Home / Topics / Finance & Tax / Imbas Polemik PPS, Purbaya Perketat Komunikasi dan Publikasi Kebijakan Pajak DJP
- This topic has 1 reply, 2 voices, and was last updated 1 week, 2 days ago by
Lia.
Imbas Polemik PPS, Purbaya Perketat Komunikasi dan Publikasi Kebijakan Pajak DJP
May 19, 2026 at 9:09 pm-
-
Up::0
Menteri Keuangan RI, Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa Direktorat Jenderal Pajak (DJP) tidak lagi diperkenankan mengumumkan kebijakan pajak baru secara mandiri. Kebijakan tersebut disampaikan Purbaya setelah sejumlah pernyataan dan publikasi DJP yang dinilai menimbulkan keresahan dan beragam interpretasi dari kalangan pelaku usaha dan masyarakat.
Melalui pernyataannya, Purbaya menyampaikan bahwa pengumuman kebijakan strategis perpajakan ke depan hanya akan disampaikan langsung oleh Menteri Keuangan. Sementara itu, DJP difokuskan sebagai pelaksana kebijakan yang telah ditetapkan pemerintah.
Menurut Purbaya, pengendalian komunikasi kebijakan diperlukan untuk menjaga kepastian hukum dan stabilitas iklim usaha. Ia menilai polemik terkait wacana pemeriksaan wajib pajak peserta Program Pengungkapan Sukarela (PPS) atau Tax Amnesty Jilid II menjadi contoh bagaimana komunikasi yang tidak terkoordinasi dapat memicu kegaduhan publik.
“Saya akan tegur DJP untuk selalu menjaga iklim usaha dan memberikan kepastian hukum kepada masyarakat sehingga kepercayaan wajib pajak dan keberlanjutan reformasi perpajakan terjaga dengan baik,” ungkap Purbaya.
Sebagai tindak lanjut, seluruh pengumuman dan publikasi DJP nantinya akan lebih dahulu melalui proses pemeriksaan oleh Direktorat Jenderal Strategi Ekonomi dan Fiskal (DJSEF) sebelum dipublikasikan kepada masyarakat.
Purbaya juga menegaskan pemerintah tidak akan mencari-cari kesalahan wajib pajak yang telah mengikuti PPS dan mengungkapkan hartanya dalam program tersebut. Menurutnya, peserta tax amnesty yang telah melaksanakan kewajibannya tidak akan kembali dikejar atas aset yang sudah diungkapkan.
Di sisi lain, pemerintah memastikan tidak akan membuka program tax amnesty lanjutan. Fokus pemerintah saat ini diarahkan pada penguatan kepatuhan perpajakan melalui pengawasan dan penegakan hukum yang lebih konsisten.
Selain itu, pemerintah masih mengkaji sejumlah kebijakan perpajakan lain, termasuk rencana perluasan basis pajak terhadap pedagang online. Namun, implementasi kebijakan tersebut disebut baru akan dipertimbangkan apabila pertumbuhan ekonomi nasional berada di atas 6%.
-
Menarik melihat pemerintah menekankan pentingnya koordinasi komunikasi kebijakan perpajakan. Di satu sisi, langkah ini dapat memberikan kepastian bagi wajib pajak dan pelaku usaha. Di sisi lain, transparansi dan kecepatan penyampaian informasi juga perlu tetap dijaga. Menurut rekan-rekan, bagaimana cara terbaik menyeimbangkan kepastian hukum dengan kebutuhan informasi yang cepat bagi masyarakat dan dunia usaha?
-
- You must be logged in to reply to this topic.
Login terlebih dahulu , untuk memberikan komentar.
Thread terkait
-
Ditjen Pajak Kejar Pajak Sektor Sawit, Potensi Penerimaan Rp 1,1 TriliunDirektorat Jenderal (Direktorat) Pajak Kementerian Keuangan (Kemenkeu) memperketat pengawasan dan penegakan hukum di sektor kelapa sawit (crude palm oil/CPO). Langkah ini mulai…12 Jun 2026 • Finance & TaxTerkait:perketat pajak djp
-
Shopee Cs Pungut Pajak PPN PMSE Rp10,32 Triliun pada 2025, Total Setoran Ekonomi Digital Rp47,18 TriliunDirektorat Jenderal Pajak Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan melaporkan total penerimaan pajak dari sektor ekonomi digital mencapai Rp47,18 triliun per akhir 31…4 Jun 2026 • Finance & TaxTerkait:pajak
-
Pemerintah Perketat Restitusi Pajak Bermasalah, Penerimaan Negara Melonjak 16,1%Pemerintah akan menahan sementara pencairan restitusi pajak yang dinilai bermasalah atau belum terverifikasi guna mencegah potensi kebocoran penerimaan negara. Meski demikian, pemerintah…8 Jun 2026 • Finance & TaxTerkait:purbaya perketat pajak djp
-
Sambut 100 Siswa Ma’arif NU 01 Limpung Batang, Kanwil DJP Jateng I Tanamkan Kesadaran PajakKantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Jawa Tengah I menerima kunjungan studi dari sekitar 100 siswa jurusan Akuntansi dan Keuangan Lembaga…4 Jun 2026 • Finance & TaxTerkait:pajak djp
-
Perusahaan Multinasional Omzet Rp 15 Triliun Wajib Masuk Skema Pajak Minimum GlobalDirektorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) resmi menetapkan ketentuan teknis pelaksanaan Pajak Minimum Global atau Global Anti-Base Erosion Rules (GloBE) bagi…4 Jun 2026 • Finance & TaxTerkait:pajak djp
-
Bukan Lagi Rp 5 Miliar, Batas Maksimal Restitusi PPN Kini Diturunkan Jadi Rp 1 MiliarPemerintah kembali merevisi aturan terkait percepatan restitusi pajak pertambahan nilai (PPN) melalui penerbitan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 28 Tahun 2026. Regulasi…6 May 2026 • Finance & TaxTerkait:purbaya kebijakan pajak
-
Ditjen Pajak Kemenkeu Resmi Perpanjang Batas Lapor SPT Badan hingga 31 Mei 2026Direktorat Jenderal Pajak (DJP) di bawah Kementerian Keuangan (Kemenkeu) resmi memberikan kelonggaran batas waktu penyampaian Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan Pajak Penghasilan (PPh)…6 May 2026 • Finance & TaxTerkait:purbaya kebijakan pajak djp
-
Pajak Kripto Tembus Rp 1,96 Triliun Sejak 2022, Segini Sumbangan IndodaxPenerimaan pajak dari transaksi aset kripto terus menunjukkan tren meningkat sejak pertama kali diberlakukan pada 2022. Hingga Februari 2026, total pajak kripto…8 May 2026 • Finance & TaxTerkait:pajak djp
-
Purbaya Mau Revisi Aturan Restitusi Pajak, Rencanakan Berlaku 1 Mei 2026Kementerian Keuangan (Kemenkeu) akan merevisi Peraturan Menteri Keuangan (PMK) terkait dengan pengembalian lebih bayar pajak atau restitusi pajak. Hal ini sejalan dengan…15 Apr 2026 • Finance & TaxTerkait:purbaya perketat pajak djp
-
Penggantian Jabatan NPWP Sementara (999) Menjadi NIK Valid pada Bukti Potong PPh Pasal 21 Bulanan (BPMP)Dalam rangka mendukung kelancaran pelaporan SPT Tahunan Orang Pribadi Tahun Pajak 2025, Direktorat Jenderal Pajak (DJP) telah melakukan proses penggantian identitas secara…3 May 2026 • Finance & Taxpajak-djp-coretax-pph21-spttahunan-spt2025Terkait:kebijakan pajak djp
-
Optimalisasi Pajak Perusahaan dengan Fasilitas Pasal 31E UU PPhTidak semua penghasilan yang diperoleh perusahaan secara otomatis dikenakan tarif Pajak Penghasilan (PPh) Badan secara penuh. Dalam sistem perpajakan di Indonesia, pemerintah…7 May 2026 • Finance & Taxpajak-perusahaan pasal-31e pkp pph-badanTerkait:kebijakan pajak
-
Trending Perpajakan Minggu Ini: Core Tax Normal & 13 Layanan Pajak Baru”Dalam kerangka akuntansi akrual dan perspektif perpajakan, Accounts Payable (AP) dan Accounts Receivable (AR) tidak hanya berdampak pada laporan posisi keuangan, tetapi…9 Apr 2026 • Finance & TaxAllTerkait:pajak
