Home / Topics / Finance & Tax / Coretax Lock-In: Migrasi Kertas Kerja Pemeriksaan hingga Banding ke Sistem
- This topic has 0 replies, 1 voice, and was last updated 3 weeks, 1 day ago by
Finance.
Coretax Lock-In: Migrasi Kertas Kerja Pemeriksaan hingga Banding ke Sistem
July 15, 2026 at 10:59 am-
-
Up::0
Halo rekan-rekan FinTax Community,
Sebuah langkah krusial terkait tata kelola perpajakan kembali diumumkan oleh otoritas fiskal per 15 Juli 2026. DJP menegaskan bahwa mulai bulan ini, seluruh proses pembuatan Kertas Kerja Pengawasan (KKP), penagihan, penegakan hukum, hingga proses keberatan dan banding akan dimigrasikan secara bertahap dan wajib dikerjakan langsung di dalam platform Coretax System.
Bagi kita yang bergerak di bidang Finance, Accounting, and Tax (FAT), perubahan ini bukan sekadar digitalisasi administrasi internal DJP, melainkan pergeseran total peta tata kelola risiko (governance) perpajakan nasional.
Ada 3 poin taktis yang wajib kita cermati dan siapkan langkah mitigasinya:
1. Tertutupnya Celah Perangkat Pribadi & Penguatan Governance
Pernyataan Dirjen Pajak Bimo Wijayanto menegaskan bahwa pola lama di mana kertas kerja bisa dibawa di perangkat pribadi luar sistem (seperti laptop atau gawai pribadi petugas) kini dihapus. Petugas pajak wajib login ke Coretax untuk memproses administrasi perpajakan kita. Dari kacamata FAT, ini memberikan kepastian hukum yang lebih tinggi. Jejak audit (audit trail) dari pemeriksaan kita tercatat secara digital. Namun di sisi lain, ini berarti tidak ada lagi kompromi waktu; semua proses kepatuhan berjalan sesuai timeline ketat sistem.
2. Deteksi Otomatis Lewat Flagging dan Compliance Risk Management (CRM)
Dengan Coretax yang memegang kendali penuh atas kertas kerja pengawasan, DJP kini mengandalkan metode flagging (penandaan) otomatis dan engine CRM yang jauh lebih presisi. Sistem dapat langsung mendeteksi ketidakpatuhan secara real-time. Jika laporan SPT Badan atau PPN kita menunjukkan anomali, sistem akan langsung memberikan tanda merah. Strategi Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa untuk menggenjot penerimaan tanpa menaikkan tarif pajak melainkan lewat perluasan basis data shadow economy kini terakomodasi penuh oleh infrastruktur ini.
3. Rekor Tax Buoyancy dan Tantangan Restitusi di Lapangan
Menariknya, di tengah pengawasan ketat ini, tax buoyancy Indonesia mencetak rekor tertinggi sepanjang sejarah di angka 2,25—ditopang pertumbuhan PPh Badan (naik 28%) dan PPN (naik 42%). Angka ini menunjukkan bahwa mesin penerimaan sangat kencang. Namun, dunia usaha yang diwakili Apindo memberikan catatan kritis: waktu pencairan restitusi masih memakan waktu 6 hingga 12 bulan. Ini menjadi tantangan besar bagi manajemen cash flow perusahaan. Apakah integrasi kertas kerja ke Coretax ini nantinya bisa mempercepat proses restitusi yang menjadi hak wajib pajak?
Rekomendasi Diskusi Forum:
Dengan terikatnya seluruh kertas kerja pengawasan hingga banding ke dalam Coretax, ruang gerak sengketa perpajakan menjadi sangat terukur.
-
Bagaimana rekan-rekan FAT melihat dampak migrasi kertas kerja keberatan/banding ke Coretax terhadap transparansi penanganan kasus sengketa pajak yang sedang berjalan?
-
Apakah dengan engine CRM Coretax yang semakin andal, jumlah penerbitan SP2DK di perusahaan rekan-rekan menjadi lebih selektif atau justru semakin masif di pertengahan tahun 2026 ini?
Yuk, mari kita tuangkan analisis, sudut pandang, dan pengalaman rekan-rekan di kolom komentar!
-
-
- You must be logged in to reply to this topic.
Login terlebih dahulu , untuk memberikan komentar.
Thread terkait
-
Antisipasi Pembaruan SAK 2026–2027: Implikasi Transisi PSAK 118, Akuntansi Instrumen Berbasis ESG, dan Sensitivitas FiskHalo rekan-rekan FinTax Community, Pembaruan Standar Akuntansi Keuangan (SAK) yang dirilis oleh IAI untuk periode 2026 dan 2027 membawa perubahan arsitektur pelaporan…6 Aug 2026 • Finance & TaxsakTerkait:pemeriksaan hingga sistem
-
Ditjen Pajak Hadapi Puluhan Ribu Sengketa Pajak, Nilainya Tembus Rp 176 TriliunDirektorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) masih menangani puluhan ribu perkara sengketa pajak hingga akhir tahun 2025. Berdasarkan Laporan Keuangan Ditjen…4 Aug 2026 • Finance & TaxTerkait:hingga banding
-
Tak Semua Penjual Shopee, Tokopedia, Blibli, dan Lazada Kena Pajak Mulai 1 Agustus, Ini KriterianyaKementerian Keuangan (Kemenkeu) resmi memberlakukan pemungutan pajak penghasilan (PPh) atas transaksi perdagangan melalui sistem elektronik (PMSE) atau e-commerce pada 1 Agustus 2026.…2 Aug 2026 • Finance & TaxTerkait:hingga sistem
-
Tokopedia Buka Menu Tax Exemption Per 13 JuliHalo rekan-rekan FinTax Community, Hari ini, 13 Juli 2026, Tokopedia resmi membuka keran pengajuan pembebasan pemotongan PPh melalui menu baru di Seller…13 Jul 2026 • Finance & Taxtax-exemptionTerkait:coretax hingga sistem
-
📢 Kelanjutan PMK 37/2025: Membedah Sisi Administrasi & Validasi Dokumen “Prepaid Tax” Merchant per 1 Agustus 2026 (BagiRekan-rekan Fintax Community, Melanjutkan diskusi hangat kita kemarin mengenai penunjukan 4 raksasa marketplace (Tokopedia, Shopee, Lazada, Blibli) sebagai pemungut PPh Pasal 22…6 Aug 2026 • Finance & Taxpmk37Terkait:coretax migrasi hingga sistem
-
📢 Hot Issue: PMK 37/2025 & Babak Baru PPh 22 Marketplace Per 1 Agustus 2026. Siapkah Infrastruktur FAT Kita?Rekan-rekan Fintax Community, Pagi ini kita disuguhkan rilis berita resmi mengenai penunjukan Tokopedia, Shopee, Lazada, dan Blibli sebagai pemungut PPh Pasal 22…2 Jul 2026 • Finance & Taxpph-22Terkait:coretax hingga sistem
-
Penerimaan Pajak Tembus Rp 940,31 Triliun per 16 Juni 2026, Tumbuh 23,4%Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mencatat penerimaan pajak neto telah mencapai Rp 940,31 triliun hingga 16 Juni 2026. Angka tersebut…18 Jun 2026 • Finance & TaxTerkait:coretax hingga banding sistem
-
Permendag 19/2026: NIB untuk Pedagang e-CommercePermendag 19/2026: NIB sebagai Langkah Penguatan Ekosistem Bisnis Digital Menurut saya, kewajiban Nomor Induk Berusaha (NIB) bagi pedagang e-commerce melalui Permendag 19/2026…18 Jun 2026 • Finance & TaxpermendagTerkait:kerja sistem
-
Permendag 19/2026: NIB untuk Pedagang e-Commerce, Langkah Menuju Ekosistem Digital yang Lebih TertataMenurut saya, penerapan kewajiban Nomor Induk Berusaha (NIB) bagi pedagang di e-commerce melalui Permendag 19/2026 menjadi salah satu langkah penting dalam perkembangan…18 Jun 2026 • Finance & TaxpermendagTerkait:kerja hingga sistem
-
Ditjen Pajak Kejar Pajak Sektor Sawit, Potensi Penerimaan Rp 1,1 TriliunDirektorat Jenderal (Direktorat) Pajak Kementerian Keuangan (Kemenkeu) memperketat pengawasan dan penegakan hukum di sektor kelapa sawit (crude palm oil/CPO). Langkah ini mulai…15 Jun 2026 • Finance & TaxTerkait:pemeriksaan hingga
-
Shopee Cs Pungut Pajak PPN PMSE Rp10,32 Triliun pada 2025, Total Setoran Ekonomi Digital Rp47,18 TriliunDirektorat Jenderal Pajak Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan melaporkan total penerimaan pajak dari sektor ekonomi digital mencapai Rp47,18 triliun per akhir 31…4 Jun 2026 • Finance & TaxTerkait:hingga sistem
-
Pemerintah Perketat Restitusi Pajak Bermasalah, Penerimaan Negara Melonjak 16,1%Pemerintah akan menahan sementara pencairan restitusi pajak yang dinilai bermasalah atau belum terverifikasi guna mencegah potensi kebocoran penerimaan negara. Meski demikian, pemerintah…8 Jun 2026 • Finance & TaxTerkait:pemeriksaan hingga banding