Home / Topics / Finance & Tax / Terjadi Pembalikan, Penerimaan Pajak Maret 2025 Tumbuh Positif
- This topic has 6 replies, 2 voices, and was last updated 1 year ago by
Albert Yosua Matatula.
Terjadi Pembalikan, Penerimaan Pajak Maret 2025 Tumbuh Positif
May 2, 2025 at 1:55 pm-
-
Up::1
(Jakarta) Penerimaan pajak bruto pada Maret 2025 mencatatkan pertumbuhan positif, membalikkan tren kontraksi yang terjadi dalam dua bulan sebelumnya. Dalam konferensi pers APBN Kita edisi April 2025, Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Anggito Abimanyu menegaskan bahwa pembalikan tren ini merupakan sinyal penting dalam kinerja perpajakan nasional.
Berdasarkan data Kementerian Keuangan, penerimaan pajak bruto hingga Maret 2025 mencapai Rp 467 triliun, dengan pertumbuhan sebesar 7,6 % secara tahunan. Anggito menekankan bahwa kedua angka ini mencerminkan pertumbuhan yang positif, baik dari sisi bruto maupun neto. βPertumbuhan bruto itu 7,6 %. Kalau neto, neto, berarti dikurangi restitusi itu 3,5 % year on year ya jadi masih positif baik bruto maupun netto itu tumbuh positif,β ungkap Wamenkeu Anggito Abimanyu yang dikutip pada Kamis (01/05).
Pendorong utama pembalikan tren ini berasal dari penerimaan PPh 21 dan PPN dalam negeri. Penerimaan PPh 21 mencatat pertumbuhan 3,3 % seiring dengan meningkatnya penghasilan pegawai serta penurunan jumlah wajib pajak yang mengkompensasikan kelebihan bayar PPh tahun lalu. Sementara itu, PPN dalam negeri tumbuh 8 %, mencerminkan daya beli masyarakat yang tetap terjaga.
Kinerja pajak lainnya juga menunjukkan perbaikan. PPh 25 yang dibayarkan oleh Wajib Pajak Badan tumbuh seiring dengan meningkatnya profitabilitas perusahaan, terutama di sektor pertambangan. Selain itu, penerimaan dari PPN impor juga menunjukkan pertumbuhan yang positif, khususnya dari sektor industri pengolahan.
Dalam kesempatan tersebut, Wamenkeu menyoroti tiga sektor utama yang menopang pertumbuhan penerimaan pajak, yakni sektor pertambangan, industri pengolahan, dan jasa keuangan. Pertumbuhan sektor pertambangan dipimpin oleh subsektor bijih logam, sedangkan sektor pengolahan menunjukkan tren positif yang sejalan dengan indeks PMI yang tetap di zona ekspansif. Di sisi lain, sektor jasa keuangan melanjutkan kinerja jangka panjang yang stabil dan kuat. (Rp)
-
Asik nih berita pajak! Jadi, di bulan Maret 2025 kemarin, duit pajak yang masuk ke negara tuh akhirnya naik lagi, setelah sebelumnya sempat turun. Kata Pak Wamenkeu, ini pertanda bagus buat kondisi perpajakan kita. Ternyata, pajak dari gaji karyawan (PPh 21) dan pajak saat kita belanja di dalam negeri (PPN) yang paling gede naiknya. Katanya sih, karena gaji orang-orang pada naik dan kita juga masih semangat belanja. Selain itu, perusahaan tambang sama pabrik juga makin untung, jadi bayar pajaknya juga ikutan naik. Sektor keuangan juga oke. Pokoknya, kabar baik deh buat keuangan negara!
-
Wah, bener banget, Lia! Kabar kayak gini bikin optimis ya. Setelah dua bulan sebelumnya agak seret, sekarang penerimaan pajak bisa balik tumbuh positif lagi. Menarik juga liat kontribusi dari PPh 21 dan PPN dalam negeriβberarti ekonomi rakyat memang mulai menggeliat. Sektor tambang, industri pengolahan, dan jasa keuangan juga kasih kontribusi besar, tandanya sektor-sektor kunci mulai stabil lagi. Semoga tren positif ini terus berlanjut ke bulan-bulan berikutnya!
-
-
Semoga tren positif ini terus berlanjut, apalagi dengan kontribusi sektor-sektor kunci seperti tambang, pengolahan, dan jasa keuangan. Ini jadi indikasi kalau perekonomian mulai membaik, dan semoga ke depannya penerimaan pajak terus stabil. Fingers crossed!
-
Betul sekali! Sebagai orang yang ikut merasakan dinamika ekonomi, kabar penerimaan pajak yang kembali tumbuh positif ini tentu memberikan angin segar. Apalagi kalau melihat kontribusi besar dari PPh 21 dan PPN dalam negeri, itu bisa jadi indikasi bahwa aktivitas ekonomi di tingkat masyarakat memang semakin pulih dan bergairah. Semoga saja tren positif ini terus terjaga dan memberikan dampak yang nyata bagi kesejahteraan kita semua.
-
Terima kasih, Lia! Setuju banget, tumbuhnya penerimaan pajak dari PPh 21 dan PPN dalam negeri memang bisa jadi indikator kuat bahwa roda ekonomi masyarakat mulai berputar lagi. Kalau tren ini terus berlanjut, bukan cuma APBN yang makin sehat, tapi juga bisa jadi peluang buat pemerintah meningkatkan kualitas layanan publik. Kita doakan semoga ke depannya makin banyak sektor yang ikut pulih dan berkontribusi positif buat pembangunan negara.
-
-
- You must be logged in to reply to this topic.
Login terlebih dahulu , untuk memberikan komentar.
Thread terkait
-
Pemerintah Perketat Restitusi Pajak Bermasalah, Penerimaan Negara Melonjak 16,1%Pemerintah akan menahan sementara pencairan restitusi pajak yang dinilai bermasalah atau belum terverifikasi guna mencegah potensi kebocoran penerimaan negara. Meski demikian, pemerintahβ¦22 May 2026 β’ Finance & TaxTerkait:penerimaan pajak 2025 tumbuh positif
-
Sambut 100 Siswa Maβarif NU 01 Limpung Batang, Kanwil DJP Jateng I Tanamkan Kesadaran PajakKantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Jawa Tengah I menerima kunjungan studi dari sekitar 100 siswa jurusan Akuntansi dan Keuangan Lembagaβ¦21 May 2026 β’ Finance & TaxTerkait:pajak
-
Perusahaan Multinasional Omzet Rp 15 Triliun Wajib Masuk Skema Pajak Minimum GlobalDirektorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) resmi menetapkan ketentuan teknis pelaksanaan Pajak Minimum Global atau Global Anti-Base Erosion Rules (GloBE) bagiβ¦13 May 2026 β’ Finance & TaxTerkait:pajak
-
Bukan Lagi Rp 5 Miliar, Batas Maksimal Restitusi PPN Kini Diturunkan Jadi Rp 1 MiliarPemerintah kembali merevisi aturan terkait percepatan restitusi pajak pertambahan nilai (PPN) melalui penerbitan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 28 Tahun 2026. Regulasiβ¦6 May 2026 β’ Finance & TaxTerkait:pajak
-
Ditjen Pajak Kemenkeu Resmi Perpanjang Batas Lapor SPT Badan hingga 31 Mei 2026Direktorat Jenderal Pajak (DJP) di bawah Kementerian Keuangan (Kemenkeu) resmi memberikan kelonggaran batas waktu penyampaian Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan Pajak Penghasilan (PPh)β¦6 May 2026 β’ Finance & TaxTerkait:pajak
-
Pajak Kripto Tembus Rp 1,96 Triliun Sejak 2022, Segini Sumbangan IndodaxPenerimaan pajak dari transaksi aset kripto terus menunjukkan tren meningkat sejak pertama kali diberlakukan pada 2022. Hingga Februari 2026, total pajak kriptoβ¦8 May 2026 β’ Finance & TaxTerkait:penerimaan pajak 2025 tumbuh
-
Purbaya Mau Revisi Aturan Restitusi Pajak, Rencanakan Berlaku 1 Mei 2026Kementerian Keuangan (Kemenkeu) akan merevisi Peraturan Menteri Keuangan (PMK) terkait dengan pengembalian lebih bayar pajak atau restitusi pajak. Hal ini sejalan denganβ¦15 Apr 2026 β’ Finance & TaxTerkait:pajak 2025
-
Penggantian Jabatan NPWP Sementara (999) Menjadi NIK Valid pada Bukti Potong PPh Pasal 21 Bulanan (BPMP)Dalam rangka mendukung kelancaran pelaporan SPT Tahunan Orang Pribadi Tahun Pajak 2025, Direktorat Jenderal Pajak (DJP) telah melakukan proses penggantian identitas secaraβ¦3 May 2026 β’ Finance & Taxpajak-djp-coretax-pph21-spttahunan-spt2025Terkait:pajak maret 2025
-
Optimalisasi Pajak Perusahaan dengan Fasilitas Pasal 31E UU PPhTidak semua penghasilan yang diperoleh perusahaan secara otomatis dikenakan tarif Pajak Penghasilan (PPh) Badan secara penuh. Dalam sistem perpajakan di Indonesia, pemerintahβ¦7 May 2026 β’ Finance & Taxpajak-perusahaan pasal-31e pkp pph-badanTerkait:pajak tumbuh
-
Trending Perpajakan Minggu Ini: Core Tax Normal & 13 Layanan Pajak Baru”Dalam kerangka akuntansi akrual dan perspektif perpajakan, Accounts Payable (AP) dan Accounts Receivable (AR) tidak hanya berdampak pada laporan posisi keuangan, tetapiβ¦9 Apr 2026 β’ Finance & TaxAllTerkait:terjadi pajak
-
Jangan Abaikan Bukti Potong A1, Bisa Berisiko BesarDi dunia perpajakan, bukti potong A1 sering dianggap sepele oleh sebagian orangββAh, itu cuma formalitas, nanti tinggal lapor pajak lagi,β begitu pikirβ¦17 Apr 2026 β’ Finance & TaxAllTerkait:pajak
-
PMK 100/2025 dan Tantangan Implementasi Akuntansi Berbasis AkrualPMK 100/2025 tentang Kebijakan Akuntansi Pemerintah Pusat menurut saya merupakan langkah penting dalam memperkuat fondasi tata kelola keuangan negara, khususnya di eraβ¦21 Apr 2026 β’ Finance & TaxAllTerkait:2025
