Home / Topics / Finance & Tax / Terbaru di Jurnal Bulan Maret 2024 : Ada Fitur Fulfillment!
- This topic has 2 replies, 3 voices, and was last updated 9 months ago by
Mochamad Giri Irawan.
Terbaru di Jurnal Bulan Maret 2024 : Ada Fitur Fulfillment!
March 14, 2024 at 10:17 am-
-
Up::0
Spesial Bulan Ramadhan 2024, Mekari Jurnal menghadirkan beberapa pembaruan fitur yang dapat membantu kamu agar dapat meningkatkan bisnis secara lebih efisien dan hemat waktu.
Ini dia beberapa fitur baru di Jurnal pada bulan Maret:
1. Fitur Fulfillment Buat Kelola Inventori Lebih Praktis!

Kini kamu dapat mengelola inventori & produksi bisnis lebih efisien. Melalui fitur fulfillment, kamu dapat secara otomatis mendokumentasi barang masuk dan keluar, proses order beli/jual terhubung dengan dashboard tim gudang, dan memantau real-time status pengambilan barang.
2. Mekari Airene: Ringkasan Laporan Keuangan hanya dengan Sekali Klik

Untuk mendapatkan ringkasan dan saran dari hasil laporan, kamu cukup memilih rentang periode yang kamu inginkan dan klik filter. Kemudian, klik tombol “Ask Airene” yang terdapat pada bagian kanan atas.
3. Transaksi Invoice Berlangganan Mekari Jurnal Bebas PPh 23
Mulai dari 6 Februari 2024 Mekari Jurnal (PT. Jurnal Consulting Indonesia) telah mendapatkan Surat Keterangan Bebas (SKB) PPh 23 dari Direktorat Jenderal Pajak. Dengan demikian, per tanggal 6 Februari 2024, seluruh transaksi Invoice berlangganan Mekari Jurnal yang diterbitkan oleh PT Jurnal Consulting Indonesia tidak dilakukan pemotongan pajak PPh 23 2% oleh pelanggan. Adapun jika pada pembayaran transaksi masih dipotong PPh 23 2%, maka akan mengakibatkan kekurangan pembayaran Invoice. Klik disini untuk melihat SKB PPh 23 PT Jurnal Consulting Indonesia.
-
thank you infonya
-
WoW informasi yang sanggat bermanfaat min, untung baca thread lama hehe.
-
- You must be logged in to reply to this topic.
Login terlebih dahulu , untuk memberikan komentar.
Thread terkait
-
Antisipasi Pembaruan SAK 2026–2027: Implikasi Transisi PSAK 118, Akuntansi Instrumen Berbasis ESG, dan Sensitivitas FiskHalo rekan-rekan FinTax Community, Pembaruan Standar Akuntansi Keuangan (SAK) yang dirilis oleh IAI untuk periode 2026 dan 2027 membawa perubahan arsitektur pelaporan…6 Aug 2026 • Finance & TaxsakTerkait:ada fitur
-
Ditjen Pajak Hadapi Puluhan Ribu Sengketa Pajak, Nilainya Tembus Rp 176 TriliunDirektorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) masih menangani puluhan ribu perkara sengketa pajak hingga akhir tahun 2025. Berdasarkan Laporan Keuangan Ditjen…4 Aug 2026 • Finance & TaxTerkait:ada
-
Tak Semua Penjual Shopee, Tokopedia, Blibli, dan Lazada Kena Pajak Mulai 1 Agustus, Ini KriterianyaKementerian Keuangan (Kemenkeu) resmi memberlakukan pemungutan pajak penghasilan (PPh) atas transaksi perdagangan melalui sistem elektronik (PMSE) atau e-commerce pada 1 Agustus 2026.…2 Aug 2026 • Finance & TaxTerkait:ada
-
Tokopedia Buka Menu Tax Exemption Per 13 JuliHalo rekan-rekan FinTax Community, Hari ini, 13 Juli 2026, Tokopedia resmi membuka keran pengajuan pembebasan pemotongan PPh melalui menu baru di Seller…13 Jul 2026 • Finance & Taxtax-exemptionTerkait:jurnal bulan ada
-
📢 Kelanjutan PMK 37/2025: Membedah Sisi Administrasi & Validasi Dokumen “Prepaid Tax” Merchant per 1 Agustus 2026 (BagiRekan-rekan Fintax Community, Melanjutkan diskusi hangat kita kemarin mengenai penunjukan 4 raksasa marketplace (Tokopedia, Shopee, Lazada, Blibli) sebagai pemungut PPh Pasal 22…6 Aug 2026 • Finance & Taxpmk37Terkait:jurnal bulan ada
-
📢 Hot Issue: PMK 37/2025 & Babak Baru PPh 22 Marketplace Per 1 Agustus 2026. Siapkah Infrastruktur FAT Kita?Rekan-rekan Fintax Community, Pagi ini kita disuguhkan rilis berita resmi mengenai penunjukan Tokopedia, Shopee, Lazada, dan Blibli sebagai pemungut PPh Pasal 22…2 Jul 2026 • Finance & Taxpph-22Terkait:terbaru jurnal bulan ada
-
Permendag 19/2026: NIB untuk Pedagang e-CommercePermendag 19/2026: NIB sebagai Langkah Penguatan Ekosistem Bisnis Digital Menurut saya, kewajiban Nomor Induk Berusaha (NIB) bagi pedagang e-commerce melalui Permendag 19/2026…18 Jun 2026 • Finance & TaxpermendagTerkait:ada
-
Permendag 19/2026: NIB untuk Pedagang e-Commerce, Langkah Menuju Ekosistem Digital yang Lebih TertataMenurut saya, penerapan kewajiban Nomor Induk Berusaha (NIB) bagi pedagang di e-commerce melalui Permendag 19/2026 menjadi salah satu langkah penting dalam perkembangan…18 Jun 2026 • Finance & TaxpermendagTerkait:ada
-
Ditjen Pajak Kejar Pajak Sektor Sawit, Potensi Penerimaan Rp 1,1 TriliunDirektorat Jenderal (Direktorat) Pajak Kementerian Keuangan (Kemenkeu) memperketat pengawasan dan penegakan hukum di sektor kelapa sawit (crude palm oil/CPO). Langkah ini mulai…15 Jun 2026 • Finance & TaxTerkait:ada
-
Shopee Cs Pungut Pajak PPN PMSE Rp10,32 Triliun pada 2025, Total Setoran Ekonomi Digital Rp47,18 TriliunDirektorat Jenderal Pajak Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan melaporkan total penerimaan pajak dari sektor ekonomi digital mencapai Rp47,18 triliun per akhir 31…4 Jun 2026 • Finance & TaxTerkait:2024 ada
-
Pemerintah Perketat Restitusi Pajak Bermasalah, Penerimaan Negara Melonjak 16,1%Pemerintah akan menahan sementara pencairan restitusi pajak yang dinilai bermasalah atau belum terverifikasi guna mencegah potensi kebocoran penerimaan negara. Meski demikian, pemerintah…8 Jun 2026 • Finance & TaxTerkait:ada
-
Sambut 100 Siswa Ma’arif NU 01 Limpung Batang, Kanwil DJP Jateng I Tanamkan Kesadaran PajakKantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Jawa Tengah I menerima kunjungan studi dari sekitar 100 siswa jurusan Akuntansi dan Keuangan Lembaga…4 Jun 2026 • Finance & TaxTerkait:ada
