revisi Aturan Restitusi Pajak, Rencanakan Berlaku 1 Mei 2026Kementerian Keuangan (Kemenkeu) akan merevisi Peraturan Menteri Keuangan (PMK) terkait dengan pengembalian lebih bayar pajak atau restitusi pajak. Hal ini sejalan denganâĻ15 Apr 2026 âĸ Finance & TaxTerkait:batas waktu pembayaran pajak
-
Penggantian Jabatan NPWP Sementara (999) Menjadi NIK Valid pada Bukti Potong PPh Pasal 21 Bulanan (BPMP)Dalam rangka mendukung kelancaran pelaporan SPT Tahunan Orang Pribadi Tahun Pajak 2025, Direktorat Jenderal Pajak (DJP) telah melakukan proses penggantian identitas secaraâĻ3 May 2026 âĸ Finance & Taxpajak-djp-coretax-pph21-spttahunan-spt2025Terkait:batas waktu amp pelaporan pajak
-
Optimalisasi Pajak Perusahaan dengan Fasilitas Pasal 31E UU PPhTidak semua penghasilan yang diperoleh perusahaan secara otomatis dikenakan tarif Pajak Penghasilan (PPh) Badan secara penuh. Dalam sistem perpajakan di Indonesia, pemerintahâĻ7 May 2026 âĸ Finance & Taxpajak-perusahaan pasal-31e pkp pph-badanTerkait:amp pajak
-
Trending Perpajakan Minggu Ini: Core Tax Normal & 13 Layanan Pajak Baru”Dalam kerangka akuntansi akrual dan perspektif perpajakan, Accounts Payable (AP) dan Accounts Receivable (AR) tidak hanya berdampak pada laporan posisi keuangan, tetapiâĻ9 Apr 2026 âĸ Finance & TaxAllTerkait:pembayaran amp pajak
-
Jangan Abaikan Bukti Potong A1, Bisa Berisiko BesarDi dunia perpajakan, bukti potong A1 sering dianggap sepele oleh sebagian orangââAh, itu cuma formalitas, nanti tinggal lapor pajak lagi,â begitu pikirâĻ17 Apr 2026 âĸ Finance & TaxAllTerkait:waktu pembayaran amp pelaporan pajak
-
PMK 100/2025 dan Tantangan Implementasi Akuntansi Berbasis AkrualPMK 100/2025 tentang Kebijakan Akuntansi Pemerintah Pusat menurut saya merupakan langkah penting dalam memperkuat fondasi tata kelola keuangan negara, khususnya di eraâĻ21 Apr 2026 âĸ Finance & TaxAllTerkait:waktu pelaporan