Home / Topics / Finance & Tax / Efek Kurs Rupiah dan Pajak Daerah: Industri Ritel Masuk Fase Low Season Lebih Panjang
- This topic has 1 reply, 2 voices, and was last updated 4 months, 3 weeks ago by
Lia.
Efek Kurs Rupiah dan Pajak Daerah: Industri Ritel Masuk Fase Low Season Lebih Panjang
June 11, 2026 at 1:53 pm-
-
Up::0
Pengelola pusat perbelanjaan dan pelaku usaha ritel berupaya menahan kenaikan harga sewa maupun harga jual barang di tengah meningkatnya biaya operasional dan perlambatan aktivitas belanja masyarakat. Ketua Umum Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) Alphonzus Widjaja mengatakan, biaya operasional industri ritel saat ini mengalami kenaikan di tengah periode low season yang lebih panjang dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.
Kondisi tersebut dipengaruhi oleh ketidakpastian geopolitik global serta pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS).
Menurut Alphonzus, tekanan biaya terutama berasal dari kenaikan ongkos logistik dan harga gas yang terus meningkat dalam beberapa bulan terakhir.
“Terutama dari sisi harga gas, karena CNG itu memiliki komponen biaya yang terkait dengan dolar AS,” ujar Alphonzus dalam konferensi pers program BINA Holiday & Back to School di Kementerian Perdagangan, Senin (8/6/2026).
Selain itu, industri ritel juga menghadapi periode low season yang lebih dalam. Biasanya, aktivitas belanja masyarakat melambat setelah Ramadan dan Idulfitri yang merupakan puncak konsumsi tahunan.
Namun, pada tahun ini periode tersebut berlangsung lebih panjang karena Ramadan dan Idulfitri jatuh lebih awal, yakni pada kuartal I 2026.
“Triwulan II dan triwulan III akan menjadi periode low season yang lebih panjang dibandingkan biasanya,” kata Alphonzus.
Di sisi lain, sejumlah pemerintah daerah juga menaikkan berbagai jenis pajak daerah untuk menambah pendapatan setelah berkurangnya alokasi dana dari pemerintah pusat. Kebijakan tersebut turut menambah beban operasional pelaku usaha.
“Karena dana alokasi daerah berkurang, beberapa daerah mencari tambahan pendapatan dengan menaikkan pajak-pajak daerah. Ini yang kami alami di sejumlah wilayah sehingga biaya operasional ikut meningkat,” ujarnya.
Meski menghadapi berbagai tekanan tersebut, pengelola pusat perbelanjaan belum berencana menaikkan tarif sewa. Pelaku ritel juga masih berupaya menahan kenaikan harga jual kepada konsumen.
Menurut Alphonzus, menaikkan harga merupakan pilihan terakhir karena berpotensi semakin menekan daya beli masyarakat.
Karena itu, strategi utama yang ditempuh saat ini adalah mendorong peningkatan penjualan melalui berbagai program promosi dan belanja.
“Opsinya adalah meningkatkan penjualan. Karena itu kami menyelenggarakan berbagai program, termasuk BINA Holiday. Kami juga menyiapkan sejumlah program belanja yang bersifat regional untuk menarik kunjungan dan transaksi masyarakat,” jelasnya.
Sebagai informasi, BINA Holiday & Back to School 2026 merupakan program kolaboratif yang melibatkan sektor ritel, pusat perbelanjaan, pariwisata, transportasi, perhotelan, kuliner, ekonomi kreatif, hingga UMKM. Program tersebut bertujuan mendorong aktivitas belanja dan wisata domestik selama periode libur sekolah.
BINA sendiri merupakan program belanja yang diinisiasi oleh Himpunan Peritel dan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (Hippindo) bersama Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian sejak 2024.
Pada penyelenggaraan BINA Lebaran 2026, program tersebut mencatat nilai transaksi sebesar Rp 54,9 triliun atau melampaui target yang ditetapkan sebesar Rp 53,38 triliun.
-
Memang lagi serba menantang ya. Biaya operasional naik, tapi harga juga nggak bisa langsung dinaikkan karena daya beli masyarakat masih belum pulih sepenuhnya. Semoga program-program promo seperti ini bisa membantu meningkatkan penjualan.
-
- You must be logged in to reply to this topic.
Login terlebih dahulu , untuk memberikan komentar.
Thread terkait
-
Trending Perpajakan Minggu Ini: Core Tax Normal & 13 Layanan Pajak Baru”Dalam kerangka akuntansi akrual dan perspektif perpajakan, Accounts Payable (AP) dan Accounts Receivable (AR) tidak hanya berdampak pada laporan posisi keuangan, tetapi…9 Apr 2026 • Finance & TaxAllTerkait:tax perpajakan expense biaya pajak operasional
-
Trending Perpajakan Minggu Ini: Core Tax Normal & 13 Layanan Pajak Baru”Minggu ini, dunia perpajakan Indonesia dipenuhi oleh dua topik yang menjadi perbincangan hangat di kalangan wajib pajak, konsultan, dan praktisi pajak: pemulihan…9 Dec 2025 • Finance & TaxAllTerkait:tax perpajakan industri panjang pajak tersebut
-
📢 Hot Issue: PMK 37/2025 & Babak Baru PPh 22 Marketplace Per 1 Agustus 2026. Siapkah Infrastruktur FAT Kita?Rekan-rekan Fintax Community, Pagi ini kita disuguhkan rilis berita resmi mengenai penunjukan Tokopedia, Shopee, Lazada, dan Blibli sebagai pemungut PPh Pasal 22…2 Jul 2026 • Finance & Taxpph-22Terkait:tax sales penjualan biaya industri pajak
-
Permendag 19/2026: NIB untuk Pedagang e-Commerce, Langkah Menuju Ekosistem Digital yang Lebih TertataMenurut saya, penerapan kewajiban Nomor Induk Berusaha (NIB) bagi pedagang di e-commerce melalui Permendag 19/2026 menjadi salah satu langkah penting dalam perkembangan…18 Jun 2026 • Finance & TaxpermendagTerkait:perpajakan penjualan pengeluaran biaya panjang pajak
-
📢 Kelanjutan PMK 37/2025: Membedah Sisi Administrasi & Validasi Dokumen “Prepaid Tax” Merchant per 1 Agustus 2026 (BagiRekan-rekan Fintax Community, Melanjutkan diskusi hangat kita kemarin mengenai penunjukan 4 raksasa marketplace (Tokopedia, Shopee, Lazada, Blibli) sebagai pemungut PPh Pasal 22…6 Aug 2026 • Finance & Taxpmk37Terkait:tax perpajakan penjualan pajak masuk tersebut
-
Tokopedia Buka Menu Tax Exemption Per 13 JuliHalo rekan-rekan FinTax Community, Hari ini, 13 Juli 2026, Tokopedia resmi membuka keran pengajuan pembebasan pemotongan PPh melalui menu baru di Seller…13 Jul 2026 • Finance & Taxtax-exemptionTerkait:tax perpajakan penjualan pajak operasional 2026
-
Guys, Target Tax Ratio 2026 Mau Tembus 10,47%! Gimmick Atau Realita?Oke, jadi pemerintah udah ngumumin target tax ratio buat 2026 bakal naik ke 10,47%. Naik dikit sih dari tahun ini yang ditargetin…21 Aug 2025 • Finance & TaxAllTerkait:tax perpajakan pajak masuk program masyarakat
-
Antisipasi Pembaruan SAK 2026–2027: Implikasi Transisi PSAK 118, Akuntansi Instrumen Berbasis ESG, dan Sensitivitas FiskHalo rekan-rekan FinTax Community, Pembaruan Standar Akuntansi Keuangan (SAK) yang dirilis oleh IAI untuk periode 2026 dan 2027 membawa perubahan arsitektur pelaporan…6 Aug 2026 • Finance & TaxsakTerkait:tax perpajakan biaya pajak tersebut periode
-
Revolusi Pelaporan Keuangan Melalui PSAK 118Halo rekan-rekan FinTax Community, Penerapan Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan nomor seratus delapan belas menandai tonggak sejarah baru dalam evolusi penyajian laporan keuangan…2 Nov 2026 • Finance & Taxpsak-118Terkait:tax perpajakan penjualan biaya pajak operasional
-
Pertumbuhan PPh Pasal 21 Sembilan Belas PersenHalo rekan-rekan FinTax Community, Capaian pertumbuhan penerimaan Pajak Penghasilan Pasal dua puluh satu sebesar sembilan belas persen secara tahunan hingga akhir September…14 Oct 2026 • Finance & Taxpph21Terkait:tax perpajakan biaya industri rupiah pajak
-
PMK 71/2026 dan Reformasi Prosedur Keberatan PajakHalo rekan-rekan FinTax Community, Penerbitan Peraturan Menteri Keuangan Nomor tujuh puluh satu tahun dua ribu dua puluh enam sebagai revisi atas PMK…8 Oct 2026 • Finance & Taxpmk-71Terkait:tax perpajakan industri pajak operasional 2026
-
Pembatasan Permohonan Pengurangan/Pembatalan Ketetapan Pajak dalam PMK 71/2026:Halo rekan-rekan FinTax Community, Penerbitan Peraturan Menteri Keuangan Nomor tujuh puluh satu tahun dua ribu dua puluh enam—sebagai penyempurnaan atas PMK seratus…21 Oct 2026 • Finance & Taxpmk71Terkait:tax perpajakan pajak operasional 2026
